<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Kabar tentang Dunia Islam</title>
	<atom:link href="http://kabarislam.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://kabarislam.wordpress.com</link>
	<description>Menyediakan Informasi yang Tepat agar Ummat Tidak Tersesat oleh Berita orang Fasiq/Kafir</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 20:26:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='kabarislam.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Kabar tentang Dunia Islam</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://kabarislam.wordpress.com/osd.xml" title="Kabar tentang Dunia Islam" />
	<atom:link rel='hub' href='http://kabarislam.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Dzikir Berjama&#8217;ah, Doa Qunut, dan Sifat 20 Bukan Bid&#8217;ah</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/25/dzikir-berjamaah-doa-qunut-dan-sifat-20-bukan-bidah/</link>
		<comments>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/25/dzikir-berjamaah-doa-qunut-dan-sifat-20-bukan-bidah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 03:13:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A Nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aliran Sesat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarislam.wordpress.com/?p=979</guid>
		<description><![CDATA[Sebetulnya dalam memvonis Bid&#8217;ah itu harus hati-hati. Karena menurut Nabi: Bid&#8217;ah itu sesat dan semua yang sesat itu masuk neraka. Jika yang kita tuduh bid&#8217;ah/sesat itu ternyata benar, maka kitalah yang sesat dan masuk neraka. Jadi untuk memvonis bid&#8217;ah/sesat itu harus berdasarkan Ijma&#8217;/Kesepakatan Ulama. Bukan oleh segelintir ulama dari aliran tertentu yang memang ekstrim. Apalagi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=979&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Sebetulnya dalam memvonis Bid&#8217;ah itu harus hati-hati. Karena menurut Nabi: Bid&#8217;ah itu sesat dan semua yang sesat itu masuk neraka. Jika yang kita tuduh bid&#8217;ah/sesat itu ternyata benar, maka kitalah yang sesat dan masuk neraka. Jadi untuk memvonis bid&#8217;ah/sesat itu harus berdasarkan Ijma&#8217;/Kesepakatan Ulama. Bukan oleh segelintir ulama dari aliran tertentu yang memang ekstrim.</p>
<p style="text-align:justify;">Apalagi ternyata pembid&#8217;ahan yang mereka lakukan itu karena kurangnya ilmu. Ada yang menuduh Dzikir berjama&#8217;ah bid&#8217;ah, Doa Qunut Bid&#8217;ah, Pengajaran Sifat 20 bid&#8217;ah, dsb. Mereka tidak tahu kalau yang dituduh bid&#8217;ah ternyata punya hujjah dari Al Qur&#8217;an dan Hadits. Di antaranya.</p>
<h1 style="text-align:justify;"><strong>Dalil Dzikir Berjama&#8217;ah:</strong></h1>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-979"></span>Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:<br />
Rasulullah saw. bersabda: Allah Taala berfirman: Aku sesuai dengan persangkaan hamba-Ku terhadap-Ku dan Aku selalu bersamanya ketika dia mengingat-Ku. Apabila dia mengingat-Ku dalam dirinya, maka Aku pun akan mengingatnya dalam diri-Ku. <strong>Apabila dia mengingat-Ku dalam suatu jemaah manusia, maka Aku pun akan mengingatnya dalam suatu kumpulan makhluk yang lebih baik dari mereka</strong>. Apabila dia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku akan mendekatinya sehasta. Apabila dia mendekati-Ku sehasta, maka Aku akan mendekatinya sedepa. Dan apabila dia datang kepada-Ku dengan berjalan, maka Aku akan datang kepadanya dengan berlari. (Shahih Muslim No.4832)</p>
<p style="text-align:justify;">Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:<br />
Dari Nabi saw., beliau bersabda: Sesungguhnya <strong>Allah Yang Maha Memberkahi lagi Maha Tinggi memiliki banyak malaikat yang selalu mengadakan perjalanan yang jumlahnya melebihi malaikat pencatat amal, mereka senantiasa mencari majelis-majelis zikir. Apabila mereka mendapati satu majelis zikir, maka mereka akan ikut duduk bersama mereka dan mengelilingi dengan sayap-sayapnya hingga memenuhi jarak antara mereka dengan langit dunia</strong>. Apabila para peserta majelis telah berpencar mereka naik menuju ke langit. Beliau melanjutkan: Lalu Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Agung menanyakan mereka padahal Dia lebih mengetahui daripada mereka: Dari manakah kamu sekalian? Mereka menjawab: Kami datang dari tempat hamba-hamba-Mu di dunia yang sedang mensucikan, mengagungkan, membesarkan, memuji dan memohon kepada Engkau. Allah bertanya lagi: Apa yang mereka mohonkan kepada Aku? Para malaikat itu menjawab: Mereka memohon surga-Mu. Allah bertanya lagi: Apakah mereka sudah pernah melihat surga-Ku? Para malaikat itu menjawab: Belum wahai Tuhan kami. Allah berfirman: Apalagi jika mereka telah melihat surga-Ku? Para malaikat itu berkata lagi: Mereka juga memohon perlindungan kepada-Mu. Allah bertanya: Dari apakah mereka memohon perlindungan-Ku? Para malaikat menjawab: Dari neraka-Mu, wahai Tuhan kami. Allah bertanya: Apakah mereka sudah pernah melihat neraka-Ku? Para malaikat menjawab: Belum. Allah berfirman: Apalagi seandainya mereka pernah melihat neraka-Ku? Para malaikat itu melanjutkan: Dan mereka juga memohon ampunan dari-Mu. Beliau bersabda kemudian Allah berfirman: Aku sudah mengampuni mereka dan sudah memberikan apa yang mereka minta dan Aku juga telah memberikan perlindungan kepada mereka dari apa yang mereka takutkan. Beliau melanjutkan lagi lalu para malaikat itu berkata: Wahai Tuhan kami! <strong>Di antara mereka terdapat si Fulan yaitu seorang yang penuh dosa yang kebetulan lewat lalu duduk ikut berzikir bersama mereka</strong>. Beliau berkata lalu Allah menjawab: Aku juga telah mengampuninya karena mereka adalah kaum yang tidak akan sengsara orang yang ikut duduk bersama mereka. (Shahih Muslim No.4854)</p>
<p style="text-align:justify;">Selengkapnya bisa dibaca di sini:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://syiarislam.wordpress.com/2011/01/28/dalil-dzikir-berjamaah/">http://syiarislam.wordpress.com/2011/01/28/dalil-dzikir-berjamaah/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Aneh kan kalau sholat berjama&#8217;ah pahalanya 27 kali lipat lebih banyak daripada sholat sendiri, doa bersama juga boleh, saat dzikir berjama&#8217;ah lantas ada kelompok yang menuduh itu bid&#8217;ah, sesat, masuk neraka. Justru kelompok inilah yang sesat dan masuk neraka.</p>
<h1 style="text-align:justify;"><strong>Dalil Dzikir dengan Suara Keras/Jahr seperti Sholat Isya</strong></h1>
<p style="text-align:justify;">Hadis riwayat Abu Musa ra., ia berkata:<br />
Ketika kami sedang bersama Rasulullah saw. dalam suatu perjalanan, mulailah orang-orang mengeraskan suara mereka dalam membaca takbir lalu bersabdalah beliau: Wahai manusia, rendahkanlah suara kamu sekalian! Karena kamu sekalian sesungguhnya tidak sedang memohon kepada yang tuli maupun yang gaib bahkan kamu sekalian sedang memohon kepada Tuhan Yang Maha Mendengar lagi Maha Dekat Yang selalu bersama kamu sekalian. Aku pada saat itu berada di belakang beliau sambil mengucapkan: &#8220;Laa haula wa laa quwata illa billah&#8221;, (Tidak ada daya dan kekuatan kecuali berkat bantuan Allah). Rasulullah saw. berkata: Wahai Abdullah bin Qais! Maukah kamu aku tunjukkan kepada salah-satu kekayaan surga yang tersimpan? Aku menjawab: Tentu, wahai Rasulullah. Beliau bersabda: Yaitu ucapan: &#8220;Laa haula wa laa quwata illa billah&#8221;. (Shahih Muslim No.4873)</p>
<p style="text-align:justify;">Sebetulnya suara keras yang dilarang adalah berteriak nyaring seperti keledai. Ada pun dengan suara yang lembut seperti Abdullah bin Qais di atas sehingga didengar oleh Nabi justru dibolehkan.</p>
<p style="text-align:justify;">“Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai. ” [Luqman 19]</p>
<p style="text-align:justify;">“Ia berdoa kepada Tuhannya dengan suara yang lembut” [Maryam 3]</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Ibnu ’Abbas Ra. berkata: “bahwasanya dzikir dengan suara keras setelah selesai shalat wajib adalah biasa pada masa Rasulullah SAW”. Kata Ibnu ’Abbas, “Aku segera tahu bahwa mereka telah selesai shalat, kalau suara mereka membaca dzikir telah kedengaran”.[Lihat Shahih Muslim I, Bab Shalat. Hal senada juga diungkapkan oleh al Bukhari (lihat: Shahih al Bukhari hal: 109, Juz I)]</p>
<p style="text-align:justify;">Diriwayatkan dari Abi Hurairah, ia berkata: Rasulullah saw bersabda: Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Agung berfirman: Aku adalah menurut sangkaan hamba-Ku kepada-Ku, dan Aku bersamanya ketika ia berzikir (dengan menyebut nama)Ku. Jika ia mengingat Aku dalam dirinya, maka Aku mengingatnya dalam Diri-Ku, dan jika ia menyebut nama-Ku dalam sekelompok manusia, maka Aku menyebutnya dalam sekelompok manusia yang lebih baik dari mereka. Jika ia mendekati-Ku sejengkal, maka Aku mendekatinya sehasta, jika ia mendekati-Ku sehasta, maka Aku mendekatinya sedepa. Jika ia mendatangi-Ku dengan berjalan, maka Aku mendatanginya dengan berlari kecil. [HR. Muslim, Kitab az-Zikr, No. 2/2675].</p>
<p style="text-align:justify;">Diriwayatkan dari Abi Musa, ia berkata: Kami pernah bersama Nabi saw dalam suatu perjalanan. Kemudian orang-orang mengeraskan suara dalam bertakbir. Lalu Nabi saw bersabda: Hai manusia, kecilkanlah suaramu, sebab kamu tidak berdoa kepada orang yang tuli dan jauh, melainkan kamu berdoa kepada Yang Maha Mendengar lagi Maha Dekat, dan Dia bersamamu … [HR. Muslim, Kitab az-Zikr, No. 44/2704].</p>
<p style="text-align:justify;">Dari berbagai hadits di atas sebetulnya kita bisa menarik kesimpulan bahwa dzikir berjama’ah dan suara jahar/keras seperti sholat Subuh, Maghrib, dan Isya itu dibolehkan. Jika tidak, tentu dalam sholat tersebut kita dilarang mengeraskan suara.</p>
<p style="text-align:justify;">Yang dilarang adalah suara keras yang berteriak-teriak seperti keledai sehingga mengganggu orang lain. Ibaratnya jika ada orang berbicara dengan kita dengan berteriak-teriak dengan suara keras tentu kita tersinggung bukan? Kita tidak tuli. Tapi kalau berbisik-bisik tidak kedengaran juga kita tidak bisa mendengar.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika dzikir berjama’ah dan bersuara keras itu dilarang, dan orang dzikir sendirian dengan tidak bersuara, niscaya kita tidak akan bisa mendapatkan berbagai dzikir dari Nabi. Afala ta’quluun. Apakah kalian tidak berakal? Begitu kata Allah.</p>
<h1 style="text-align:justify;">Pengajaran Sifat 20 Bukan Bid&#8217;ah/Sesat</h1>
<p style="text-align:justify;">Terlalu gegabah jika menganggap Sifat 20 dari Abu Hasan Al Asy’ari sesat hanya karena Abu Hasan wafat tahun 324 H.<br />
Sifat 20 seperti Allah itu Ada, Allah itu Satu, Allah itu Maha Hidup, Allah Maha Kuasa itu semua ada dalilnya dalam Al Qur’an.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika begitu dianggap sesat, berarti Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah yg diajarkan Muhammad bin Abdul Wahab lebih sesat lagi karena dia meninggal di tahun 1206 H. Saat kegelapan Islam. Kalau Imam Asy’ari masih di 7 abad pertama jayanya Islam. Nabi juga tidak pernah mengajarkan ummatnya bahwa ada Tauhid Rububiyah, Uluhiyah, dan Asma wa Shifat.</p>
<p style="text-align:justify;">Mungkin ada yang protes jika Sifat 20 itu wajib dipelajari bagi setiap Muslim. Bukankah yang berwenang menentukan wajib itu hanya Allah? Sebetulnya jika kita kaji bukan begitu maksudnya. Sifat 20 itu wajib ada pada Tuhan yang sejati. Artinya jika “Tuhan” itu tidak punya sifat seperti Esa (misalnya ada 3), Hidup (misalnya dia mati), atau Kuasa (misalnya lemah), maka itu bukan Tuhan yang asli. Itu maksudnya.</p>
<header>
<p style="text-align:justify;">Tuduhan bahwa Sifat 20 itu sesat karena membatasi sifat Tuhan juga keliru. Memang sifat Allah tidak terhingga. Namun mengajarkan hanya 20 Sifat itu tidak berarti sesat. Allah sendiri kadang hanya mengajarkan beberapa sifat saja kepada manusia. Misalnya pada Syahadah Laa ilaaha illallahu, hanya ada Sifat Allah itu Ada dan Allah itu Esa. Hanya 2 sifat.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada surat Al Ikhlas yang disatu hadits disebut nilainya 1/3 Al Qur’an juga disebut hanya 5 sifat: Allah itu Esa, Allah tempat bergantung, Tidak melahirkan, Tidak dilahirkan, dan Tidak ada satu pun yang setara denganNya. Jadi keliru jika mengatakan mengajarkan 20 sifat itu sesat berdasar dalil di atas.</p>
<p style="text-align:justify;">Justru dengan pengajaran Sifat 20 yang sederhana itulah maka ummat Islam jadi kenal sifat-sifat Allah secara baik. Aqidahnya jadi mantap. Pengajaran Sifat-sifat Allah seperti: Wujud (Ada), Wahdaniyah (Satu), Hayat (Hidup), ‘Ilmu (Maha Mengetahui), Qudrat (Kuasa), dan sebagainya begitu mudah dipahami. Dan semua Sifat itu ada dalilnya di Al Qur’an. Silahkan baca:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui">http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui</a></p>
<p style="text-align:justify;">Ini beda dengan Tauhid susunan Muhammad bin Abdul Wahab seperti Uluhiyah, Rububiyah, dan Asma’ wa Shifat yang justru sukar dipahami oleh awam.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu kenapa kita tidak mengajar Asma’ul Husna yang terdiri dari 99 nama? Asma’ul Husna tetap diajarkan. Anda bisa mempelajarinya di:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://media-islam.or.id/2007/09/14/asma%E2%80%99ul-husna/">http://media-islam.or.id/2007/09/14/asma%E2%80%99ul-husna/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Meski demikian, 99 nama itu jangankan untuk dipahami. Dihafal semuanya saja sulit. Dari 10 Muslim, paling hanya 1 yang hafal. Saya bahkan belum pernah menemukan website yang menjelaskan 99 nama tersebut secara rinci.</p>
</header>
<h1>Do&#8217;a Qunut Subuh Bukan Bid&#8217;ah</h1>
<p><strong>A. Hukum Membaca Qunut Subuh</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Di dalam madzab syafii sudah disepakati bahwa membaca doa qunut dalam shalat subuh pada I’tidal rekaat kedua adalah sunnah ab’ad. Sunnah Ab’ad artinya diberi pahala bagi yang mengerjakannya dan bagi yang lupa mengerjakannya disunnahkan menambalnya dengan sujud  syahwi.</p>
<p style="text-align:justify;">Tersebut dalam Al majmu’ syarah muhazzab jilid III/504 sebagai berikut :</p>
<p style="text-align:justify;">“Dalam madzab syafei disunnatkan qunut pada waktu shalat subuh baik ketika turun bencana atau tidak. Dengan hukum inilah berpegang mayoritas ulama salaf dan orang-orang yang sesudah mereka. Dan diantara yang berpendapat demikian adalah Abu Bakar as-shidiq, Umar bin Khattab, Utsman bin affan, Ali bin abi thalib, Ibnu abbas, Barra’ bin Azib – semoga Allah meridhoi mereka semua. Ini diriwayatkan oleh Baihaqi dengan sanad yang shahih. Banyak pula orang tabi’in dan yang sesudah mereka berpendapat demikian. Inilah madzabnya Ibnu Abi Laila, Hasan bin Shalih, Malik dan Daud.”</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam kitab al-umm jilid I/205 disebutkan bahwa Imam syafei berkata :</p>
<p style="text-align:justify;">“Tidak ada qunut pada shalat lima waktu selain shalat subuh. Kecuali jika terjadi bencana, maka boleh qunut pada semua shalat jika imam menyukai”.</p>
<p style="text-align:justify;">Imam Jalaluddin al-Mahalli berkata dalam kitab Al-Mahalli jilid I/157 :</p>
<p style="text-align:justify;">“Disunnahkan qunut pada I’tidal rekaat kedua dari shalat subuh dan dia adalah “Allahummahdinii fiman hadait….hingga akhirnya”.</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian keputusan hokum tentang qunut subuh dalam madzab syafii.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>B. Dalil-Dalil Kesunattan qunut subuh</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berikut ini dikemukakan dalil dalil tentang kesunnatan qunut subuh yang diantaranya adalah sebagai berikut :<strong> </strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>1. Hadits dari Anas ra.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Bahwa Nabi saw. pernah qunut selama satu bulan sambil mendoakan kecelakaan atas mereka kemudian Nabi meninggalkannya.Adapun pada shalat subuh, maka Nabi melakukan qunut hingga beliau meninggal dunia”</p>
<p style="text-align:justify;">Hadits ini diriwayatkan oleh sekelompok huffadz dan mereka juga ikut meriwayatkannya dan mereka juga ikut menshahihkannya. Diantara ulama yang mengakui keshahihan hadis ini adalah Hafidz Abu Abdillah Muhammad ali al-balkhi dan Al-Hakim Abu Abdillah pada beberapa tempat di kitabnya serta imam Baihaqi. Hadits ini juga turut di riwayatkan oleh Darulquthni dari beberapa jalan dengan sanad-sanad yang shahih.</p>
<p style="text-align:justify;">Dikatakan oleh Umar bin Ali Al Bahiliy, dikatakan oleh Khalid bin Yazid, dikatakan Jakfar Arraziy, dari Arrabi’ berkata : Anas ra ditanya tentang Qunut Nabi saw bahwa apakah betul beliau saw berqunut sebulan, maka berkata Anas ra : beliau saw selalu terus berqunut hingga wafat, lalu mereka mengatakan maka Qunut Nabi saw pada shalat subuh selalu berkesinambungan hingga beliau saw wafat, dan mereka yg meriwayatkan bahwa Qunut Nabi saw hanya sebulan kemudian berhenti maka yg dimaksud adalah Qunut setiap shalat untuk mendoakan kehancuran atas musuh musuh, lalu (setelah sebulan) beliau saw berhenti, namun Qunut di shalat subuh terus berjalan hingga beliau saw wafat. (Sunan Imam Baihaqi Alkubra Juz 2 hal 211 Bab Raf’ul yadayn filqunut, Sunan Imam Baihaqi ALkubra Juz 3 hal 41, Fathul Baari Imam Ibn Rajab Kitabusshalat Juz 7 hal 178 dan hal 201, Syarh Nawawi Ala shahih Muslim Bab Dzikr Nida Juz 3 hal 324, dan banyak lagi).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2. Hadits dari Awam Bin Hamzah dimana beliau berkata :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Aku bertanya kepada Utsman –semoga Allah meridhoinya-  tentang qunut pada Subuh. Beliau berkata : Qunut itu sesudah ruku. Aku bertanya :” Fatwa siapa?”, Beliau menjawab : “Fatwa Abu Bakar, Umar dan Utsman Radhiyallahu ‘anhum”.</p>
<p style="text-align:justify;">Hadits ini riwayat imam Baihaqi dan beliau berkata : “Isnadnya Hasan”. Dan Baihaqi juga meriwayatkan hadits ini dari Umar Ra. Dari beberapa jalan.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>3.  Hadits  dari Abdullah bin Ma’qil at-Tabi’i</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Ali Ra. Qunut pada shalat subuh”.</p>
