Allah lewat Al Qur’an memperingatkan kita agar kita tidak mengikuti kaum Yahudi yang dimurkai Allah (Al Maghdub) dan kaum Nasrani yang sesat (Adh Dholliin) – Al Fatihah.
Allah juga memperingatkan kita bahwa kaum Yahudi dan Nasrani tak kan senang hingga kita mengikuti agama mereka:
“Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” [Al Baqarah 120]
Bagaimana mungkin seorang bisa jadi baik agama Islamnya jika belajar agama justru belajar sama orang2 kafir?
Itu sama halnya kita belajar cara membuat pesawat kepada tukang bakso. Atau belajar matematika pada ahli sejarah. Tidak nyambung. Belajarlah pada ahlinya!
Sehebat2 mereka, mereka tetap tidak tahu/hafal bacaan/cara shalat, doa2 harian, haji, dsb. Aqidah mereka pun seperti menyembah Tuhan Bapak, Tuhan Anak/Yesus, dan Roh Kudus itu menurut ajaran Islam sangat menyimpang/musyrik.
Jadi ummat Islam harus waspada dan jangan mengikuti ulama su’ (ulama jahat/ulama dunia) yang justru menyesatkan orang.
Silahkan baca:
http://media-islam.or.id/2007/09/11/islam-agama-yang-diridhai-allah-swt/
Filed under: Islam | 6 Komentar »
