Assalamu’alaikum wr wb,
Maaf jika kurang sependapat dgn saudara Irfan S Awwas.
Terjemah memang beda dgn Tafsir. Terjemah itu sesuai dgn makna kata dan juga kalimat. Ada pun tafsir, bisa berubah dgn makna aslinya. Tafsir itu bisa salah. Tafsir juga bisa berbeda-beda antara satu penafsir dengan penafsir lainnya. Tafsir Ibnu Katsir berbeda dengan Tafsir Jalalain. Tafsiran Majelis Mujahidin, tentu akan berbeda dengan tafsiran kaum Liberal.
Tim Penterjemah Depag terdiri dari puluhan ulama yang bukan cuma ahli bahasa Arab, namun juga ahli tafsir. Selain ada Tim Penterjemah, hasil terjemahnya pun diperiksa oleh Tim Pentashih yang terdiri dari ulama di Depag dan juga MUI. Terjemah telah dilakukan sejak tahun 1965 jadi insya Allah kalau dibilang kesalahan terjemah itu fatal dan banyak, apa iya para ulama kita selama ini diam saja?
Filed under: Islam | 9 Komentar »