<p style="text-align:justify;">Diriwayatkan oleh Baihaqi dan beliau berkata : “Hadits tentang Ali Ra. Ini shahih lagi masyhur.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>4. Hadits dari Barra’ Ra. :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Bahwa Rasulullah Saw. melakukan qunut pada shalat subuh dan maghrib”. (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>5.   Hadits dari Barra’ Ra. :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Bahwa Rasulullah Saw. melakukan qunut pada shalat subuh”. (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Hadits no. 4  diriwayatkan pula oleh Abu Dawud dengan tanpa penyebutan shalat maghrib. Imam Nawawi dalam Majmu’ II/505 mengatakan : “Tidaklah mengapa meninggalkan qunut pada shalat maghrib karena qunut bukanlah sesuatu yang wajib atau karena ijma ulama menunjukan bahwa qunut pada shalat maghrib sudah mansukh hukumnya”.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>6.  Hadits dari Abi rofi’</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Umar melakukan qunut pada shalat subuh sesudah ruku’ dan mengangkat kedua tangannya  serta membaca doa dengn bersuara”. (HR Baihaqi dan ia mengatakan hadis ini shahih).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>7.  Hadits dari ibnu sirin, beliau berkata :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Aku berkata kepada anas : Apakah Rasulullah SAW. melakukan qunut pada waktu subuh? Anas menjawab : Ya, begitu selesai ruku”. (HR. Bukhary Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>8.  Hadits dari Abu hurairah ra. Beliau berkata :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Rasulullah Saw. jika beliau mengangkat kepalanya dari ruku pada rekaat kedua shalat subuh beliau mengangkat kedua tangannya lalu berdoa : “Allahummah dini fii man hadait ….dan seterusnya”. (HR. Hakim dan dia menshahihkannya).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>9.   Hadits dari  Hasan bin Ali bin Abi Thalib ra. Beliau berkata :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Aku diajari oleh rasulullah Saw. beberapa kalimat yang aku ucapkan pada witir yakni :  Allahummah dini fii man hadait ….dan seterusnya” (HR Abu Dawud, Tirmidzi, Nasai dan selain mereka dengan isnad yang shahih)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>10.  Hadits  dari Ibnu Ali bin  Thalib ra.</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Imam Baihaqi meriwayatkan dari Muhammad bin Hanafiah dan beliau adalah Ibnu Ali bin  Thalib ra. Beliau berkata :</p>
<p style="text-align:justify;">“Sesungguhnya doa ini adalah yang dipakai oleh bapakku pada waktu qunut diwaktu shalat subuh” (Al-baihaqi II/209).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>11.  Hadist doa qunut subuh dari Ibnu Abbas ra. :</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tentang doa qunut subuh ini, Imam baihaqi juga meriwayatkan dari beberapa jalan yakni ibnu abbas dan selainnya:</p>
<p style="text-align:justify;">“Bahwasanya Nabi Saw. mengajarkan doa ini (Allahummah dini fii man hadait ….dan seterusnya) kepada para shahabat agar mereka berdoa dengannya pada waktu qunut di shalat subuh” (Al-baihaqi II/209).</p>
<p style="text-align:justify;">Demikianlah Beberapa Dalil yang dipakai para ulama-ulama shlusunnah dari madzab syafiiyah berkaitan dengan fatwa mereka tentang qunut subuh.</p>
<p style="text-align:justify;"> Dari sini dapat dilihat keshahihan hadis-hadisnya karena dishahihkan oleh Imam-imam hadits ahlusunnah yang terpercaya. Hati-hati dengan orang-orang khalaf akhir zaman yang lemah hafalan hadisnya tetapi mengaku ahli hadis dan banyak mengacaukan hadis-hadis seperti mendoifkan hadis shahih  dan sebaliknya.</p>
<p style="text-align:justify;"> <a href="https://www.facebook.com/note.php?note_id=178269995551609">https://www.facebook.com/note.php?note_id=178269995551609</a></p>
<p style="text-align:justify;">Hadits di atas cukup banyak dan Imam Syafi&#8217;ie menyatakan bahwa Doa Qunut pada sholat Subuh adalah Sunnah Ab&#8217;ad. Karena Nabi juga pernah melakukan do&#8217;a qunut, maka yang menyebut Doa Qunut sebagai bid&#8217;ah salah besar. Bid&#8217;ah itu artinya sesuatu yang baru yang Nabi TIDAK PERNAH MENGERJAKANNYA.  Nah Nabi kan sudah mengerjakan Doa Qunut berkali-kali. Jadi keliru jika mengatakan Doa Qunut itu bid&#8217;ah.</p>
<p style="text-align:justify;">Ustad Ahmad Sarwat LC menulis:</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti klaim bahwa zikir berjamaah dengan satu komando dianggap bid&#8217;ah, itu hanya klaim dari satu pihak tertentu. Apakah klaim itu benar atau tidak, masih harus dijelaskan lagi. Tetapi yang jelas, klaim itu hanyalah sebuah pendapat, bukan sesuatu yang didasarkan pada dalil yang sharih dan shahih. Klaim itu bisa diabaikan, selama ada banyak perbedaan pendapat, di mana masing-masing juga mendasarkan kepada ijtihad.</p>
<p style="text-align:justify;">Sangat aneh ketika seorang muslim menggunjingkan saudaranya, memboikot, tidak mau bertegur sapa, bahkan sampai tidak mau menshalati jenazah saudaranya, hanya lantaran saudaranya itu ikut zikir berjamaah dan membaca doa qunut pada shalat shubuh.</p>
<p style="text-align:justify;">Menggunjing itu dosa besar, bahkan di dalam Al-Quran disamakan dengan memakan daging saudaranya sendiri. Mengapa untuk menyikapi orang yang berbeda pendapat tentang masalah khilafiyah, harus dengan cara melakukan dosa besar? Apakah zikir berjamaah itu sudah dijadikan ijma&#8217; ulama dan hukumnya dosa besar? Sehingga dosa besar itu harus dihilangkan dengan cara melakukan dosa besar juga?</p>
<p style="text-align:justify;">Tindakan tidak menshalati jenazah seorang muslim, hanya lantaran dia membaca doa qunut pada shalat shubuh, tentu tindakan yang benar-benar kurang bisa dimengerti. Apakah kita akan menuduhnya sebagai pelaku dosa besar karena dia mengikuti ijtihad imam Asy-Syafi&#8217;i yang menyunnahkan qunut? Apakah kita memperlakukannya sama dengan orang kafir, dengan cara tidak menshalati jenazahnya?</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi hindari paham ekstrim yang suka membid&#8217;ahkan menganggap sesat Muslim lainnya karena itu sangat berbahaya. Jika yang dituduh bid&#8217;ah/sesat itu ternyata lurus, maka kelompok itulah yang sesat dan masuk neraka.</p>
<p style="text-align:justify;">Kadang ada orang yang begitu bangga dan merasa gagah jika berani mengkafirkan atau menuduh sesat sesama Muslim. Dia tidak sadar akan bahaya mengkafirkan atau menganggap sesat sesama Muslim yang bisa mengakibatkan dirinya sendiri kafir/sesat dan masuk neraka.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Tiga perkara berasal dari iman: (1) Tidak mengkafirkan orang yang mengucapkan “Laailaaha illallah” karena suatu dosa yang dilakukannya atau mengeluarkannya dari Islam karena sesuatu perbuatan</strong>; (2) Jihad akan terus berlangsung semenjak Allah mengutusku sampai pada saat yang terakhir dari umat ini memerangi Dajjal tidak dapat dirubah oleh kezaliman seorang zalim atau keadilan seorang yang adil; (3) Beriman kepada takdir-takdir. (HR. Abu Dawud)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jangan mengkafirkan orang yang shalat karena perbuatan dosanya meskipun (pada kenyataannya) mereka melakukan dosa besar.</strong> Shalatlah di belakang tiap imam dan berjihadlah bersama tiap penguasa. (HR. Ath-Thabrani)</p>
<p style="text-align:justify;">Di saat Usamah, sahabat Rasulullah saw, membunuh orang yang sedang mengucapkan, “Laa ilaaha illallaah, ” Nabi menyalahkannya dengan sabdanya, “Engkau bunuh dia, setelah dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah.” Usamah lalu berkata, “Dia mengucapkan Laa ilaaha illallaah karena takut mati.” Kemudian Rasulullah saw. bersabda, “Apakah kamu mengetahui isi hatinya?” [HR Bukhari dan Muslim]</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>“Yaitu orang-orang yang memecah-belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka.” [Ar Ruum:32]</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>“Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu kepada mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat.” [Al An’aam:159]</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>“Apabila seseorang mengatakan kepada saudaranya: Wahai orang kafir, maka perkataan itu akan menimpa salah satu dari keduanya.” [HR Bukhari]</strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Siapa saja seseorang yang mengatakan kepada saudaranya, “hei kafir” maka julukan itu akan kembali kepada salah seorang dari keduanya. Jika orang yang dituduh itu benar, maka sesuai dengan apa  yang dituduhkan, tapi jika tidak, maka tuduhan itu akan kembali kepada yang melemparkannya.” (HR. Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">“Tidaklah seseorang menuduh orang lain dengan kefasikan atau kekafiran, kecuali akan kembali kepada si penuduh jika orang yang dijuluki itu tidak demikian keadaannya.” (HR. Bukhori)</p>
<p style="text-align:justify;">Sesatnya Khawarij atau sekarang Islam Jama&#8217;ah bukan karena aqidah atau amal ibadah mereka sesat atau penuh bid&#8217;ah. Tapi karena sikap mereka yang mengkafirkan atau menganggap sesat sesama Muslim. Jadi hindarkanlah perilaku Khawarij.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan terlalu gampang memvonis sesuatu hal yang baru sebagai Bid&#8217;ah. Sebaiknya pelajari sejarah dan hadits dulu sebelum begitu.</p>
<p>1. Zaman Nabi shalat Tarawih sendiri2. Zaman Umar jadi Khalifah, Umar mengumpulkan para sahabat untuk tarawih bersama di masjid. Itu adalah bid’ah hasanah kata Umar ra yg diaminkan para sahabat. Dan kualitas KeIslaman Umar ra beserta sahabat jauh di atas para syaikh yang ada sekarang.</p>
<p>2. Zaman Nabi Al Qur’an tidak berbentuk 1 kitab seperti sekarang. Namun pada<br />
zaman Khalifah Abu Bakar, Umar mengusulkan agar Al Qur’an dibukukan sehingga tidak tercerai-berai dan akhirnya dilupakan mengingat banyak Hafidz Qur’an yang terbunuh saat perang. Khalifah Abu Bakar ragu takut itu bid’ah. Namun desakan Umar dan juga persetujuan sahabat lainnya, akhirnya Al Qur’an dibukukan. Apakah ini bid’ah? Apakah ini sesat dan masuk neraka? Tidak bukan?<br />
Banyak orang tidak paham bid’ah sehingga hal2 yg sebetulnya tidak bid’ah, dimasukkan sebagai bid’ah dan masuk neraka. Padahal mengkafirkan orang itu dosa.</p>
<p>3. Kitab Hadits zaman Nabi tidak ada. Bahkan Nabi melarang sahabat untuk menulis Hadits karena dikhawatirkan tercampur dengan Al Qur’an. Namun para ulama dan ahli Hadits akhirnya membukukan Hadits dari Imam Malik dgn Al Muwaththo, hingga Imam Bukhari, Imam Muslim, dsb. Ini juga bukan bid’ah yang masuk neraka.</p>
<p>4. Bilal juga pernah menambah ash sholatu khoirun minan nawm pada adzan Subuh. Nabi tidak menganggap itu bid’ah.</p>
<p>5. Nabi Muhammad tidak pernah bersyair di Masjid, namun penyair Hasan bin Tsabit melakukannya. Nabi membolehkannya.</p>
<p>6. Nabi Muhammad tidak pernah bermain tombak di masjid. Namun orang-orang Habsyi melakukannya. Saat Umar ingin menimpuk orang-orang Habsyi, Nabi melarangnya. Justru Nabi menontonnya.</p>
<p>7. Usman mengadakan tambahan Azan ke 2 dan ke3 pada Sholat Jum&#8217;at:</p>
<p>Saib bin Yazid berkata, &#8220;Adalah azan pada hari Jumat, permulaannya adalah apabila imam duduk di atas mimbar, yakni pada masa Rasulullah, Abu Bakar, dan Umar. Pada masa Utsman dan orang-orang (dalam satu riwayat: penduduk Madinah) sudah banyak, ia menambahkan (dalam satu riwayat memerintahkan 1/220) azan yang ketiga[20] (dalam satu riwayat: kedua) lalu dilakukanlah azan itu di Zaura&#8217;. (Maka, menjadi ketetapanlah hal itu 1/220). Nabi tidak mempunyai muadzin kecuali satu orang. Azan Jumat itu dilakukan ketika imam duduk di atas mimbar.&#8221; [HR Bukhari]</p>
<p>Dsb.</p>
<p style="text-align:justify;">Referensi:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.ustsarwat.com/search.php?id=1174639079">http://www.ustsarwat.com/search.php?id=1174639079</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabarislam.wordpress.com/979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabarislam.wordpress.com/979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabarislam.wordpress.com/979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabarislam.wordpress.com/979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabarislam.wordpress.com/979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabarislam.wordpress.com/979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabarislam.wordpress.com/979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabarislam.wordpress.com/979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabarislam.wordpress.com/979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabarislam.wordpress.com/979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabarislam.wordpress.com/979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabarislam.wordpress.com/979/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabarislam.wordpress.com/979/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabarislam.wordpress.com/979/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=979&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/25/dzikir-berjamaah-doa-qunut-dan-sifat-20-bukan-bidah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ajaran Sifat 20 Imam Abu Hasan Al Asy&#8217;ari Tidak Sesat</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/23/ajaran-sifat-20-imam-abu-hasan-al-asyari-tidak-sesat/</link>
		<comments>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/23/ajaran-sifat-20-imam-abu-hasan-al-asyari-tidak-sesat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 23 Jan 2012 09:41:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A Nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Sifat 20]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarislam.wordpress.com/?p=966</guid>
		<description><![CDATA[Terlalu gegabah jika menganggap Sifat 20 dari Abu Hasan Al Asy&#8217;ari sesat hanya karena Abu Hasan wafat tahun 324 H. Sifat 20 seperti Allah itu Ada, Allah itu Satu, Allah itu Maha Hidup, Allah Maha Kuasa itu semua ada dalilnya dalam Al Qur&#8217;an. Jika begitu dianggap sesat, berarti Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah yg diajarkan Muhammad [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=966&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Terlalu gegabah jika menganggap Sifat 20 dari Abu Hasan Al Asy&#8217;ari sesat hanya karena Abu Hasan wafat tahun 324 H.<br />
Sifat 20 seperti Allah itu Ada, Allah itu Satu, Allah itu Maha Hidup, Allah Maha Kuasa itu semua ada dalilnya dalam Al Qur&#8217;an.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika begitu dianggap sesat, berarti Tauhid Uluhiyah dan Rububiyah yg diajarkan Muhammad bin Abdul Wahab lebih sesat lagi karena dia meninggal di tahun 1206 H. Saat kegelapan Islam. Kalau Imam Asy&#8217;ari masih di 7 abad pertama jayanya Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">
<header>
<h1><span id="more-966"></span></h1>
<p style="text-align:justify;">Mungkin ada yang protes jika Sifat 20 itu wajib dipelajari bagi setiap Muslim. Bukankah yang berwenang menentukan wajib itu hanya Allah? Sebetulnya jika kita kaji bukan begitu maksudnya. Sifat 20 itu wajib ada pada Tuhan yang sejati. Artinya jika &#8220;Tuhan&#8221; itu tidak punya sifat seperti Esa (misalnya ada 3), Hidup (misalnya dia mati), atau Kuasa (misalnya lemah), maka itu bukan Tuhan yang asli. Itu maksudnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tuduhan bahwa Sifat 20 itu sesat karena membatasi sifat Tuhan juga keliru. Memang sifat Allah tidak terhingga. Namun mengajarkan hanya 20 Sifat itu tidak berarti sesat. Allah sendiri kadang hanya mengajarkan beberapa sifat saja kepada manusia. Misalnya pada Syahadah Laa ilaaha illallahu, hanya ada Sifat Allah itu Ada dan Allah itu Esa. Hanya 2 sifat.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada surat Al Ikhlas yang disatu hadits disebut nilainya 1/3 Al Qur&#8217;an juga disebut hanya 5 sifat: Allah itu Esa, Allah tempat bergantung, Tidak melahirkan, Tidak dilahirkan, dan Tidak ada satu pun yang setara denganNya. Jadi keliru jika mengatakan mengajarkan 20 sifat itu sesat berdasar dalil di atas.</p>
<p style="text-align:justify;">Justru dengan pengajaran Sifat 20 yang sederhana itulah maka ummat Islam jadi kenal sifat-sifat Allah secara baik. Aqidahnya jadi mantap. Pengajaran Sifat-sifat Allah seperti: Wujud (Ada), Wahdaniyah (Satu), Hayat (Hidup), &#8216;Ilmu (Maha Mengetahui), Qudrat (Kuasa), dan sebagainya begitu mudah dipahami. Dan semua Sifat itu ada dalilnya di Al Qur&#8217;an. Silahkan baca:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui">http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui</a></p>
<p style="text-align:justify;">Ini beda dengan Tauhid susunan Muhammad bin Abdul Wahab seperti Uluhiyah, Rububiyah, dan Asma&#8217; wa Shifat yang justru sukar dipahami oleh awam.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu kenapa kita tidak mengajar Asma&#8217;ul Husna yang terdiri dari 99 nama? Asma&#8217;ul Husna tetap diajarkan. Anda bisa mempelajarinya di:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://media-islam.or.id/2007/09/14/asma%E2%80%99ul-husna/">http://media-islam.or.id/2007/09/14/asma%E2%80%99ul-husna/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Meski demikian, 99 nama itu jangankan untuk dipahami. Dihafal semuanya saja sulit. Dari 10 Muslim, paling hanya 1 yang hafal. Saya bahkan belum pernah menemukan website yang menjelaskan 99 nama tersebut secara rinci.</p>
<h1>Tuduhan Fahaman Asy’ari Sesat, Benarkah?</h1>
<div style="text-align:justify;">Sebagian ummat Islam tidak mengerti tentang madzhab Asy’ari, siapa orang-orang yang mengikuti imam Asy’ari, dan tidak mengerti manhaj mereka dalam masalah aqidah. Sebagian di antara mereka ada yang menisbatkan kesesatan kepada para pengikut Asy’ari atau menuduhnya keluar dari agama serta melenceng jauh dalam menyifati Allah.</div>
</header>
<p>&nbsp;</p>
<div>
<p style="text-align:justify;">Ketidak-tahuan inilah penyebab utama tercabik-cabiknya dan terpecah-belahnya golongan Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Sehingga sebagian di antara orang=orang yang tidak tahu itu mengklaim bahwa para pengikut Asy’ari itu termasuk kelompok sesat. Saya tidak tahu bagaimana mereka membandingkan antara kelompok yang beriman dan kelompok yang sesat?</p>
<p style="text-align:justify;">Para pengikut Asy’ari (asya’irah) adalah orang-orang yang mendapatkan petunjuk. Mereka adalah ahlus sunnah yang menentang kezhaliman mu’tazilah. Mereka adalah seperti yang disampakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taymiyyah, “Ulama adalah penolong ilmu agama, sedangkan para pengikut Asy’ari adalah penolong-penolong pokok agama (ushuluddin/aqidah).” (Al-Fatawa Juz IV)</p>
<p style="text-align:justify;">Di antara Asya’irah adalah ulama ahli hadits, fiqih dan tafzir. Di antara mereka adalah:</p>
<p style="text-align:justify;">1. Ahmad bin Hajar al-Atsqalani, seorang syaikh muhadditin, pengarang kitab Fathul Bari, suatu Syarah Shahih Bukhari, beliau seorang ulama bermadzhab Asy’ari, di mana kitabnya selalu dibutuhkan para ulama.</p>
<p style="text-align:justify;">2. Imam an-Nawawi, pengarang kitab Syarah Shahih Muslim dan pengarang kitab-kitab yang populer yang bermadzhab Asy’ari.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Imam al-Qurthubi, pengarang kitab al-Jami’ li Ahkamil Qur`an yang bermadzhab Asy’ari.</p>
<p style="text-align:justify;">4. syaikhul Islam Ibnu Hajar al-Haitami, pengarang kitab a-Zawajir an Iqtiraf al-Kaba-ir yang bermadzhab Asy’ari.</p>
<p style="text-align:justify;">5. Syaikhul Fiqh dan hadits Zakariya al-Anshori yang bermadzhab Asy’ari.</p>
<p style="text-align:justify;">6. Imam Abu Bakr al-Baqillani.</p>
<p style="text-align:justify;">7. Imam an-Nasafi.</p>
<p style="text-align:justify;">8. Imam Syarbini.</p>
<p style="text-align:justify;">9. Imam Ibnul Jauzi, pengarang kitab at-Tashil fi Ulumit Tanzil.</p>
<p style="text-align:justify;">Mereka semua adalah para ulama yang bermadzhab Asy’ari. Sekiranya kita ingin menghitung ulama-ulama pakar hadits, fiqih, dan tafsir dari kalangan Asy’ari, niscaya kita mendapat kesulitan dan kita memerlukan berjilid-jilid kitab mereka untuk menjelaskan mereka semua. Sesungguhnya merupakan keharusan bagi kita untuk mengembalikan kebaikan kepada para pemiliknya, mengetahui keutamaan pemilik ilmu dan keutamaan para ulama yang berkhidmat kepada syari’at Muhammad SAW.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebaikan apa yang bisa kita harapkan, jika ulama-ulama dan para pendahulu kita yang shalih ini kita tuduh sesat dan melenceng? Bagaimana Allah akan membuka hati kita untuk menimba ilmu mereka jika kitapernah meyakini bahwa mereka telah melenceng dan sesat dari jalan Islam?</p>
<p style="text-align:justify;">Jika Ahmad bin Hajar al-Atsqalani, Imam an-Nawawi, Imam al-Qurthubi, Ibnu Hajar al-Haitami, Zakariya al-Anshori, Imam Abu Bakr al-Baqillani, Imam an-Nasafi dan ulama-ulama pakar lainnya itu tidak termasuk Ahlus Sunnah wal Jama’ah, maka siapakah Ahlus Sunnah wal Jama’ah itu?</p>
<p style="text-align:justify;">sila rujuk ke blog : http://artikelislami.wordpress.com</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://berandamadina.wordpress.com/2010/03/11/tuduhan-fahaman-asy%E2%80%99ari-sesat-benarkah/">http://berandamadina.wordpress.com/2010/03/11/tuduhan-fahaman-asy%E2%80%99ari-sesat-benarkah/</a></p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabarislam.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabarislam.wordpress.com/966/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabarislam.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabarislam.wordpress.com/966/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabarislam.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabarislam.wordpress.com/966/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabarislam.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabarislam.wordpress.com/966/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabarislam.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabarislam.wordpress.com/966/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabarislam.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabarislam.wordpress.com/966/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabarislam.wordpress.com/966/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabarislam.wordpress.com/966/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=966&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/23/ajaran-sifat-20-imam-abu-hasan-al-asyari-tidak-sesat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemalsuan Kitab-kitab Ulama Oleh Tangan-tangan Salafy Wahabi</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/22/pemalsuan-kitab-kitab-ulama-oleh-tangan-tangan-salafy-wahabi/</link>
		<comments>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/22/pemalsuan-kitab-kitab-ulama-oleh-tangan-tangan-salafy-wahabi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jan 2012 15:31:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A Nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aliran Sesat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarislam.wordpress.com/?p=962</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin ada yang berpendapat: &#8220;Tidak mungkin!&#8221; Tapi Imam Bukhari saja dari satu juta hadits yang beliau temukan, setelah disaring tinggal 7275 hadits saja. Artinya Hadits-hadits palsu jauh lebih banyak daripada yang asli: http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Bukhari Jika orang-orang yang berkecimpung di bidang agama berani meriwayatkan hadits palsu yang ancamannya neraka, apalagi memalsukan kitab. Sangat ringan bagi mereka. Paham yang ekstrim [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=962&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/pemalsuan-kitab-oleh-wahabi-206x300.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-963" title="Pemalsuan-Kitab-Oleh-wahabi-206x300" src="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/pemalsuan-kitab-oleh-wahabi-206x300.jpg?w=468" alt=""   /></a>Mungkin ada yang berpendapat: &#8220;Tidak mungkin!&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi Imam Bukhari saja dari satu juta <a title="Hadits" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hadits">hadits</a> yang beliau temukan, setelah disaring tinggal 7275 hadits saja. Artinya Hadits-hadits palsu jauh lebih banyak daripada yang asli:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Bukhari">http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Bukhari</a></p>
<p style="text-align:justify;">Jika orang-orang yang berkecimpung di bidang agama berani meriwayatkan hadits palsu yang ancamannya neraka, apalagi memalsukan kitab. Sangat ringan bagi mereka. Paham yang ekstrim dengan mudah memalsukan kitab-kitab ulama untuk membela paham mereka yang ekstrim. Jadi kita harus hati-hati untuk menyaring berita/informasi dari orang-orang fasik sebagaimana surat Al Hujuraat 6.</p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Salafi Wahabi – “Mereka Memalsukan Kitab-Kitab Karya Ulama Klasik: Episode Kebohongan Publik Sekte Salafi Wahabi”.</strong></em> Buku ini adalah buku ke-2 terkait trilogi data dan fakta penyimpangan <strong>salafi wahabi</strong>. Sebelumnya adalah <strong>“Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi”</strong> dan Buku ke-3 rencananya akan terbit dengan judul <strong>“Ulama Sejagad Menggugat Salafi Wahabi”</strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Oleh: <strong>Syaikh Idahram</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-962"></span>Penerbit: <strong>Pustaka Pesantren</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tebal:  308 Hal.</p>
<p style="text-align:justify;">Harga: Rp. 50.000,-</p>
<p style="text-align:justify;">Adagium yang mengatakan bahwa, buku adalah pengikat ilmu, tidak ada yang mengingkarinya. Lebih dari itu, buku merupakan salah satu media utama dalam mencari kebenaran. Telah berabad-abad lamanya, para ulama terdahulu mewarisi ilmu mereka kepada generasi setelahnya melalui buku yang mereka tulis. Buku menjadi sangat berharga dan penting.<strong> la menjadi sandaran utama umat dalam mencari kebenaran dan petunjukTuhan</strong>. Lalu, apa jadinya jika buku-buku para ulama yang mewarisi ilmu dan petunjuk itu dikotori, diselewengkan, bahkan dipalsukan? <strong>Ke mana lagi umat ini hendak mencari kebenaran?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Barangkali Anda terperanjat, <strong>kasus-kasus penyelewengan Salafi Wahabi </strong>dalam hal amanah ilmiah ini sangat banyak dan beragam, sebagaimana yang-insya’Allah-akan dikupas dalam buku ini, seperti: <strong>pemusnahan dan pembakaran buku; sengaja meringkas, mentahkik, dan mentakhrij kitab-kitab hadis yang jumlah halamannya besar untuk menyembunyi-kan hadis-hadis yang tidak mereka sukai;</strong> <strong>menghilangkan hadis-hadis tertentu yang tidak sesuai dengan faham mereka; memotong-motong dan mencuplik pendapat ulama untuk kemudian diselewengkan maksud dan tujuannya; mengarang-ngarang hadis dan pendapat ulama; memerintahkan ulama mereka untuk menulis suatu buku,</strong> lalu mengatasnamakan buku itu dengan nama orang lain; tindakan intimidasi dan provokasi; membeli manuskrip; menyogok penerbit; sampai kepada pencurian buku-buku induk dan manuskrip untuk dihilangkan sebagian isinya, atau dimusnahkan semuanya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sering terjadinya kasus-kasus penyelewengan seperti ini dibenarkan oleh ulama-ulama kawakan di Timur Tengah, semisal: Mufti Mesir, Syaikh Prof. Dr. Ali Jum’ah</strong>; tokoh ulama Syria, al-Muhaddits asy-Syaikh Abdullah al-Harari al-Habasyi; tokoh ulama Maroko, al-Muhaddits as-Sayyid Ahmad al-Ghimari; tokoh ulama Syria, Prof. Dr. Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi; tokoh ulama tasawuf di Makah, al-Muhaddits asy-Syaikh Muhammad ibnu Alawi al-Maliki, dan ulama-ulama lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Sekte Salafi Wahabi sangat menyadari bahwa buku merupakan salah satu media paling efektif untuk ‘mengarah-kan’ umat kepada faham yang mereka inginkan.</strong> Karenanya, tidak aneh jika mereka sangat concern dalam ranah per-bukuan, penerbitan, dan penerjemahan. Beragam jenis buku -baik buku kertas maupun e-book/digital- mereka cetak untuk dibagikan secara gratis maupun dengan harga murah.</p>
<p style="text-align:justify;">Barangkali juga terlintas dalam benak Pembaca suatu pertanyaan, mengapa Salafi Wahabi melakukan tindakan-tindakan tidak terpuji itu? Di antara jawabannya adalah, karena faham penyelewengan, pemalsuan, perusakan, dan pe-lenyapan buku adalah doktrin ulama mereka, sebagai bagian dari upaya memperjuangkan akidah Salafi Wahabi yang mereka yakini paling benar. Anda mungkin tidak percaya, tapi inilah di antara bukti yang menunjukan bahwa,<strong>sekte Salafi Wahabi</strong> mendoktrinkan para pengikutnya untuk membakar dan melenyapkan buku-buku karya ulama Islam.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Salah seorang tokoh ulama Salafi Wahabi Saudi, Abu Ubaidah Masyhur ibnu Hasan Alu Salman</strong> menyatakan dalam salah satu bukunya, “Buku-buku semacam ini banyak dimiliki orang dan mengandung akidah-akidah sesat, seperti kitab: al-Fushush dan al-Futuhat karya Ibnu Arabi, al-Budd karya Ibnu Sab’in, Khal’u an-Na’lain karya Ibnu Qusai, ‘Ala al-Yaqin karya Ibnu Bukhan, buku-buku sastra karya Ibnu Faridh, buku-buku karya al-Afif at-Tilmisani, dan buku-buku sejenisnya. Begitu juga kitab Syarh Ibnu Farghani terhadap kasidah dan syair Ibnu Faridh. Hukum semua buku yang semacam ini adalah, dilenyapkan keberadaannya (idzhab a’yaniha) kapan saja buku itu ditemukan, dengan cara dibakar, dicuci dengan air…” <strong>(lihat buku Salafi Wahabi: Kutub Hadzdzara minha al-Ulama, karangan Abu Ubaidah Masyhur ibnu Hasan Alu Salman, penerbit Dar ash-Shami’i, Riyadh, Saudi Arabia, h. 9)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Murid setia <strong>Ibnu Taimiyah</strong> sekaligus guru Salafi Wahabi, Ibnu Qayyim al-Jauziyah juga pernah menyatakan, “…Begitu juga, tidak perlu untuk mengganti rugi dalam membakar kitab-kitab sesat dan melenyapkannya (itlafuha).” (Lihat kitab: Zad al-Ma’ad karangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah, penerbit Muassasah ar-Risalah, vol. 3, Beirut, Lebanon, h. 581).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dalam bukunya yang lain, Ibnu Qayyim juga berwasiat untuk menghancurkan dan melenyapkan buku-buku bid’ah</strong>, “Maksudnya adalah, bahwa kitab-kitab yang mengandung kebohongan dan bid’ah ini wajib untuk dihilangkan dan dilenyapkan. Perbuatan (melenyapkan) ini lebih utama daripada melenyapkan alat-alat hiburan, musik, dan melenyapkan perabot minuman keras. Sungguh bahaya kitab-kitab itu jauh lebih besar dari bahaya-bahaya lain, dan tidak ada ganti-rugi dalam menghancurkan dan melenyapkannya.” (<strong>Ibnu Qayyim</strong> a-Jauziyah: ath-Thuruq al-Hukmiyah fi as-Siyasah asy-Syar’iyah, penerbit Majma al-Fiqh al-Islami, Jeddah, Saudi Arabia 1428 H., h. 325).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Begitu juga dengan Ibnu Taimiyah</strong>, soko guru <strong>Salafi Wahabi</strong>. Ia telah mengeluarkan fatwa untuk membakar buku-buku yang dianggap bertentangan dengan fahamnya. (Lihat akhir nomor 59 dari kitab al-Akhbar dan kitab al-Jami’ yang digabung dengan kitab Mushannaf Abd ar-Razaq 11/424, dan kitab Mushannaf Ibnu Abu Syaibah 6/211-212, penerbit Dar al-Fikr, bab Tahriq al-Kutub).</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jika kita berbaik sangka, barangkali wasiat dan fatwa Ibnu Taimiyah serta muridnya tentang pembakaran dan pelenyapan buku itu dimaksudkan untuk sesuatu yang baik.</strong> Yang menjadi rancu adalah, bid’ah dan sesat yang mereka berdua maksud, tidak sama dengan bid’ah dan sesat yang dimaksudkan oleh sekte Salafi Wahabi, wa bil khusus bid’ah dan sesat versi pendiri <strong>Salafi Wahabi</strong>, Muhammad Ibnu Abdul Wahab. Scbagaimana telah dikupas pada buku penulis yang ke-1, “Sejarah Berdarah Sekte Salafi Wahabi; Mereka Membunuh Nemuanya Termasuk Para Ulama”, <strong>Muhammad Ibnu Abdul Wahab</strong> -begitu juga para pengikutnya- memang terkenal bengis dan kejam terhadap umat Islam yang tidak sepaham dengannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://ummatipress.com/2011/05/01/terbongkar-pemalsuan-kitab-kitab-ulama-oleh-tangan-tangan-salafi-wahabi/">http://ummatipress.com/2011/05/01/terbongkar-pemalsuan-kitab-kitab-ulama-oleh-tangan-tangan-salafi-wahabi/</a></p>
<p style="text-align:justify;">
<h1><a href="http://tanbihun.com/kajian/buku/buku-mengupas-sekte-salafi-wahabi-memalsukan-kitab-kitab-klasik-karya-ulama-salaf/" rel="bookmark">Buku Mengupas Sekte Salafi Wahabi Memalsukan Kitab-Kitab Klasik karya Ulama Salaf</a></h1>
<div></div>
<p style="text-align:justify;">
<div>
<p><strong>Tanbihun</strong> – Apapun  akan diusahakan oleh sekte Salafi Wahabi untuk membentengi dan memperkokoh ajaran menyimpang mereka yang rapuh secara dalil (naqli) maupun secara ilmiah (‘aqli). Di antara cara-cara tak terpuji yang mereka lakukan adalah penyelewengan isi kitab-kitab turats dan makhthuthât (manuskrip) dari teks aslinya, baik dengan menghapus, menambah dan mengubah tulisannya, ataupun membelokkan maksud dan artinya dalam edisi cetakan mereka.</p>
<div>
<div id="div-4816116831094365643">
<div id="gfc_iframe_725725917_0_body"></div>
</div>
</div>
<p>MAKA tidak mengherankan jika Anda menemukan para pengikut Salafi Wahabi begitu fasih mencuplik pendapat ulama Ahlussunnah kenamaan yang selama ini menjadi rujukan Anda. Akan tetapi, jika Anda teliti lebih jauh, ternyata pendapat yang mereka cuplik itu telah diolah sedemikian rupa oleh tangan-tangan terampil para pemalsu kitab!</p>
<p>BUKU ini berisi bukti-bukti ilmiah tentang pemalsuan teks-teks keagamaan yang dilakukan oleh Sekte Salafi Wahabi. Mulai dari kitab tauhid, kitab tafsir, kitab hadits, hingga kitab fikih. Baik karya ulama klasik maupun tulisan ulama kontemporer. Tidak berlebihan jika dikatakan, inilah buku pertama di Indonesia yang membongkar penyelewengan sekte Salafi Wahabi terkait pemalsuan kitab-kitab. Buku ini mengajak siapa saja, para kiai, para ustadz, para santri, hingga para awam, agar mengenal dan mewaspadai cara-cara kurang terpuji yang dilakukan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab demi menopang klaim kebenaran yang mereka propagandakan.</p>
<p>Meski ada tantangan Salafi radikal dan juga Wahabisme yang bersifat trans-nasional dalam beberapa tahun terakhir—masa pasca-Soeharto—tapi Islam washatiyah tidak tergoyahkan. Walaupun demikian, penguatan dan pemberdayaan Islam washatiyah Indonesia tetap diperlukan. (Prof. Dr. Azyumardi Azra, M.A., M.Phil., Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)</p>
<p>“Saya rasa, rumah-rumah setiap muslim perlu dihiasi dengan buku penting seperti ini, agar anak-anak mereka juga turut membacanya, untuk membentengi mereka dengan pemahaman yang lurus. Islam adalah agama yang lembut, santun dan penuh kasih-sayang.” (Ust. H. Muhammad Arifin Ilham, Pimpinan Majelis Zikir az-Zikra)</p>
<p>“Saya merinding membaca buku ini, seakan tidak percaya, tapi itulah kenyataannya. Sebuah realitas tentang Salafi Wahabi yang dikupas secara apik dan rapi dengan bahasa yang menarik dan enak dibaca.” (Dr. KH. Rohimuddin Nawawi al-Bantani al-Azmatkhan, M.A., Pimpinan Lembaga Dakwah dan Irsyad Dar al-Hasani Cairo, Egypt)</p>
<p>“Buku penting! Itulah kesan pertama setelah saya membaca buku ini. Anda tidak akan merugi jika memiliki buku langka ini. Karena pengetahuan di dalamnya sangat berharga. Saya merekomendasikan Anda memiliki buku ini!” (Prof. Dr. KH. Hamdani Anwar, M.A., Guru Besar Fakultas Ushuluddin &amp; Filsafat UIN Jakarta)</p>
<p>“Buku ini sangat dahsyat dan mencengangkan, memuat informasi-informasi penting dengan kupasan yang akurat dan ilmiah. Umat Islam perlu mengetahuinya untuk menambah wawasan dan mengenal Islam lebih dalam.” (KH. Wahfiudin, M.B.A., Dai Nasional)</p>
</div>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://tanbihun.com/kajian/buku/buku-mengupas-sekte-salafi-wahabi-memalsukan-kitab-kitab-klasik-karya-ulama-salaf/">http://tanbihun.com/kajian/buku/buku-mengupas-sekte-salafi-wahabi-memalsukan-kitab-kitab-klasik-karya-ulama-salaf/</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabarislam.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabarislam.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabarislam.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabarislam.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabarislam.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabarislam.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabarislam.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabarislam.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabarislam.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabarislam.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabarislam.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabarislam.wordpress.com/962/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabarislam.wordpress.com/962/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabarislam.wordpress.com/962/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=962&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/22/pemalsuan-kitab-kitab-ulama-oleh-tangan-tangan-salafy-wahabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/pemalsuan-kitab-oleh-wahabi-206x300.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Pemalsuan-Kitab-Oleh-wahabi-206x300</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Arab Saudi dan Wahabi Memerangi Khalifah Islam Turki dan Serahkan Palestina ke Yahudi?</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/21/arab-saudi-dan-wahabi-memerangi-khalifah-islam-turki-dan-serahkan-palestina-ke-yahudi/</link>
		<comments>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/21/arab-saudi-dan-wahabi-memerangi-khalifah-islam-turki-dan-serahkan-palestina-ke-yahudi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jan 2012 02:20:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A Nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aliran Sesat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarislam.wordpress.com/?p=957</guid>
		<description><![CDATA[Insya Allah sebetulnya banyak kaum Wahabi yang lurus dan berniat benar-benar membersihkan Islam dari Bid&#8217;ah dan kemusyrikan. Namun berbagai fakta di bawah hendaknya membuka mata kita adanya persekongkolan dengan kaum kafir harbi seperti Inggris untuk memerangi sesama Muslim seperti Kekhalifahan Islam Turki Usmani atau pun pembantaian ummat Islam di Mekkah dan Madinah dengan tuduhan syirik, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=957&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Insya Allah sebetulnya banyak kaum Wahabi yang lurus dan berniat benar-benar membersihkan Islam dari Bid&#8217;ah dan kemusyrikan. Namun berbagai fakta di bawah hendaknya membuka mata kita adanya persekongkolan dengan kaum kafir harbi seperti Inggris untuk memerangi sesama Muslim seperti Kekhalifahan Islam Turki Usmani atau pun pembantaian ummat Islam di Mekkah dan Madinah dengan tuduhan syirik, khurafat, dsb. Mudah-mudahan kita terhindar dari perilaku Khawarij.</p>
<p style="text-align:justify;">Kaum Wahabi yang ada di bawah mungkin tidak paham. Namun Muhammad bin Abdul Wahab bekerjasama dengan Raja Arab Saudi Ibnu Saud dengan imbalan sebagai Mufti. Sedang Raja Arab Saudi bekerjasama dengan Inggris memerangi Khalifah Islam Turki Usmani. Sekarang pun begitu dengan kerjasama dengan AS sedang yang diperangi adalah Iraq, Libya, dan kelompok Islam lainnya.</p>
<h1 style="text-align:justify;">Dokumen Ekspos Pendiri Saudi Yakinkan Inggris untuk Dirikan Negara Yahudi<br />
<a href="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/suratsaudi.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-958" title="suratsaudi" src="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/suratsaudi.jpg?w=468" alt=""   /></a></h1>
<p style="text-align:justify;">Eramuslim.com. Sebuah dokumen kuno mengungkapkan bagaimana Sultan Abdul Aziz, pendiri Arab Saudi meyakinkan Inggris untuk menciptakan sebuah negara Yahudi di tanah Palestina, sebuah laporan berita mengatakan.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-957"></span>Dokumen, mengekspos komitmen mendalam dari Raja Saudi pertama dengan Inggris dan memberikan jaminan kepada pemerintah Inggris untuk memberikan Palestina kepada Yahudi.</p>
<p style="text-align:justify;">Dokumen kontroversial, yang ditulis sebagai pemberitahuan untuk kemudian didelegasikan kepada Mayor Inggris Jenderal Sir Percy Cox Zachariah, merupakan bukti lain dari pendekatan bermusuhan keluarga kerajaan Saudi untuk bangsa Palestina.</p>
<p style="text-align:justify;">
&#8220;Saya Sultan Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al Saud al-Faisal dan Saya mengalah dan mengakui seribu kali untuk Sir Percy Cox, utusan Inggris, bahwa saya tidak keberatan untuk memberikan Palestina kepada Yahudi miskin atau bahkan untuk non- Yahudi, dan saya tidak akan pernah melanggar perintah Inggris,&#8221; tulis isi dokumen kuno yang konon ditandatangani oleh Raja Abdul Aziz tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Catatan ini juga mengekspos bagaimana kerajaan Saudi menunjukkan kesetiaannya kepada pemerintah Inggris.</p>
<p style="text-align:justify;">Inggris menggunakan atase penting mereka untuk Arab Saudi pada tahun 1930, kedua negara pada masa itu saling berhubungan erat.</p>
<p style="text-align:justify;">Kekuasaan keluarga Al Saud menambahkan pentingnya Arab Saudi untuk Inggris, sebagaimana Inggris percaya kepada Ibnu Suud bisa sangat mempengaruhi negara-negara Arab.</p>
<p style="text-align:justify;">Kebenaran dokumen &#8216;kuno&#8217; ini belum ada konfirmasi kebenarannya. Bisa jadi benar bahkan bisa jadi salah. Namun hubungan keluarga pendiri Saudi dengan Inggris secara fakta memang sudah terjalin dari dulu.(fq/prtv)</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.eramuslim.com/berita/dunia/dokumen-kuno-ekspos-pendiri-saudi-yakinkan-inggris-untuk-dirikan-negara-yahudi-di-palestina.htm">http://www.eramuslim.com/berita/dunia/dokumen-kuno-ekspos-pendiri-saudi-yakinkan-inggris-untuk-dirikan-negara-yahudi-di-palestina.htm</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.al-khilafah.org/2011/11/dokumen-ekspos-pendiri-saudi-yakinkan.html" rel="nofollow" target="_blank">http://www.al-khilafah.org/2011/11/dokumen-ekspos-pendiri-saudi-yakinkan.html</a></p>
<h1 style="text-align:justify;" align="center">MENGUNGKAP PERSEKONGKOLAN WAHABI DAN PENGUASA SAUDI DALAM MENGHANCURKAN KHILAFAH</h1>
<p style="text-align:justify;" align="center">Oleh KH. M. Shiddiq Al-Jawi</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify"><a href="http://tinypic.com/view.php?pic=outvzp&amp;s=3&amp;hid=1&amp;tag=saudi+flag"><img src="http://s3.tinypic.com/outvzp_th.jpg" alt="" align="left" border="0" /></a>Pengantar</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Gerakan Wahabi (<em>al-harakah al-wahhabiyyah</em>) dapat dianggap salah satu gerakan reformasi Islam yang berpengaruh besar terhadap umat Islam sejak abad ke-18. (Al-Ja&#8217;bari, 1996). Gerakan yang dirintis oleh Muhammad bin Abdul Wahhab (1703-1792) memang dinilai banyak pakar memberi kontribusi positif bagi umat Islam, misalnya membuka pintu ijtihad, memurnikan tauhid sesuai pahamnya, dan memerangi apa yang dianggapnya bid&#8217;ah dan khurafat. Bahkan Wahbah Zuhaili dalam kitabnya <em>Mujaddid Ad-Din fi Al-Qarn Ats-Tsani &#8216;Asyar</em>, menganggap Muhammad bin Abdul Wahhab adalah mujaddid abad ke-12 H. Syekh Abdul Qadim Zallum dalam kitabnya<em>Kaifa Hudimat Al-Khilafah</em> hal. 14, juga mengakui Muhammad bin Abdul Wahhab adalah seorang mujtahid dalam mazhab Hambali.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Namun sisi gelap dari gerakan ini juga harus diungkap, khususnya dalam aspek politik. Menurut Abdul Qadim Zallum, gerakan Wahabi telah dimanfaatkan oleh Muhammad bin Saud (w. 1765) untuk memukul Khilafah Utsmaniyah dari dalam. Namun tindakan yang sudah dapat disebut pemberontakan ini, menurut Zallum terjadi tanpa disadari oleh para penganut gerakan Wahabi, meski disadari sepenuhnya oleh Muhammad bin Saud. (Zallum, <em>Kaifa Hudimat Al-Khilafah</em>, hal. 14).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Tulisan ini hendak mengkaji kitab <em>Kaifa Hudimat Al-Khilafah</em> (hal. 13-20) yang mengungkapkan upaya Muhammad bin Saud memanfaatkan gerakan Wahabi untuk mengguncangkan Khilafah Utsmaniyah dari dalam. Kajian akan dilengkapi dengan berbagai referensi lain yang relevan.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Persekongkolan Negara-Negara Eropa</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Gerakan Wahabi dan penguasa Saudi muncul pertama kali pada abad ke-18 di tengah kondisi yang kurang menguntungkan bagi Khilafah Utsmaniyah, baik internal maupun eksternal.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Secara internal, kelemahan Khilafah mulai menggejala pada abad ke-18 ini, disebabkan oleh buruknya penerapan hukum Islam, adanya paham-paham asing &#8211;seperti nasionalisme dan demokrasi&#8211; yang mengaburkan ajaran Islam dalam benak umat Islam, dan lemahnya pemahaman Islam yang ditandai dengan vakumnya ijtihad. (An-Nabhani, <em>Ad-Daulah Al-Islamiyyah</em>, hal. 177).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Secara eksternal, negara-negara Eropa seperti Inggris, Perancis, dan Italia telah dan sedang berkonspirasi untuk menghancurkan Khilafah Utsmaniyah. Negara-negara Eropa itu berkali-kali berkumpul dan bersidang membahas apa yang disebutnya Masalah Timur (<em>al-mas&#8217;alah al-syarqiyyah, eastern question</em>) dengan tujuan untuk membagi-bagi wilayah Khilafah. Meski tidak berhasil mencapai kata sepakat dalam pembagian ini, namun mereka sepakat bulat dalam satu hal, yaitu Khilafah harus dihancurkan. (El-Ibrahimy, <em>Inggris dalam Pergolakan Timur Tengah</em>, hal. 27).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Agar Khilafah hancur, negara-negara Eropa itu melakukan serangan politik (<em>al-ghazwuz siyasi</em>) dengan menggerogoti wilayah-wilayah Khilafah. Selain Rusia yang yang telah mencaplok wilayah Turkistan tahun 1884 dari wilayah Khilafah, Perancis sebelumnya telah mencaplok Syam (Ghaza, Ramalah, dan Yafa) tahun 1799. Perancis juga telah merampas Al-Jazair tahun 1830, Tunisia tahun 1881, dan Marakesh tahun 1912. Italia tak ketinggalan menduduki Tripoli (Libya) tahun 1911. Sementara Inggris menguasai Mesir tahun 1882 dan Sudan tahun 1898. (An-Nabhani, <em>Ad-Daulah Al-Islamiyyah</em>, hal. 206-207).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Demikianlah serangan militer telah dilancarkan Eropa untuk menghancurkan Khilafah dengan cara melakukan disintegrasi wilayah-wilayahnya satu demi satu. (Jamal Abdul Hadi Muhammad, <em>Akhtha` Yajibu an Tushahhah fi Tarikh Ad-Daulah Al-Utsmaniyyah</em>, Juz II/9).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Selain upaya langsung dari luar, berbagai cara juga ditempuh oleh Eropa untuk menghancurkan Khilafah dari dalam. Menurut Zallum ada empat cara yang digunakan, yaitu : <em>pertama</em>, menghembuskan paham nasionalisme<em>. Kedua</em>, mendorong gerakan separatisme. <em>Ketiga</em>, memprovokasi umat untuk memberontak terhadap Khilafah. <em>Keempat</em>, memberi dukungan senjata dan dana untuk melawan Khilafah. (Zallum, <em>Kaifa Hudimat Al-Khilafah</em>, hal. 13; Abdur Rauf Sinnu, <em>An-Naz&#8217;at Al-Kiyaniyat al-Islamiyah fi ad-Daulah al-Utsmaniyah</em>, hal. 91).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Di sinilah Inggris menggunakan cara-cara tersebut untuk memukul Khilafah dari dalam, melalui antek-anteknya Abdul Aziz bin Muhammad bin Saud (w. 1830) yang memanfaatkan gerakan Wahabi. Upaya ini mendapat dukungan dana dan senjata dari Inggris. (<em>Kaifa Hudimat Al-Khilafah</em>, hal. 13).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Hubungan konspiratif segitiga antara Inggris, Abdul Aziz bin Muhammad bin Saud, dan gerakan Wahabi ini diuraikan secara detail oleh Abul As&#8217;ad dalam kitabnya <em>As-Su&#8217;udiyyah wa Al-Ikhwan al-Muslimun </em>(hal. 15). Menurutnya, Abdul Aziz membangun ambisi politiknya atas dasar dua basis. <em>Pertama</em>, adanya dukungan internasional dari Inggris. <em>Kedua</em>, adanya dukungan milisi bersenjata dari gerakan Wahabi.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Dukungan Inggris terhadap Abdul Aziz ini terbukti misalnya dengan adanya berbagai perjanjian rahasia antara Inggris dan Abdul Aziz tahun 1904. Abul As&#8217;ad mengatakan,&#8221;Hubungan ini [Inggris dan Abdul Aziz] semakin kuat dengan berbagai perjanjian rahasia antara dua pihak tahun 1904, di mana Abdul Aziz menerima dukungan materi, politik, dan militer dari Inggris yang membantunya untuk meluaskan pengaruhnya di Nejed serta menguasai kota Ihsa` dan Qathif tahun 1913.&#8221; (Abu Al-As&#8217;ad, <em>As-Su&#8217;udiyyah wa Al-Ikhwan al-Muslimun</em>, hal. 16).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Adapun dukungan milisi dari gerakan Wahabi kepada Abdul Aziz, telah terbentuk sebelumnya sejak tahun 1744 ketika terjadi kontrak politik antara ayahnya (Muhammad bin Saud) dengan Muhammad bin Abdul Wahhab. Kontrak politik ini berlangsung di kota Dir&#8217;iyyah, sehingga sering disebut &#8220;Baiah Dir&#8217;iyyah&#8221; (<em>Tarikh Al-Fakhiri</em>, tahqiq Abdullah bin Yusuf Asy-Syibl, hal. 25).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Dengan kontrak politik itu, Muhammad bin Saud mendeklarasikan dukungannya terhadap paham gerakan Wahabi dan menerapkannya dalam wilayah kekuasaannya. Sedang gerakan Wahhabi yang sebelumnya hanya gerakan dakwah kelompok, berubah menjadi gerakan dakwah kekuasaan. Implikasinya, paham Wahabi yang semula hanya disebarkan lewat dakwah murni, kemudian disebarkan dengan paksa menggunakan kekuatan pedang kepada penganut mazhab lain, antara lain penganut mazhab Syafi&#8217;i. (<em>Kaifa Hudimat Al-Khilafah</em>, hal. 16).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Pemberontakan Penguasa Saudi dan Wahabi Terhadap Khilafah</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Dengan dukungan dana dan senjata dari Inggris, penguasa Saudi dan kaum Wahabi bahu membahu memerangi dan menduduki negeri-negeri Islam yang berada dalam kekuasaan Khilafah. Dengan ungkapan yang lebih tegas, sebenarnya mereka telah memberontak kepada Khalifah dan memerangi pasukan Amirul Mukminin dengan provokasi dan dukungan dari Inggris, gembongnya kafir penjajah. (<em>Kaifa Hudimat Al-Khilafah</em>, hal. 13).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Penguasa Saudi dan Wahabi telah menyerang dan menduduki Kuwait tahun 1788, lalu menuju utara hingga mengepung Baghdad, menguasai Karbala dan kuburan Husein di sana untuk menghancurkan kuburan itu dan melarang orang menziarahinya. Pada tahun 1803 mereka menduduki Makkah dan tahun berikutnya (1804) berhasil menduduki Madinah dan merobohkan kubah-kubah besar yang menaungi kuburan Rasulullah SAW. Setelah menguasai Hijaz, mereka menuju ke utara (Syam) dan mendekati Hims. Mereka berhasil menguasai banyak wilayah di Siria hingga Halb (Aleppo). (Muwaffaq Bani Al-Marjih, <em>Shahwah ar-Rajul Al-Maridh</em>, hal. 285).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Menurut Zallum, serangan militer ini sebenarnya adalah aksi imperialis Inggris, karena sudah diketahui bahwa penguasa Saudi adalah antek-anek Inggris. Jadi, Inggris telah memanfatkan penguasa Saudi yang selanjutnya juga memanfaatkan gerakan Wahabi untuk memukul Khilafah dari dalam dan mengobarkan perang saudara antar mazhab dalam tubuh Khilafah.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Hanya saja, seperti telah disebut di depan, para pengikut gerakan Wahabi tidak begitu menyadari kenyataan bahwa penguasa Saudi adalah antek Inggris. Mengapa? Karena menurut Zallum, hubungan yang terjadi bukanlah antara Inggris dengan Muhammad bin Abdul Wahhab, melainkan antara Inggris dengan Abdul Aziz, lalu antara Inggris dengan anak Abdul Aziz, yaitu Saud bin Abdul Aziz. (<em>Kaifa Hudimat Al-Khilafah</em>, hal. 14).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Mungkin karena sebab itulah, banyak para penganut gerakan Wahabi &#8211;mereka lebih senang menyebut dirinya Salafi&#8211; menolak anggapan bahwa Muhammad bin Abdul Wahhab telah memberontak kepada Khilafah Utsmaniyah. Banyak kitab telah ditulis untuk membersihkan nama Muhammad bin Abdul Wahhab dari tuduhan yang menurut mereka tidak benar itu. Contohnya kitab <em>Tashih Khathta` Tarikhi Haula Al-Wahhabiyyah</em> karya Asy-Syuwai&#8217;ir; lalu kitab <em>Bara`ah Da`wah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab min Tuhmah Al-Khuruj &#8216;Ala Ad-Daulah Al-Utsmaniyah</em> karya Al-Gharib, juga kitab <em>Kasyfu Al-Akadzib wa al-Syubuhat &#8216;an Da&#8217;wah Al-Mushlih Al-Imam Muhammad bin Abdul Wahhab</em> karya Shalahudin Al Syaikh. Termasuk juga kitab yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia, yang berjudul <em>Bangkit dan Runtuhnya Khilafah Utsmaniyah</em> karya Ash-Shalabi. (Pustaka Al-Kautsar, 2004).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Bahkan dalam buku yang terakhir ini, Ash-Shalabi mencoba membangun konstruksi persepsi sejarah yang justru mengaburkan fakta sejarah yang sesungguhnya. Ash-Shalabi mengatakan bahwa perang antara Khilafah (yang diwakili oleh Muhammad Ali, yakni Wali Mesir) melawan gerakan Wahabi pertengahan abad ke-19, adalah <strong>Perang Salib yang berbaju Islam</strong>. (Ash-Shalabi, <em>Ad-Daulah Al-Utsmaniyah Awamil An-Nuhudh wa Asbab As-Suquth</em>, hal. 623).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Maksudnya, Muhammad Ali dianggap representasi pihak Salib karena dia dianggap antek Inggris dan Perancis, sementara gerakan Wahabi dianggap representasi tentara Islam. <em>Subhanallah, hadza buhtanun &#8216;azhim</em>.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Padahal, Muhammad Ali meski benar dia adalah antek Perancis menurut Zallum tapi dia memerangi Wahabi karena menjalankan perintah Khalifah, bukan menjalankan perintah kaum Salib. Jadi, perang yang terjadi sebenarnya adalah perang antara Khilafah dan kaum pemberontak yang didukung Inggris, bukan antara kaum Salib melawan pasukan Islam.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Ada satu fakta sejarah yang diabaikan oleh para penulis sejarah apologetik itu, yang mencoba membela posisi Wahabi atau penguasa Saudi yang memberontak kepada Khilafah. Mereka nampaknya lupa bahwa wilayah Hijaz telah lama masuk ke dalam wilayah Khilafah Utsmaniyah. Sejak tahun 1517 M, Hijaz telah secara resmi menjadi bagian Khilafah pada masa Khalifah Salim I yang berkuasa 1512-1520. Peristiwa ini ditandai dengan pernyerahan kunci Makkah dan Madinah kepada penguasa Khilafah Utsmaniyah. (Abdur Rauf Sinnu, <em>An-Naz&#8217;at Al-Kiyaniyat al-Islamiyah fi ad-Daulah al-Utsmaniyah</em>, hal. 89; <em>Tarikh Ibnu Yusuf</em>, hal. 16; Abdul Halim Uwais,<em>Dirasah li Suquth Tsalatsina Daulah Islamiyyah</em>, hal. 88).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Jadi, kalau Hijaz adalah bagian Khilafah, maka upaya mendirikan kekuasaan dalam tubuh Khilafah, seperti yang dilakukan penguasa Saudi dan Wahabi, tak lain adalah upaya ilegal untuk membangun negara di dalam negara. Lalu kalau mereka berperang melawan Khalifah, apa namanya kalau bukan pemberontakan?</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Para penulis sejarah apologetik itu semestinya bersikap objektif dan adil, tidak secara apriori berpihak kepada penguasa Saudi atau gerakan Wahabi. Atau secara apriori membenci Khilafah atau aktivis pejuang Khilafah saat ini. Allah SWT berfirman (artinya) : <em>&#8220;Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa.&#8221;</em> (QS Al-Maaidah : 8).</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Namun nampaknya justru bersikap adil sepertilah yang paling sulit dilakukan oleh sejarawan, sejarawan manapun, khususnya penulis sejarah sezaman (<em>l&#8217;histoire contemporaine, contemporary history</em>). Dalam ilmu sejarah, menulis sejarah sezaman ini adalah paling sulit bagi ahli sejarah untuk tidak memihak (<em>non partisan</em>). Namun meski sulit, sejarawan seharusnya menulis secara obyektif, sekalipun menulis tentang penguasa yang sedang berkuasa. (Poeradisastra, 2008). <em>Wallahu a&#8217;lam</em>.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">DAFTAR BACAAN</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Aal Syaikh, Shalahudin bin Muhammad bin Abdurrahman<em>, Kasyfu Al-Akadzib wa al-Syubuhat &#8216;an Da&#8217;wah Al-Mushlih Al-Imam Muhammad bin Abdul Wahhab</em>, (ttp : tp), tt.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Abu Al-As&#8217;ad, Muhammad, <em>As-Su&#8217;udiyyah wa Al-Ikhwan al-Muslimun</em>, (Kairo : Markaz Ad-Dirasat wa Al-Ma&#8217;lumat al-Qanuniyah li Huquq al-Insan), 1996.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Al-Fakhiri, <em>Tarikh Al-Fakhiri</em>, tahqiq Abdullah bin Yusuf Asy-Syibl, (Riyadh : Maktabah Al-Malik Fahd), 1999.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Al-Gharib, Abdul Basith bin Yusuf<em>, Bara`ah Da`wah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab</em>, (Amman : tp), tt.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Al-Ja&#8217;bari, Hafizh Muhammad, <em>Gerakan Kebangkitan Islam (Harakah Al-Ba&#8217;ts Al-Islami)</em>, Penerjemah Abu Ayyub Al-Anshari, (Solo : Duta Rohmah), 1996.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Al-Marjih, Muwaffaq Bani, <em>Shahwah ar-Rajul Al-Maridh</em>, (Kuwait : Muasasah Shaqr Al-Khalij), 1984.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">An-Nabhani, Taqiyuddin, <em>Ad-Daulah Al-Islamiyyah</em>, (Beirut : Darul Ummah), 2002.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Ash-Shallabi, Ali Muhammad, <em>Ad-Daulah al-Utsmaniyah &#8216;Awamil an-Nuhudh wa Asbab as-Suquth</em>, (ttp : tp), tt.<em></em></p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Asy-Syuwai&#8217;ir, Muhammad Saad, <em>Tashih Khathta` Tarikhi Haula Al-Wahhabiyyah</em>, (Ttp : Darul Habib), 2000.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">El-Ibrahimy, M. Nur, <em>Inggris dalam Pergolakan Timur Tengah</em>, (Bandung : NV Almaarif), 1955.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Ibnu Yusuf, <em>Tarikh Ibnu Yusuf</em>, tahqiq Uwaidhah Al-Juhni, (Riyadh : Maktabah Al-Malik Fahd), 1999.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Imam, Hammadah, <em>Daur Al-Usrah As-Su&#8217;udiyah fi Iqamah Ad-Daulah Al-Israiliyyah</em>, (ttp : tp), 1997.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Muhammad, Jamal Abdul Hadi, <em>Akhtha` Yajibu an Tushahhah fi Tarikh Ad-Daulah Al-Utsmaniyyah</em>, Juz II, (Al-Manshurah : Darul Wafa`), 1995.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Poeradisastra, S.I., <em>Sumbangan Islam Kepada Ilmu dan Peradaban Modern</em>, (Depok : Komunitas Bambu), 2008.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Sinnu, Abdur Rauf, <em>An-Naz&#8217;at Al-Kiyaniyat al-Islamiyah fi ad-Daulah al-Utsmaniyah 1877-1881</em>, (Beirut : Baisan), 1998.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Uwais, Abdul Halim, <em>Dirasah li Suquth Tsalatsina Daulah Islamiyyah</em>, (ttp : tp), tt.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Yaghi, Ismail Ahmad, <em>Ad-Daulah Al-Utsmaniyyah fi At-Tarikh Al-Islami al-Hadits</em>, (Ttp : Maktabah Al-&#8217;Abikan), 1998.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify">Zallum, Abdul Qadim, <em>Kaifa Hudimat Al-Khilafah</em>, (Beirut : Darul Ummah), 1990.</p>
<p style="text-align:justify;" align="justify"><a href="http://khilafah1924.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=648&amp;Itemid=47">http://khilafah1924.org/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=648&amp;Itemid=47</a></p>
<div style="text-align:justify;">FYI, ini pandangan Habib Rizieq Syihab (beliau seorang Doktor Ilmu Syari&#8217;ah) Ketua FPI:</div>
<div id="yui_3_2_0_1_1327110570498126">
<h1 style="text-align:justify;">Pandangan FPI terhadap Wahabi:</h1>
<div style="text-align:justify;">Ada pun Pandangan FPI terhadap WAHABI sebagai berikut : FPI membagi WAHABI dengan semua sektenya juga menjadi TIGA GOLONGAN ; Pertama, WAHABI TAKFIRI yaitu Wahabi yang mengkafirkan semua muslim yang tidak sepaham dengan mereka, juga menghalalkan darah sesama muslim, lalu bersikap MUJASSIM yaitu mensifatkan Allah SWT dengan sifat-sifat makhluq, dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang sudah menyimpang dari USHULUDDIN yang disepakati semua MADZHAB ISLAM. Wahabi golongan ini KAFIR dan wajib diperangi.</div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">Kedua, WAHABI KHAWARIJ yaitu yang tidak berkeyakinan seperti Takfiri, tapi melakukan penghinaan/penistaan/pelecehan secara terbuka baik lisan mau pun tulisan terhadap para Ahlul Bait Nabi SAW seperti Ali RA, Fathimah RA, Al-Hasan RA dan Al-Husein RA mau pun ‘Itrah/Dzuriyahnya. Wahabi golongan ini SESAT sehingga mesti dilawan dan diluruskan.</div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">Ketiga, WAHABI MU’TADIL yaitu mereka yang tidak berkeyakinan Takfiri dan tidak bersikap Khawarij, maka mereka termasuk MADZHAB ISLAM yang wajib dihormati dan dihargai serta disikapi dengan DA’WAH dan DIALOG dalam suasana persaudaraan Islam.</div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;"><a href="http://fpi.or.id/?p=detail&amp;nid=98">http://fpi.or.id/?p=detail&amp;nid=98</a></div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">Pandangan Habib Munzir Al Musawa dari Majelis Rasulullah tentang Wahabi:</div>
<div style="text-align:justify;">beda dengan orang orang wahabi, mereka tak punya sanad guru, namun bisanya cuma menukil dan memerangi orang muslim.</div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">mereka memerangi kebenaran dan memerangi ahlussunnah waljamaah, memaksakan akidah sesatnya kepada muslimin dan memusyrikkan orang orang yg shalat.</div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;"><a href="http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&amp;Itemid=5&amp;func=view&amp;id=5324&amp;catid=8">http://majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&amp;Itemid=5&amp;func=view&amp;id=5324&amp;catid=8</a></div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">salaf, artinya adalah kaum yg terdahulu, salaf adalah istilah bagi Ulama Ulama yg terdahulu di masa setelah Tabi’ Tabiin, namun kaum penganut ajaran wahabi menamakan dirinya salafy, padahal mereka tak mengikuti ajaran ulama salaf yg terkenal berbudi luhur, ahli ibadah, ahli ilmu syariah.</div>
<div style="text-align:justify;">mereka ini muncul di akhir zaman justru membawa ajaran sesat dan mengaku salaf.</div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;"><a href="http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&amp;Itemid=5&amp;func=view&amp;id=957&amp;catid=7">http://www.majelisrasulullah.org/index.php?option=com_simpleboard&amp;Itemid=5&amp;func=view&amp;id=957&amp;catid=7</a></div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabarislam.wordpress.com/957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabarislam.wordpress.com/957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabarislam.wordpress.com/957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabarislam.wordpress.com/957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabarislam.wordpress.com/957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabarislam.wordpress.com/957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabarislam.wordpress.com/957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabarislam.wordpress.com/957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabarislam.wordpress.com/957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabarislam.wordpress.com/957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabarislam.wordpress.com/957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabarislam.wordpress.com/957/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabarislam.wordpress.com/957/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabarislam.wordpress.com/957/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=957&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/21/arab-saudi-dan-wahabi-memerangi-khalifah-islam-turki-dan-serahkan-palestina-ke-yahudi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/suratsaudi.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">suratsaudi</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://s3.tinypic.com/outvzp_th.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Konflik AS, Israel, Arab dengan Iran: Mengkaji Al Qur&#8217;an dan Hadits</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/17/konflik-as-israel-arab-dengan-iran-mengkaji-al-quran-dan-hadits/</link>
		<comments>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/17/konflik-as-israel-arab-dengan-iran-mengkaji-al-quran-dan-hadits/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Jan 2012 06:47:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A Nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarislam.wordpress.com/?p=935</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini marak konflik antara AS dan Israel melawan Iran. Ibaratnya konflik di ambang perang. Di saat yang sama, para Ulama Salafi Wahabi yang sebagian besar digaji/didanai pemerintah Arab Saudi gencar mempropagandakan Syi&#8217;ah itu kafir dan musuh Islam sehingga harus dilawan. Padahal saat Iran di zaman Syah Iran Reza Pahlevi yang sekuler, isyu Syi&#8217;ah kafir [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=935&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/tankisraelhancur.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-934" title="tankisraelhancur" src="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/tankisraelhancur.jpg?w=468&#038;h=248" alt="" width="468" height="248" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini marak konflik antara AS dan Israel melawan Iran. Ibaratnya konflik di ambang perang. Di saat yang sama, para Ulama Salafi Wahabi yang sebagian besar digaji/didanai pemerintah Arab Saudi gencar mempropagandakan Syi&#8217;ah itu kafir dan musuh Islam sehingga harus dilawan. Padahal saat Iran di zaman Syah Iran Reza Pahlevi yang sekuler, isyu Syi&#8217;ah kafir tidak semarak ini meski dari dulu hingga sekarang Iran itu Syi&#8217;ah.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagian ummat Islam bingung. Mau membela AS dan Israel yang jelas-jelas kafir harbi atau Iran yang dituding Salafi Wahabi sebagai Syi&#8217;ah yang kafir dan memusuhi Islam.</p>
<p style="text-align:justify;">Agar tidak bingung dan tidak sesat, hendaknya kita kaji Al Qur&#8217;an dan Hadits tentang itu.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-935"></span>Dalam Surat Al Fatihah yang setiap hari kita baca di dalam sholat Allah mengingatkan kita agar tidak mengikuti kaum yang dimurkai Allah (Al Maghdub/Yahudi) dan kaum yang sesat (Adl Dlolliin/Nasrani). Ada celaan Allah terhadap kaum Yahudi dan Nasrani, namun tidak ada celaan terhadap Syi&#8217;ah di situ.</p>
<p style="text-align:justify;">Boleh dikata Israel itu Yahudi. Dan AS itu 95% lebih adalah Nasrani. Sedang Iran, meski Syi&#8217;ah, namun mereka itu adalah Islam. Tuhannya masih Allah, Al Qur&#8217;an masih sama, dan Nabi mereka masih Nabi Muhammad SAW. Kita berhaji dan sholat bersama mereka di tanah suci Mekkah. Mereka menamakan negaranya sejak Revolusi Iran di tahun 1979 sebagai REPUBLIK ISLAM IRAN.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak fitnah oleh media Salafi Wahabi bahwa peluru/senjata Iran tidak pernah menyentuh Israel. Padahal senjata Iran seperti roket dan rudal sudah ribuan kali jatuh di tanah Israel melalui milisi Hizbullah di Lebanon dan Hamas di Palestina. Jarak Iran-Israel itu 1500 km. Peluru senapan jangkauan kurang dari 1 km. Sementara mayoritas rudal Iran jangkauannya di bawah 1500 km. Jika pun sekarang ada rudal Shahab yang bisa menjangkau Israel, itu baru diujicoba tahun 2008 dan sebetulnya bisa dihadang pasukan2 AS yang ada di Iraq dan Arab Saudi. Lihat:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/adakah-satu-peluru-iran-jatuh-di-tanah-israel/">http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/adakah-satu-peluru-iran-jatuh-di-tanah-israel/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.eramuslim.com/berita/dunia/mesin-mesin-pembantai-yang-di-pakai-zionis-israel.htm">http://www.eramuslim.com/berita/dunia/mesin-mesin-pembantai-yang-di-pakai-zionis-israel.htm</a></p>
<p style="text-align:justify;">Sebelumnya mereka fitnah Khadafi yang anti AS dan Israel sebagai Thoghut Fir&#8217;aun dan musuh Allah padahal Khadafi itu sholat dan membantu pembangunan banyak masjid termasuk Masjid Muamar Khadafi di Sentul.</p>
<p style="text-align:justify;">Nabi dalam Nubuwatnya menyatakan bahwa ummat Islam akan memerangi kaum Yahudi hingga habis:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dari Abu Hurairah ra, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda : “Kiamat tidak akan terjadi sehingga kaum Muslimin memerangi Yahudi, lalu kaum Muslimin akan membunuh mereka sampai-sampai setiap orang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, tetapi batu dan pohon itu berkata, ‘Wahai Muslim, wahai hamba Allah, ada orang Yahudi di belakangku, kemarilah dan bunuhlah dia.’ Kecuali (pohon) gharqad karena ia adalah pohon Yahudi.” [HR Muslim no. 2922, Imam Ahmad no. 27502 dan 10476,  Bukhari no. 2926]</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sesuai hadits di atas, yang memerangi kaum Yahudi adalah ummat Islam. Jadi seandainya Republik Islam Iran yang menyerang Israel, itulah ummat Islam yang memerangi Yahudi.</p>
<p style="text-align:justify;">Apalagi ada hadits Nabi yang menyebut Keutamaan Persia (Iran)<br />
Hadis riwayat Abu Hurairah ra., ia berkata:<br />
<strong>Rasulullah saw. bersabda: Seandainya agama itu berada pada gugusan bintang yang bernama Tsuraya niscaya salah seorang dari Persia atau dari putra-putra Persia akan pergi ke sana untuk mendapatkannya. (Shahih Muslim No.4618)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Sebaliknya kaum Salafi Wahabi yang menista ummat Islam di Iran sebagai kafir, ternyata didirikan Muhammad bin Abdul Wahab yang lahir di Najd di dekat Riyadh (Ibukota Arab Saudi). Satu tempat yang digambarkan Nabi sebagai tempat kaum Khawarij yang menebar fitnah.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukan hanya Syi&#8217;ah yang jadi korban lisan, tulisan, bahkan pedang mereka, tapi juga kaum Ahlus Sunnah Wal Jama&#8217;ah, Sufi, dsb. Bahkan kelompok Wahabi sendiri dari Hizbut Tahrir dan Ikhwanul Muslimin sempat mereka umpat karena masalah demonstrasi dan politik:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://syiarislam.wordpress.com/2012/01/04/salafi-wahabi-memecah-belah-islam-dari-dalam/">http://syiarislam.wordpress.com/2012/01/04/salafi-wahabi-memecah-belah-islam-dari-dalam/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Sulit memang dipercaya. Tapi jika kita pelajari sejarah, Ibnu Suud dengan dibantu Muhammad bin Abdul Wahab dibantu persenjataannya oleh penjajah Inggris untuk memberontak/bughot melawan penguasa Mekkah dan Madinah yang saat itu di bawah perlindungan Kekhalifahan Islam Turki Usmani. Ini menyebabkan Kekhalifahan Turki Usmani lemah dan akhirnya Palestina jatuh ke tangan Inggris guna diserahkan ke Israel yang Yahudi. Jadi dari awal memang sudah bekerjasama dengan kaum Yahudi dan Nasrani memerangi sesama Muslim.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekarang pun mereka menyediakan pangkalan militer dan dana bagi AS yang kafir harbi guna membantai ummat Islam di Iraq. Menurut firman Allah dalam ayat Al Qur&#8217;an di atas, hanya orang yang punya penyakit hati/munafik yang mendekat kepada kaum Yahudi dan Nasrani.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/najd.jpg"><img title="najd" src="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/najd.jpg?w=468&#038;h=450&#038;h=450" alt="" width="468" height="450" /></a>Ada khilafiyah tentang kota Najd yang disebut Nabi sebagai tempat Khawarij/timbulnya Fitnah. Adakah di Najd (dekat Riyadh) atau di Iraq.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga, ‘Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:</strong><br />
<strong>Bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda sambil menghadap ke arah timur: Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana! Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana. Yaitu tempat muncul tanduk setan. (Shahih Muslim No.5167)</strong></p>
<h2 style="text-align:justify;">حدثنا عبد الله ثنا أبي ثنا أبو سعيد مولى بنى هاشم ثنا عقبة بن أبي الصهباء ثنا سالم عن عبد الله بن عمر قال صلى رسول الله صلى الله عليه و سلم الفجر ثم سلم فاستقبل مطلع الشمس فقال ألا ان الفتنة ههنا ألا ان الفتنة ههنا حيث يطلع قرن الشيطان</h2>
<p style="text-align:justify;"><strong>Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah yang menceritakan kepada kami ayahku yang berkata telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id mawla bani hasyim yang berkata telah menceritakan kepada kami Uqbah bin Abi Shahba’ yang berkata telah menceritakan kepada kami Salim dari ‘Abdullah bin Umar yang berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan shalat fajar kemudian mengucapkan salam dan menghadap kearah matahari terbit seraya bersabda “fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan” [Musnad Ahmad 2/72 no 5410 dengan sanad shahih]</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai hadits di atas tentang Najd sesungguhnya menunjukkan Najd itu adalah Najd yang dikenal umum baik di zaman Nabi mau pun sekarang. Bukan tempat lainnya sebagaimana ditafsirkan Ibnu Taimiyyah ada di Kufah. Apalagi Najd yang dikenal di zaman Nabi di hadits tersebut disebut ada di TIMUR kota Madinah dan tempat terbitnya matahari. Tak mungkin penduduk Madinah melihat matahari terbit dari arah Kufah. Najd sekarang pun memang selain di Timur Madinah juga merupakan dataran Tinggi (762 hingga 1.525 meter di atas permukaan laut)</p>
<h2 style="text-align:justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Najd">http://id.wikipedia.org/wiki/Najd</a></h2>
<p style="text-align:justify;">Ada pernyataan kelompok Salafi Wahabi mengenai celaan terhadap kota Najd yang merupakan tempat kelahiran pendiri paham Wahabi: Muhammad bin Abdul Wahab. “Apa salahnya jika lahir di Najd? Apakah otomatis akan jadi Khawarij/Sesat?”</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak salah memang. Apalagi jika memang orang tersebut memurnikan ajaran Islam dengan memurnikan Tauhid dan menghidupkan Sunnah. Yang jadi masalah adalah jika cara dakwahnya akhirnya menganggap sesat/kafir sesama Muslim bahkan ulama apalagi sampai membunuh sesama Muslim sehingga timbul Fitnah. Jika itu sampai terjadi, tentu orang tersebut merupakan Khawarij pembuat Fitnah yang disebut Nabi berasal dari Najd di sebelah timur kota Madinah (arah tempat terbitnya matahari di kota Madinah).</p>
<table width="463" border="1" cellspacing="0" cellpadding="0">
<tbody>
<tr>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="271"><strong>PERIHAL</strong></td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64"><strong>Yahudi</strong></td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64"><strong>Nasrani</strong></td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64"><strong>Syi’ah</strong></td>
</tr>
<tr>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="271">Menghina Allah</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">X</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="271">Menghina Al Qur’an</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">X</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="271">Menghina Nabi Muhammad</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">X</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="271">Bantai Muslim di Palestina</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">X</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="271">Bantai Muslim di Iraq,Afghanistan,Pakistan</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">X</p>
</td>
</tr>
<tr>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="271">Bela Hizbullah (Syi’ah) dan HAMAS (Suni)</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">X</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">X</p>
</td>
<td valign="bottom" nowrap="nowrap" width="64">
<p align="center">V</p>
</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p style="text-align:justify;">Saya buat matriks perbandingan di atas agar ummat Islam bisa lebih jernih dalam berpikir.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat Salman Rushdie menulis buku &#8220;Ayat-ayat Setan&#8221; (Satanic Verses) yang menghina Allah, Nabi Muhammad, dan Istri-istri Nabi, boleh dikata Imam Khomeini-lah yang mengeluarkan Fatwa Hukuman Mati untuk Salman Rushdie di tahun 1989 sehingga Salman hingga sekarang bersembunyi ketakutan di Inggris:</p>
<p><a href="http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/10/13/139770-salman-rushdie-buat-memoar-selama-dalam-persembunyian">http://www.republika.co.id/berita/breaking-news/internasional/10/10/13/139770-salman-rushdie-buat-memoar-selama-dalam-persembunyian</a></p>
<p style="text-align:justify;">Ciri-ciri ummat Islam adalah bersikap lemah lembut terhadap sesama Muslim. Yaitu orang-orang yang mengakui Allah sebagai satu-satunya Tuhan, Malaikat, Kitab Suci Al Qur’an, Nabi Muhammad sebagai Nabi yang terakhir, dan Hari akhir serta menjalankan 5 rukun Islam:</p>
<p style="text-align:justify;">“Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah <strong>kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu.</strong> Karena itu ma’afkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawaratlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila kamu telah membulatkan tekad, maka bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertawakkal kepada-Nya.” [Ali 'Imran 159]</p>
<p style="text-align:justify;">Ummat Islam itu berkasih sayang terhadap sesama, namun keras terhadap orang-orang kafir:</p>
<p style="text-align:justify;">“<strong>Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka..</strong>.” [Al Fath 29]</p>
<p style="text-align:justify;">“..<strong>kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mukmin, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir..</strong>.” [Al Maa-idah 54]</p>
<p style="text-align:justify;">Karena itu pernyataan kaum Salafi Wahabi yang mengatakan lebih baik berteman dengan kaum Yahudi dan Nasrani ketimbang kaum Syi’ah sebetulnya bertentangan dengan ajaran Islam. Sebab kaum Yahudi dan Nasrani itu bukan cuma mengingkari sahabat, namun juga Allah, Kitab Al Qur’an, dan Nabi Muhammad.</p>
<p style="text-align:justify;">Orang-orang yang beriman tidak akan mengambil kaum Yahudi dan Nasrani sebagai pemimpin:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi pemimpin-pemimpin(mu); sebahagian mereka adalah pemimpin bagi sebahagian yang lain. Barangsiapa diantara kamu mengambil mereka menjadi pemimpin, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. [Al Maa-idah 51]</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Hanya orang munafik yang dekat dengan kaum Yahudi dan Nasrani yang saat ini tengah memusuhi Islam dan membantai ummat Islam:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>“Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: “Kami takut akan mendapat bencana.” Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.” [Al Maa-idah 52]</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://media-islam.or.id/2011/11/30/haram-berteman-dengan-kafir-harbi-dan-membunuh-sesama-muslim/">http://media-islam.or.id/2011/11/30/haram-berteman-dengan-kafir-harbi-dan-membunuh-sesama-muslim/</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/12/arabas.jpg?w=468" alt="" /></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;"><span style="font-size:11px;line-height:normal;">Contoh berita di bawah menyalahkan Iran yang tidak membela Iraq dan Afghanistan ketika diserang AS:</span></span></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayatullah.com/read/20711/17/01/2012/iran:-simbol-anti-imperialisme-setengah-hati!.html">http://hidayatullah.com/read/20711/17/01/2012/iran:-simbol-anti-imperialisme-setengah-hati!.html</a></p>
<p style="text-align:justify;">Kenapa dia tidak menyalahkan Arab Saudi yang jelas-jelas menyediakan pangkalan militer dan juga dana bagi pasukan AS guna menyerang Iraq? Apalagi Iraq yang dibantu negara2 Arab, AS, dan Eropa sebelumnya menyerang Iran di perang Iran-Iraq di tahun 1980-1988.</p>
<p style="text-align:justify;">Kenapa dia tidak menyalahkan Pakistan yang menyediakan pangkalan militer bagi pasukan AS guna menyerang Afghanistan?</p>
<p style="text-align:justify;">Pangkalan-pangkalan militer AS ada di negara-negara Arab, Turki, dan Pakistan. Bukan Iran. Silahkan lihat negara-negara berwarna ungu yang menyediakan pangkalan militer bagi AS:</p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://kabarislam.files.wordpress.com/2011/11/iran-surrounded-by-us2.jpg?w=468" alt="Berbagai Pangkalan Militer AS (Warna Ungu) di Negara2 Islam Mengepung Iran" /></p>
<p style="text-align:justify;">Sebaliknya di situs itu juga penulis menyalahkan Suriah yang anti AS dan Israel sebagai membantai rakyatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Padahal yang disebut &#8220;rakyat&#8221; itu adalah pemberontak yang didukung AS dan Israel dengan senjata sebagaimana di Libya. Buktinya para pemberontak tersebut membunuh ratusan milisi Hizbullah yang membela pemerintah Suriah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari hadits di bawah, insya Allah Suriah (Syam) termasuk negeri yang diberkahi Allah:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga, ‘Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tapi pada dasarnya akan muncul Imam Mahdi. Menurut Nabi namanya sama dengan beliau begitu pula nama bapaknya yaitu Muhammad bin Abdullah. Imam Mahdi merupakan keturunan Nabi Muhammad/Ahli Bait. Insya Allah Imam Mahdi ini memimpin ummat Islam memerangi Dajjal. Di sinilah mungkin titik temu Sunni dan Syi&#8217;ah karena literatur hadits keduanya mengakui adanya Imam Mahdi meski ada beberapa perbedaan.</p>
<h1 style="text-align:justify;">عَنْ عَبْدِ اللهِ عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لَوْ لَمْ يَبْقَ مِنَ الدُّنْيَا إِلاَّ يَوْمٌ &#8211; قَالَ زَائِدَةُ فِى حَدِيْثِهِ &#8211; لَطَوَّلَ اللهُ ذَلِكَ اليَوْمَ ثُمَّ اتَّفَقُوا حَتىَّ يَبْعَثَ فِيْهِ رَجُلاً مِنِّي &#8211; أَوْ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي- يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي وَاسْمُ أَبِيْهِ اسْمَ أَبِى. زَادَ فِي حَدِيْثِ فِطْرٍ: يَمْلأُ اْلأَرْضَ قِسْطًا وَعَدْلاً كَمَا مُلِئَتْ ظُلْمًا وَجَوْرًا. وَقَالَ فِى حَدِيْثِ سُفْيَانَ: لاَ تَذْهَبُ أَوْ لاَ تَنْقَضِى الدُّنْيَا حَتَّى يَمْلِكَ الْعَرَبَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ بَيْتِي يُوَاطِئُ اسْمُهُ اسْمِي. قاَلَ أَبُوْ دَاوُدَ: لَفْظُ عُمَرَ وَأَبِى بَكْرٍ بِمَعْنىَ سُفْيَانَ وَلَمْ يَقُلْ أَبُوْ بَكْرٍ: الْعَرَبَ</h1>
<p style="text-align:justify;">Dari Abdullah dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:<br />
“Kalau saja tdk tersisa dari dunia ini kecuali sehari saja sungguh Allah akan memanjangkan hari tersebut sampai Allah mengutus kepada seorang laki2 dari keturunanku atau dari keluargaku. Namanya sesuai dgn namaku dan nama ayahnya sama dgn nama ayahku.” [Al-Imam Abu Dawud rahimahullahu no. 4282]</p>
<p style="text-align:justify;">Ada Nubuwah yang saya dengar (saya lupa sumbernya) yaitu ummat Islam akan berjaya selama 7 abad, tenggelam selama 7 abad, dan bangkit lagi selama 7 abad. Kejayaan Islam yang pertama selama 7 abad telah terbukti sehingga Islam menyebar dari Indonesia hingga Spanyol dan Portugis. Tenggelamnya Islam selama 7 abad pun telah terbukti dengan dijajahnya negara-negara Islam sehingga Palestina pun jatuh ke tangan Israel. Nah di abad ke 14 Hijriyah inilah ummat Islam akan bangkit kembali.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini tahun 1433 Hijriyah. Hanya ada 2 negara Islam yang jelas memakai nama Islam: Republik Islam Pakistan dan Republik Islam Iran. Pakistan memakai sistem sekuler dan menyediakan pangkalan militernya ke AS guna menyerang ummat Islam di Afghanistan. Iran meski Islam Syi&#8217;ah memakai Al Qur&#8217;an sebagai sumber hukumnya dan Ulama sebagai pucuk pimpinannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi ada hadits-hadits yang mengkaitkan Khurasan dan Isfahan yang ada di Iran dengan Dajjal, Yahudi, dan Syi&#8217;ah. Adakah artinya kaum Syi&#8217;ah sekarang adalah Yahudi dan pengikut Dajjal? Apakah tidak bertentangan dengan hadits keutamaan Bangsa Persia di atas? Adakah hadits Nabi di atas salah? Bukankah Nabi maksum?</p>
<p style="text-align:justify;">Kita harus tela&#8217;ah dengan teliti hadits-hadits di atas agar tidak bertentangan. Pertama wilayah Khurasan/Khorasan yang dikenal zaman dulu bukan hanya ada di Iran. Tapi ada di beberapa negara seperti di Iran, Tajikistan, Uzbekistan, dan Afghanistan. Bahkan kota Bukhara tempat lahirnya Imam Bukhari ada di daerah Khurasan. Adakah itu berarti Imam Bukhari pengikut Dajjal? Tidak bukan. Karena Imam Bukhari beda waktu dengan keluarnya Dajjal tersebut. Banyak ulama seperti Imam Hambali (Pendiri Madzhab Hambali), Imam Bukhari, Imam Baihaqi, Yahya bin Yahya serta guru-guru dari Imam Muslim dan Imam Hanafi berasal dari Khurasan. Jadi menganggap orang-orang Khurasan sekarang sebagai pengikut Dajjal adalah tindakan yang sembrono. Silahkan lihat petanya:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/khorasan1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-948" title="khorasan" src="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/khorasan1.jpg?w=468&#038;h=348" alt="" width="468" height="348" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Dari peta di atas, Khurasan hanya sekitar 17% wilayah Iran, 70% wilayah Afghanistan, Turkmenistan, dan Uzbekistan, dan 100% wilayah Tajikistan. Osama bin Laden sendiri saat di Afghanistan berkata bahwa dia berjihad di Khurasan:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://ansarullah.ws/en/Category/mujahideen-news/al-qaeda-in-khurasan/">http://ansarullah.ws/en/Category/mujahideen-news/al-qaeda-in-khurasan/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Dari hadits panjang di Sahih Muslim:</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;..Sesungguhnya Dajjal adalah seorang pemuda yang rambutnya sangat keriting, matanya menonjol, seolah-olah saya menyamakan-nya dengan Abul &#8216;Uzza bin Qathan. Maka barangsiapa yang dapat bertemu dengannya, maka hendaklah membacakan atasnya ayat-ayat permulaan surat al-Kahfi. Dajjal itu akan keluar di Khallah, suatu jalanan yang terletak antara Syam dan Irak, lalu membuat kerusakan di bagian sebelah kanannya dan juga membuat kerusakan di bagian sebelah kirinya. Maka itu hai hamba-hamba Allah, tetapkanlah keimananmu semua.&#8221; Kita para sahabat bertanya: &#8220;Ya Rasulullah, berapa lama ia menetap di bumi?&#8221; Beliau s.a.w. menjawab: &#8220;Empatpuluh hari, yang sehari &#8211; hari pertama &#8211; itu lamanya sama dengan setahun, yang sehari lagi &#8211; hari kedua &#8211; lamanya seperti sebulan, yang sehari sesudah itu -hari ketiga &#8211; seperti sejum&#8217;at &#8211; yakni seminggu, sedang hari-hari yang selain tiga hari itu adalah sebagaimana keadaan hari-hari pada masamu sekarang ini&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Lengkapnya bisa dilihat di sini:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://oneforall84.blogspot.com/2011/03/dari-annawwas-bin-saman-r_7986.html">http://oneforall84.blogspot.com/2011/03/dari-annawwas-bin-saman-r_7986.html</a></p>
<p style="text-align:justify;">Dari hadits di atas, Dajjal berasal dari Khallah, satu tempat di antara Suriah dan Iraq. Dajjal tinggal selama 14 bulan dan 14 hari pada akhirnya akan mengikuti Dajjal dari kaum Yahudi dari kota Isfahan sebanyak 70 ribu orang:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dari Anas r.a. pula bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: &#8220;Yang mengikuti Dajjal dari golongan kaum Yahudi Isfahan itu ada sebanyak tujuh puluh ribu orang. Mereka itu mengenakan pakaian kependetaan.&#8221; (Riwayat Muslim)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Apakah itu artinya bangsa Persia (Iran) jadi pengikut Dajjal? Dari hadits di atas disebut Yahudi. Bukan Persia. Jadi kelompok yang mencoba mengait-ngaitkan kaum Islam Syi&#8217;ah yang Persia sebagai Yahudi dari kota Isfahan jelas mengada-ada. Jika memang bukan Yahudi, tentu Nabi akan menyebutnya dengan nama bangsa yang lainnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Kenapa Yahudi di Isfahan? Di Iran sebagaimana negara-negara Islamnya juga ada banyak Yahudi. Jika saat ini di Turki ada 17.000 dan di Indonesia 2.000, di Iran ada 10.400. Bisa jadi saat Dajjal muncul, jumlah pengikut Dajjal yang Yahudi di sana ada 70.000. Dajjal yang dari perbatasan Suriah-Iraq tersebut berkelana hingga ke Isfahan dan mendapatkan 70 ribu pengikut Yahudi di sana. Yang tidak mengikutinya (misalnya 80 juta rakyat Iran), bisa jadi dibunuh oleh Dajjal.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu bagaimana dengan hadits di bawah:</p>
<p style="text-align:justify;">Tirmidzi, Ibn Majah, Hakim, Ahmad, dan Dhiya’ dalam al-Mukhtar, dari Abu Bakar Shiddiq yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda, “Sesungguhya Dajjal muncul disebuah daerah di timur bernama Khurasan. Ia diikuti oleh orang-orang yang wajahnya seperti tameng yang ditempa palu.”</p>
<p style="text-align:justify;">Dari peta di atas, wilayah Khurasan di zaman Nabi mencakup hingga Tajikistan yang berbatasan dengan Cina sekarang. Di situ disebut Dajjal akan muncul di Khurasan diikuti oleh orang-orang yang wajahnya seperti tameng yang ditempa palu. Nabi mengenal bangsa Persia, Romawi (Kulit putih), dan Habsyi (Kulit Hitam). Jika memang bangsa Persia tentu Nabi akan menyebutnya sebagai Persia. Bisa jadi itu adalah bangsa Cina yang disaat Dajjal tiba sudah menempati Khorasan karena selain muka bangsa Cina (maaf) aneh bagi bangsa Arab (menurut bangsa Arab mungkin &#8220;Pesek&#8221; seperti perisai ditempa) juga bangsa Cina adalah bangsa pengembara.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Nabi memang semua negeri akan diinjak oleh Dajjal termasuk mungkin Indonesia. Hanya kota Mekkah dan Madinah saja yang aman. Ada pun sekelilingnya seperti Najd/Riyadh boleh jadi sudah dimasuki oleh Dajjal.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Anas r.a., katanya: &#8220;Rasulullah s.a.w. bersabda: &#8220;Tiada suatu negeripun melainkan akan diinjak oleh Dajjal, kecuali hanya Makkah dan Madinah yang tidak. Tiada suatu lorongpun dari lorong-lorong Makkah dan Madinah itu, melainkan di situ ada para malaikat yang berbaris rapat untuk melindunginya. Kemudian Dajjal itu turunlah di suatu tanah yang berpasir -di luar Madinah- lalu kota Madinah bergoncanglah sebanyak tiga goncangan dan dari goncangan-goncangan itu Allah akan mengeluarkan akan setiap orang kafir dan munafik.&#8221; (Riwayat Muslim)</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah SAW bersabda sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Umamah Al Bahili, “Di awal kemunculannya, ia berkata: ‘Aku adalah Nabi. Padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata: ‘Aku adalah Rabb kalian’, padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati.” (HR. Ibnu Majjah. II/512-516)</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah beberapa hadits yang berkaitan dengan Dajjal. Dajjal adalah keturunan Yahudi yang buta sebelah matanya dan lahir di Khallah (Antara Syam dan Iraq). Pertama mengaku Nabi kemudian mengaku sebagai Tuhan. Selain lokasi kita juga harus menganalisa waktunya agar jangan sampai para ulama dari Khurasan seperti Imam Bukhari, Imam Baihaqi serta guru-guru dari Imam Hanafi dan Imam Muslim divonis jadi pengikut Dajjal.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari Al Qur&#8217;an dan hadits-hadits di atas insya Allah kita tahu mana yang haq dan mana yang batil. Kita tahu apa pun itu, yang dikutuk Allah dan akan diperangi ummat Islam adalah YAHUDI dan Dajjal. Bukan yang lain.</p>
<p style="text-align:justify;">Ini adalah pendapat para ulama Ahlus Sunnah Wal Jama&#8217;ah tentang Syi&#8217;ah:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://media-islam.or.id/2012/01/11/rekomendasi-mui-tentang-syiah/">http://media-islam.or.id/2012/01/11/rekomendasi-mui-tentang-syiah/</a></p>
<h1 style="text-align:justify;">Referensi:</h1>
<p>Di <a title="Khurasan" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Khurasan">Khurasan</a>, Imam Muslim berguru kepada <a title="Yahya bin Yahya (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yahya_bin_Yahya&amp;action=edit&amp;redlink=1">Yahya bin Yahya</a> dan <a title="Ishak bin Rahawaih (halaman belum tersedia)" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ishak_bin_Rahawaih&amp;action=edit&amp;redlink=1">Ishak bin Rahawaih</a></p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Muslim">http://id.wikipedia.org/wiki/Imam_Muslim</a></p>
<p style="text-align:justify;">http://blog.re.or.id/imam-mahdi-adalah-keturunan-nabi-shallallahu-alaihi-wa-sallam.htm</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Muhammad bin Abdul Wahab dalam berdakwah memakai pedang atau senjata senapan. Sayangnya senapannya dari Penjajah Inggris dan yang dia tembak adalah sesama Muslim yang dia anggap musyrik. Di antaranya penduduk Mekkah dan Madinah:</strong></p>
<p>Merekalah yang meneruskan perjuangan al-maghfurlah Syeikh Muhammad bin `Abdul Wahab yang dibantu oleh para muridnya dan pendukung-pendukung ajarannya. Demikianlah perjuangan Syeikh yang berawal dengan lisan, lalu dengan pena dan seterusnya dengan senjata, telah didukung sepenuhnya oleh Amir Muhammad bin Saud, penguasa Dar’iyah.</p>
<p>Beliau pertama kali yang mengumandangkan jihadnya dengan pedang pada tahun 1158 H. Sebagaimana kita ketahui bahwa seorang da’i ilallah, apabila tidak didukung oleh kekuatan yang mantap, pasti dakwahnya akan surut, meskipun pada tahap pertama mengalami kemajuan. Namun pada akhirnya orang akan jemu dan secara beransur-ansur dakwah itu akan ditinggalkan oleh para pendukungnya.</p>
<p>Oleh karena itu, maka kekuatan yang paling ampuh untuk mempertahankan dakwah dan pendukungnya, tidak lain harus didukung oleh senjata. Karena masyarakat yang dijadikan sebagai objek daripada dakwah kadangkala tidak mampan dengan lisan mahupun tulisan, akan tetapi mereka harus diiring dengan senjata, maka waktu itulah perlunya memainkan peranan senjata.</p>
<p>Alangkah benarnya firman Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala: &#8221; Sesungguhnya Kami telah mengutus Rasul-rasul Kami, dengan membawa bukti-bukti yang nyata dan telah Kami turunkan bersama mereka Al-Kitab dan Mizan/neraca (keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. Dan Kami ciptakan besi yang padanya terdapat kekuatan yang hebat dan pelbagai manfaat bagi umat manusia, dan supaya Allah mengetahui siapa yang menolong (agama)Nya dan RasulNya padahal Allah tidak dilihatnya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat dan Maha Perkasa.&#8221; (al-Hadid:25)</p>
<p>Ayat di atas menerangkan bahwa Allah Subhanahu wa Ta&#8217;ala mengutus para RasulNya dengan disertai bukti-bukti yang nyata untuk menumpaskan kebatilan dan menegakkan kebenaran. Di samping itu pula, mereka dibekalkan dengan Kitab yang di dalamnya terdapat pelbagai macam hukum dan undang-undang, keterangan dan penjelasan. Juga Allah menciptakan neraca (mizan) keadilan, baik dan buruk serta haq dan batil, demi tertegaknya kebenaran dan keadilan di tengah-tengah umat manusia.</p>
<p>Namun semua itu tidak mungkin berjalan dengan lancar dan stabil tanpa ditunjang oleh kekuatan besi (senjata) yang menurut keterangan al-Qur’an al-Hadid fihi basun syadid yaitu, besi baja yang mempunyai kekuatan dahsyat. yaitu berupa senjata tajam, senjata api, peluru, senapan, meriam, kapal perang, nuklir dan lain-lain lagi yang pembuatannya mesti menggunakan unsur besi.</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_bin_Abdul_Wahhab">http://id.wikipedia.org/wiki/Muhammad_bin_Abdul_Wahhab</a></p>
<p><strong>Ibnu Saud bersekutu dengan kafir harbi Inggris melawan kekhalifahan Islam Turki Usmani:</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Though for a time acknowledging the sovereignty of the <a title="Ottoman Sultans" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ottoman_Sultans">Ottoman Sultans</a> and even taking the title of <em><a title="Pasha" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pasha">pasha</a></em>, Ibn Saud allied himself to the British, in opposition to the Ottoman-backed <a title="Al Rashid" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Al_Rashid">Al Rashid</a>. For the period between 1915 and 1927, Ibn Saud&#8217;s dominions were a protectorate of the<a title="British Empire" href="http://en.wikipedia.org/wiki/British_Empire">British Empire</a>, pursuant to the 1915 <a title="Treaty of Darin (page does not exist)" href="http://en.wikipedia.org/w/index.php?title=Treaty_of_Darin&amp;action=edit&amp;redlink=1">Treaty of Darin</a>.</p>
<p><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/House_of_Saud">http://en.wikipedia.org/wiki/House_of_Saud</a></p>
<h1>Dokumen Ekspos Pendiri Saudi Yakinkan Inggris untuk Dirikan Negara Yahudi</h1>
<p><a href="http://syiarislam.files.wordpress.com/2012/01/suratsaudi.jpg"><img title="suratsaudi" src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2012/01/suratsaudi.jpg?w=450&#038;h=300&#038;h=300" alt="" width="450" height="300" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah dokumen kuno mengungkapkan bagaimana Sultan Abdul Aziz, pendiri Arab Saudi meyakinkan Inggris untuk menciptakan sebuah negara Yahudi di tanah Palestina, sebuah laporan berita mengatakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Dokumen, mengekspos komitmen mendalam dari Raja Saudi pertama dengan Inggris dan memberikan jaminan kepada pemerintah Inggris untuk memberikan Palestina kepada Yahudi.</p>
<p><a href="http://www.eramuslim.com/berita/dunia/dokumen-kuno-ekspos-pendiri-saudi-yakinkan-inggris-untuk-dirikan-negara-yahudi-di-palestina.htm">http://www.eramuslim.com/berita/dunia/dokumen-kuno-ekspos-pendiri-saudi-yakinkan-inggris-untuk-dirikan-negara-yahudi-di-palestina.htm</a></p>
<div>Ini komentar kaum Yahudi dan Nasrani bahwa Allah dan Nabi Muhammad adalah Pedofil (orang yg berzinah dgn anak2). Apa Syi&#8217;ah seburuk itu?</div>
<div>
<div><em><br />
1</em><a id="yiv1834205027ugccmt-rate-tu_1326851979941-64362773-4881-4a0c-98d2-930f4977bc7c" title="Thumbs Up" href="http://news.yahoo.com/iran-mocks-us-toy-drone-174851478--abc-news.html?ugccmt_success=NONJS_POST_SUCCESS#" rel="nofollow" target="_blank">Thumbs Up</a><a id="yiv1834205027ugccmt-rate-td_1326851979941-64362773-4881-4a0c-98d2-930f4977bc7c" title="Thumbs Down" href="http://news.yahoo.com/iran-mocks-us-toy-drone-174851478--abc-news.html?ugccmt_success=NONJS_POST_SUCCESS#" rel="nofollow" target="_blank">Thumbs Down</a><em>1</em></div>
<p><cite><a href="http://pulse.yahoo.com/_QLESCRETIWI75YZQ7RTYLU7W2U" rel="nofollow" target="_blank"><strong>. . .</strong></a>  •   1 min 10 secs ago  <a id="yiv1834205027ugccmt-report-abuse_1326851979941-64362773-4881-4a0c-98d2-930f4977bc7c" href="http://news.yahoo.com/iran-mocks-us-toy-drone-174851478--abc-news.html?ugccmt_success=NONJS_POST_SUCCESS#" rel="nofollow" target="_blank">Report Abuse</a></cite></p>
<blockquote><p>why don;t they recognize that mohammud and allah were pedophiles?</p></blockquote>
<blockquote><p><a href="http://news.yahoo.com/iran-mocks-us-toy-drone-174851478--abc-news.html" rel="nofollow" target="_blank">http://news.yahoo.com/iran-mocks-us-toy-drone-174851478&#8211;abc-news.html</a></p></blockquote>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabarislam.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabarislam.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabarislam.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabarislam.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabarislam.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabarislam.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabarislam.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabarislam.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabarislam.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabarislam.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabarislam.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabarislam.wordpress.com/935/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabarislam.wordpress.com/935/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabarislam.wordpress.com/935/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=935&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/17/konflik-as-israel-arab-dengan-iran-mengkaji-al-quran-dan-hadits/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/tankisraelhancur.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">tankisraelhancur</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/najd.jpg?w=468&#38;h=450" medium="image">
			<media:title type="html">najd</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/12/arabas.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://kabarislam.files.wordpress.com/2011/11/iran-surrounded-by-us2.jpg?w=468" medium="image">
			<media:title type="html">Berbagai Pangkalan Militer AS (Warna Ungu) di Negara2 Islam Mengepung Iran</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/khorasan1.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">khorasan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://syiarislam.files.wordpress.com/2012/01/suratsaudi.jpg?w=450&#38;h=300" medium="image">
			<media:title type="html">suratsaudi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Adakah Satu Peluru Iran Jatuh di Tanah Israel?</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/adakah-satu-peluru-iran-jatuh-di-tanah-israel/</link>
		<comments>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/adakah-satu-peluru-iran-jatuh-di-tanah-israel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 07:54:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A Nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Dunia Islam]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarislam.wordpress.com/?p=916</guid>
		<description><![CDATA[“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” [Al Hujuraat:6] http://media-islam.or.id/2009/09/07/mewaspadai-berita-orang-fasik-dan-adu-domba/ Habib Achmad Zein Alkaf dari di Yayasan Albayyinat Indonesia menyatakan di Hidayatullah sebagai berikut: http://hidayatullah.com/read/20325/22/12/2011/%93gerakan-syiah-indonesia-diremote-dari-iran%94.html Bukankah Iran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=916&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img src="http://kabarislam.files.wordpress.com/2011/11/iran-surrounded-by-us2.jpg?w=468" alt="Berbagai Pangkalan Militer AS (Warna Ungu) di Negara2 Islam Mengepung Iran" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.” [Al Hujuraat:6]</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://media-islam.or.id/2009/09/07/mewaspadai-berita-orang-fasik-dan-adu-domba/">http://media-islam.or.id/2009/09/07/mewaspadai-berita-orang-fasik-dan-adu-domba/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Habib Achmad Zein Alkaf dari di Yayasan Albayyinat Indonesia menyatakan di Hidayatullah sebagai berikut:</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://hidayatullah.com/read/20325/22/12/2011/%93gerakan-syiah-indonesia-diremote-dari-iran%94.html">http://hidayatullah.com/read/20325/22/12/2011/%93gerakan-syiah-indonesia-diremote-dari-iran%94.html</a></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Bukankah Iran termasuk yang paling keras pertentanganya melawan Israel?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pertanyaan itu saya balik. Pernahkah Anda melihat satu peluru saja yang dijatuhkan di tanah Israel?</p>
<p style="text-align:justify;">Memang di media, kesannya melawan Zionis-Israel. Tapi apa ada satu peluru saja yang dialamatkan ke Israel sebagaimana Hammas. Padahal jarak Iran dan Israel sangat dekat.</p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Jika kita lihat Peta, sebetulnya jarak Iran dan Israel tidaklah sedekat yang Habib Zein kira.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-916"></span>Jarak Iran-Israel itu sekitar 1500 km. Terhalang beberapa negara seperti Iraq dan Yordania. Jadi bagaimana peluru yang jangkauannya 1 km itu bisa jatuh di tanah Israel? Lihat bagaimana Senapan M 16 yang terkenal itu ternyata jangkauannya hanya 800 meter (kurang dari 1 km):</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://en.wikipedia.org/wiki/M16_rifle">http://en.wikipedia.org/wiki/M16_rifle</a></p>
<p style="text-align:justify;">Ada pun peluru kendali Iran juga rata-rata jangkauannya di bawah 500 km. Jika ditembakkan, paling cuma jatuh di wilayah Iraq. Jadi sebelum kita berburuk sangka, hendaknya kita pelajari geografi dan jarak antara Iran dengan Israel  serta jangkauan peluru.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/iran-hezbollah_rockets_lg.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-919" title="Iran-Hezbollah_Rockets_lg" src="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/iran-hezbollah_rockets_lg.jpg?w=468&#038;h=499" alt="" width="468" height="499" /></a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.defenseindustrydaily.com/iransyria-vs-israel-round-1-assessments-lessons-learned-02558/">http://www.defenseindustrydaily.com/iransyria-vs-israel-round-1-assessments-lessons-learned-02558/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Kalau pun sekarang ada Rudal Iran seperti Shahab yang katanya bisa menjangkau Israel, tapi paling baru dibuat di tahun 2006. Itu pun karena jauh, hulu ledaknya tidak melebihi dari 500 kg. Jadi kalau tidak diisi dengan bom nuklir, yang hancur cuma sekitar 1000 m2 saja. Itu pun akurasinya jika frekuensi komunikasinya di acak AS dan Israel bisa meleset puluhan km.</p>
<p style="text-align:justify;">Jumlahnya pun terbatas karena untuk rudal dengan jangkauan jauh harus dibuat besar dengan biaya mahal.</p>
<p style="text-align:justify;">Rudal jarak jauh ukurannya besar sehingga kecepatannya pun kurang cepat karena hambatan angin. Sehingga mudah disergap oleh rudal kecil yang cepat yang ditempatkan AS di berbagai pangkalan militernya di Iraq:</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Perisai rudal yang mereka tempatkan di Turki, Irak, Kuwait, Qatar, Bahrain dan Uni Emirat Arab tidak akan bisa menghalau semua rudal Iran,&#8221; kata Brigadir Jenderal Yahya Rahim-Safavi, Rabu (23/11) seperti dikutip ISNA.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/11/11/24/lv52a1-semua-orang-israel-berada-dalam-jangkauan-rudal-iran">http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/11/11/24/lv52a1-semua-orang-israel-berada-dalam-jangkauan-rudal-iran</a></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Terlepas dari pernyataan Jenderal Iran, namun serangan Rudal Scud dari Saddam Husein dari Iraq yang jaraknya lebih dekat dengan Israel (sekitar 400 km) terbukti cuma menimbulkan teror saja. Tidak ada korban jiwa yang jatuh sehingga Israel berani sesumbar jika Iran, Hizbullah, dan HAMAS menyerang Israel dengan roket, jumlah korban tewas paling hanya 500 orang.</p>
<p style="text-align:justify;">Penduduk Iran hanya 80 juta jiwa. Untuk melawan Israel, Iran juga harus melawan pendukung berat Israel, AS yang penduduknya 325 juta jiwa. Selain itu Iran harus berhadapan dengan negara2 NATO yang merupakan sekutu AS (Inggris, Perancis, Spanyol, Italia, dsb) yang total sekitar 300 juta jiwa. Iran juga harus berhadapan dengan negara2 Arab yang jadi sekutu AS dan menyediakan pangkalan militer bagi AS seperti Iraq, Kuwait, Qatar, Arab Saudi, Mesir, Pakistan, Afghanistan, dsb yang totalnya 300 juta jiwa. Jadi Iran yang penduduknya hanya 80 juta jiwa harus berhadapan dengan Israel+AS+Eropa NATO+Negara2 Arab sekutu AS yang totalnya 900 juta jiwa.</p>
<p style="text-align:justify;">Lihat bagaimana bersahabatnya Arab Saudi dengan AS:</p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/12/arabas.jpg?w=468" alt="" /></p>
<p style="text-align:justify;">Karena itulah Iran harus hati-hati dalam menyerang Israel. Toh sebetulnya ada tidak peluru Arab Saudi yang jatuh ke Israel?</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu sebetulnya Iran bersama Suriah mendukung Hizbullah dan Hamas dgn roket dan dana sehingga roket2 Iran sebetulnya jatuh juga di Israel. Lihat bagaimana Iran mendukung Hizbullah di Lebanon dan Hamas di Palestina:</p>
<blockquote>
<h1 style="text-align:justify;">Iran Bangga Dukung Hamas</h1>
<p style="text-align:justify;"><strong>TEHERAN</strong> - Ketua parlemen Iran Ali Larijani mengatakan, pihaknya bangga bisa memberi dukungan kepada kelompok perlawanan Hamas di Palestina dan Hezbullah di Lebanon.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Kami bangga membela Hamas dan Hezbullah. Kami tidak akan menyembunyikan (sikap) itu. Mereka itu pejuang untuk Tuhan dan Anda bisa menyebut mereka apa saja yang dikehendaki,&#8221; kata Larijani seperti dikutip <em>Press TV</em>, Selasa (26/5/2009).</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://news.okezone.com/read/2009/05/26/18/223192/iran-bangga-dukung-hamas">http://news.okezone.com/read/2009/05/26/18/223192/iran-bangga-dukung-hamas</a></p>
<h1>Khamenei: Iran Dukung Palestina yang Tunggal</h1>
<p style="text-align:justify;"><strong>Teheran, PelitaOnline</strong> - Pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, Sabtu, mengatakan Iran mendukung &#8220;negara Palestina tunggal yang merupakan milik rakyat Palestina&#8221;, dalam siaran langsung pidatonya di televisi pemerintah.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.pelitaonline.com/read/politik/internasional/16/300/khamenei-iran-dukung-palestina-yang-tunggal/">http://www.pelitaonline.com/read/politik/internasional/16/300/khamenei-iran-dukung-palestina-yang-tunggal/</a></p>
</blockquote>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">
<header>
<h2>Terbukti Lagi, Janji Hizbullah Hancurkan Kapal Perang Israel</h2>
</header>
<section>
<div>
<blockquote><p>“Pada pukul 16.30 waktu setempat hari Senin (31/7), perlawanan Islam Hizbullah berhasil meledakkan kapal perang milik angkatan laut Israel jenis Saer 4.5 yang ditumpangi oleh sekitar 53 polisi dan tentara Zionis. Kapal perang tersebut berada di dekat pantai Selatan Libanon,” demikian bunyi berita sekilas di televisi Al-Manaar.</p></blockquote>
</div>
</section>
</div>
<blockquote>
<div style="text-align:justify;">Sementara pihak Hizbullah berhasil membunuh 51 orang Israel, 32 orang di antaranya adalah militer Israel. Sementara 330 ribu orang Israel lari dari wilayah utara mengungsi karena khawatir terkena rudal Hizbullah. (na-str/iol/almqw)</div>
<div style="text-align:justify;"><a href="http://www.eramuslim.com/berita/dunia/terbukti-lagi-janji-hizbullah-hancurkan-kapal-perang-israel.htm">http://www.eramuslim.com/berita/dunia/terbukti-lagi-janji-hizbullah-hancurkan-kapal-perang-israel.htm</a></div>
</blockquote>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">Milisi Hamas (Sunni) dan Hizbullah (Syi&#8217;ah) yang didukung Suriah dan Iran dengan roket dan dana beberapa kali menewaskan tentara Israel. Silahkan lihat:</div>
<blockquote>
<div style="text-align:justify;">07/08/2006 11:18</div>
<p style="text-align:justify;"><strong>Gempuran Roket Hezbollah Tewaskan 12 Pasukan Israel</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Beirut, <em><strong>NU Online</strong></em><br />
Pejuang Hezbollah kembali menggempur wilayah Israel dengan menembakkan roket-roketnya yang menewaskan 12 tentara Israel dan 3 warga sipil lainnya, Minggu (6/8). Demikian sumber Reuters melaporkan.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.nu.or.id/page/id/dinamic_detil/1/5119/Warta/Gempuran_Roket_Hezbollah_Tewaskan_12_Pasukan_Israel.html">http://www.nu.or.id/page/id/dinamic_detil/1/5119/Warta/Gempuran_Roket_Hezbollah_Tewaskan_12_Pasukan_Israel.html</a></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Roket-roket Hizbullah menewaskan 15 orang di Israel Ahad, termasuk 12 tentara cadangan. Ini adalah korban tewas terbanyak yang dialami Israel dalam sehari sejak perang Lebanon dimulai 12 Juli.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.antaranews.com/print/1155035638/hizbullah-tewaskan-empat-tentara-israel">http://www.antaranews.com/print/1155035638/hizbullah-tewaskan-empat-tentara-israel</a></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Video Milisi Hizbullah menjebak dan menewaskan 12 pasukan Komando Israel di Lebanon tahun 1997:</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/adakah-satu-peluru-iran-jatuh-di-tanah-israel/"><img src="http://img.youtube.com/vi/ivvMuKhF6x4/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p style="text-align:justify;">Video tank Israel yang dihancurkan dan diambil Hizbullah:</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/adakah-satu-peluru-iran-jatuh-di-tanah-israel/"><img src="http://img.youtube.com/vi/0t-RAcgpI7I/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Hamas yang dipersenjatai Iran dengan roket dan berbagai senjata lainnya pun berulangkali menjatuhkan roket2nya di wilayah Israel dan menewaskan ribuan tentara Israel:</p>
<blockquote>
<h1 style="text-align:justify;">Di Usianya ke-24 Tahun, Hamas Tewaskan 1.365 Tentara Israel</h1>
<div id="newsdate" style="text-align:justify;">Kamis, 15 Desember 2011 12:05 WIB</div>
</blockquote>
<div id="newstext">
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">REPUBLIKA.CO.ID, GAZA &#8211; Hamas memperingati ulang tahunnya ke 24 pada Rabu (14/12) waktu setempat. Seketika, alun-alun kota Gaza berubah menjadi lautan hijau karena berkibarnya bendera Hamas. Dalam pidatonya, pemimpin Hamas, Ismail Haniyeh, bersumpah untuk terus melakukan perlawanan hingga akhir pendudukan Islael di tanah mereka.</p>
<p>&#8220;Perlawanan adalah jalan. Itu adalah pilihan strategis untuk membebaskan Palestina mulai dari sungai (Yordan) hingga ke laut (Mediterania) untuk menghapus penjajah dari tanah Palestina yang diberkahi,&#8221; kata Haniyeh dalam kerumunan massa.</p>
<p style="text-align:justify;">Menandai peringatan miladnya ke 24, Brigade Ezzedine al-Qassam &#8211;sayap bersenjata Hamas&#8211; merilis prestasi mereka sejak berdiri pada 14 Desember 1987. Mereka mengatakan telah menembakkan 11.093 roket dan proyektil lainnya ke Israel Selatan.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain itu, <a href="http://www.alarabiya.net/articles/2011/12/15/182655.html" target="_self">Hamas mengklaim telah melakukan 1.117 serangan. </a>Itu termasuk 87 kali aksi intifadah. Sebanyak 1.365 tentara Israel telah tewas dan sekitar 1.365 tentara Israel mengalami luka-luka.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/12/15/lw8bh0-di-usianya-ke24-tahun-hamas-tewaskan-1365-tentara-israel">http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/11/12/15/lw8bh0-di-usianya-ke24-tahun-hamas-tewaskan-1365-tentara-israel</a></p>
</blockquote>
</div>
<p style="text-align:justify;">Video Iran melatih milisi Hamas dari Gaza (Sunni) memakai senjata anti tank untuk melawan Israel:</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/adakah-satu-peluru-iran-jatuh-di-tanah-israel/"><img src="http://img.youtube.com/vi/UujogaW5rL8/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p style="text-align:justify;">Jadi sudah sepatutnya kita mengabaikan fitnah/kabar bohong yang sekedar mengadu-domba Sunni dengan Syi&#8217;ah sebagaimana berita di www.hidayatullah.com atau di www.eramuslim.com. Berita itu hanya menguntungkan AS dan Israel.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika memang ada perselisihan antara Sunni dengan Syi&#8217;ah, hendaknya kita damaikan. Bukan justru dikompori/diadu-domba. Jika ada yang zhalim, perangi mereka hingga berdamai.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebetulnya AS dan Israel sudah beberapa kali menyerang Iran baik saat pembebasan sandera kedubes AS di Iran yang gagal dalam operasi Eagle Claw di tahun 1980, Penembakan pesawat penumpang Iran yang menewaskan 290 penumpang oleh Kapal USS Vincennes, pembunuhan 4 ahli nuklir Iran, dsb.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika pun AS dan Israel masih belum menyerang Iran secara frontal, ini karena mereka takut akan kekuatan Iran:</p>
<blockquote>
<p style="text-align:justify;">Mantan Angkatan Udara AS Letnan Kolonel Karen Kwiatkowski yang saat ini bekerja di Pentagon mengatakan, ketegangan antara Iran dan AS akan memakan jangka waktu yang lama. Kwiatkowski yakin, AS tidak memiliki keseriusan dalam menyerang Iran karena Iran merupakan negara yang kuat, bahkan lebih kuat dibanding Irak dan Afghanistan.</p>
<p>&#8220;Akan timbul kerugian yang sangat besar dan instan bila AS menyerang Iran. Iran memiliki kontur wilayah yang berbeda dari negara-negara Arab lainnya dan pasukan yang kuat. Iran juga tidak akan tinggal diam,&#8221; ujar Kwiatkowski, seperti dikutip <em>Russia Today</em>, Jumat (13/1/2012).</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://international.okezone.com/read/2012/01/13/412/556721/iran-kuat-tak-seperti-irak-afghanistan">http://international.okezone.com/read/2012/01/13/412/556721/iran-kuat-tak-seperti-irak-afghanistan</a></p>
</blockquote>
<p style="text-align:justify;">Silahkan baca juga:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://kabarislam.wordpress.com/2011/12/31/ketika-as-dan-israel-menyerang-iran-anda-memihak-siapa/">http://kabarislam.wordpress.com/2011/12/31/ketika-as-dan-israel-menyerang-iran-anda-memihak-siapa/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://kabarislam.wordpress.com/2011/12/14/fitnah-salafi-wahabi-terhadap-iran/">http://kabarislam.wordpress.com/2011/12/14/fitnah-salafi-wahabi-terhadap-iran/</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/04/salafi-wahabi-memecah-belah-islam-dari-dalam/">http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/04/salafi-wahabi-memecah-belah-islam-dari-dalam/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Referensi:</p>
<h2 style="text-align:justify;"><a href="http://www.suaramedia.com/berita-dunia/timur-tengah/7256-tak-hiraukan-as-iran-tetap-dukung-hamas-hizbullah.html">Tak Hiraukan AS, Iran Tetap Dukung Hamas-Hizbullah</a></h2>
<p style="text-align:justify;">TEHERAN (Berita SuaraMedia) &#8211; Seorang pejabat senior Iran mengatakan Teheran dengan bangga mengatakan akan membela gerakan perlawanan di wilayah Timur Tengah, yaitu Hamas dan Hizbullah, tanpa memperhatikan apa yang dilabelkan AS terhadap mereka.<br />
&#8220;Kami bangga untuk membela Hamas dan Hizbullah. Kami tidak mencoba untuk menyembunyikannya. Mereka pejuang di jalan Allah, dan Anda dapat memanggil mereka apa yang anda inginkan,&#8221; Juru bicara Parlemen, Ali Larijani mengatakan di Teheran.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.suaramedia.com/berita-dunia/timur-tengah/7256-tak-hiraukan-as-iran-tetap-dukung-hamas-hizbullah.html">http://www.suaramedia.com/berita-dunia/timur-tengah/7256-tak-hiraukan-as-iran-tetap-dukung-hamas-hizbullah.html</a></p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.defenseindustrydaily.com/iransyria-vs-israel-round-1-assessments-lessons-learned-02558/">http://www.defenseindustrydaily.com/iransyria-vs-israel-round-1-assessments-lessons-learned-02558/</a></p>
<h1 style="text-align:justify;">Barak: Israel Mampu Bertahan Diserang Iran</h1>
<h2 style="text-align:justify;">Ehud Barak mengatakan korban sipil yang jatuh di Israel diperkirakan hanya 500 orang.</h2>
<p style="text-align:justify;">Barak mengatakan Israel dapat melancarkan serangan udara dan menghancurkan fasilitas-fasilitas nuklir Iran. Tentu saja, ujarnya, Iran akan melakukan serangan balasan dengan meluncurkan rudal jarak jauhnya. Serangan dari Iran juga akan memicu serangan bantuan dari Hizbullah dan Hamas ke wilayah Israel.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, dia membantah serangan-serangan tersebut akan menghancurkan Israel secara keseluruhan. Dia mengatakan bahwa Israel dapat bertahan dan selamat dengan hanya sedikit korban jatuh dari warga sipil.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Tidak mungkin mencegah kerusakan. Memang tidak akan menyenangkan. Tapi tidak ada skenario 50 ribu orang tewas, atau 5 ribu yang terbunuh&#8211;jika warga tetap di rumah saat penyerangan, mungkin korban sipil tidak lebih dari 500 orang,&#8221; kata Barak.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://dunia.news.viva.co.id/news/read/262749-israel-dapat-bertahan-dari-serangan-iran">http://dunia.news.viva.co.id/news/read/262749-israel-dapat-bertahan-dari-serangan-iran</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabarislam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabarislam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabarislam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabarislam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabarislam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabarislam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabarislam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabarislam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabarislam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabarislam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabarislam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabarislam.wordpress.com/916/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabarislam.wordpress.com/916/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabarislam.wordpress.com/916/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=916&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/adakah-satu-peluru-iran-jatuh-di-tanah-israel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kabarislam.files.wordpress.com/2011/11/iran-surrounded-by-us2.jpg?w=468" medium="image">
			<media:title type="html">Berbagai Pangkalan Militer AS (Warna Ungu) di Negara2 Islam Mengepung Iran</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/iran-hezbollah_rockets_lg.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Iran-Hezbollah_Rockets_lg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://syiarislam.files.wordpress.com/2011/12/arabas.jpg?w=468" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Najd Tempat Khawarij/Fitnah: Di Najd atau Di Iraq?</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/najd-tempat-khawarijfitnah-di-najd-atau-di-iraq/</link>
		<comments>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/najd-tempat-khawarijfitnah-di-najd-atau-di-iraq/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2012 06:14:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A Nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aliran Sesat]]></category>
		<category><![CDATA[Najd]]></category>
		<category><![CDATA[Salafi]]></category>
		<category><![CDATA[Salafi Wahabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarislam.wordpress.com/?p=908</guid>
		<description><![CDATA[Ada khilafiyah tentang kota Najd yang disebut Nabi sebagai tempat Khawarij/timbulnya Fitnah. Adakah di Najd (dekat Riyadh) atau di Iraq. Berikut berbagai artikel tentang itu dari situs yang anti Salafi Wahabi dan pro Salafi Wahabi. Silahkan nilai mana yang benar. Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=908&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/najd.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-909" title="najd" src="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/najd.jpg?w=468&#038;h=450" alt="" width="468" height="450" /></a>Ada khilafiyah tentang kota Najd yang disebut Nabi sebagai tempat Khawarij/timbulnya Fitnah. Adakah di Najd (dekat Riyadh) atau di Iraq. Berikut berbagai artikel tentang itu dari situs yang anti Salafi Wahabi dan pro Salafi Wahabi. Silahkan nilai mana yang benar.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Ibnu Umar berkata, “Nabi berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, Terhadap Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah Syam dan Yaman kami.’ Mereka berkata, ‘Dan Najd kami.’ Beliau berdoa, ‘Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Syam. Ya Allah, berkahilah kami pada negeri Yaman.’ Maka, saya mengira beliau bersabda pada kali yang ketiga, ‘Di sana terdapat kegoncangan-kegoncangan (gempa bumi), fitnah-fitnah, dan di sana pula munculnya tanduk setan.’” [HR Bukhari]</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-908"></span><strong>Hadis riwayat Ibnu Umar ra.:</strong><br />
<strong> Bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda sambil menghadap ke arah timur: Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana! Ketahuilah, sesungguhnya fitnah akan terjadi di sana. Yaitu tempat muncul tanduk setan. (Shahih Muslim No.5167)</strong></p>
<h2 style="text-align:justify;">حدثنا عبد الله ثنا أبي ثنا أبو سعيد مولى بنى هاشم ثنا عقبة بن أبي الصهباء ثنا سالم عن عبد الله بن عمر قال صلى رسول الله صلى الله عليه و سلم الفجر ثم سلم فاستقبل مطلع الشمس فقال ألا ان الفتنة ههنا ألا ان الفتنة ههنا حيث يطلع قرن الشيطان</h2>
<p style="text-align:justify;"><strong>Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah yang menceritakan kepada kami ayahku yang berkata telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id mawla bani hasyim yang berkata telah menceritakan kepada kami Uqbah bin Abi Shahba’ yang berkata telah menceritakan kepada kami Salim dari ‘Abdullah bin Umar yang berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan shalat fajar kemudian mengucapkan salam dan menghadap kearah matahari terbit seraya bersabda “fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan” [Musnad Ahmad 2/72 no 5410 dengan sanad shahih]</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai hadits di atas tentang Najd sesungguhnya menunjukkan Najd itu adalah Najd yang dikenal umum baik di zaman Nabi mau pun sekarang. Bukan tempat lainnya sebagaimana ditafsirkan Ibnu Taimiyyah ada di Kufah. Apalagi Najd yang dikenal di zaman Nabi di hadits tersebut disebut ada di TIMUR kota Madinah dan tempat terbitnya matahari. Tak mungkin penduduk Madinah melihat matahari terbit dari arah Kufah. Najd sekarang pun memang selain di Timur Madinah juga merupakan dataran Tinggi (762 hingga 1.525 meter di atas permukaan laut)</p>
<h2 style="text-align:justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Najd">http://id.wikipedia.org/wiki/Najd</a></h2>
<p style="text-align:justify;">Ada pernyataan kelompok Salafi Wahabi mengenai celaan terhadap kota Najd yang merupakan tempat kelahiran pendiri paham Wahabi: Muhammad bin Abdul Wahab. &#8220;Apa salahnya jika lahir di Najd? Apakah otomatis akan jadi Khawarij/Sesat?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak salah memang. Apalagi jika memang orang tersebut memurnikan ajaran Islam dengan memurnikan Tauhid dan menghidupkan Sunnah. Yang jadi masalah adalah jika cara dakwahnya akhirnya menganggap sesat/kafir sesama Muslim bahkan ulama apalagi sampai membunuh sesama Muslim sehingga timbul Fitnah. Jika itu sampai terjadi, tentu orang tersebut merupakan Khawarij pembuat Fitnah yang disebut Nabi berasal dari Najd di sebelah timur kota Madinah (arah tempat terbitnya matahari di kota Madinah).</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://bicarasalafy.wordpress.com/2011/03/11/dimanakah-masyriq-pada-hadis-fitnah-najd-rabiah-mudhar-ahlul-masyriq/">http://bicarasalafy.wordpress.com/2011/03/11/dimanakah-masyriq-pada-hadis-fitnah-najd-rabiah-mudhar-ahlul-masyriq/</a></p>
<h2 style="text-align:justify;">Membantah Salafy: Dimanakah Masyriq Pada Hadis Fitnah [Najd] : Rabiah Mudhar Ahlul Masyriq.</h2>
<p style="text-align:justify;">Posted by bicarasalafy pada Maret 11, 2011</p>
<div>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dimanakah Masyriq Pada Hadis Fitnah [Najd] : Rabiah Mudhar Ahlul Masyriq</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>SUMBER: <a href="http://secondprince.wordpress.com/2011/02/15/dimanakah-masyriq-pada-hadis-fitnah/" target="_blank">Analisis Pencari Kebenaran</a></strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Dimanakah Masyriq Pada Hadis Fitnah [Najd] : Rabiah Mudhar Ahlul Masyriq</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tulisan ini bisa dibilang pengulangan yang disertai dengan sedikit tambahan untuk membungkam para salafy berkaitan dengan hadis Najd. Seperti yang kita ketahui bersama, salafy berkeras [bin ngotot] kalau Najd yang dimaksud dalam hadis Fitnah Najd adalah Iraq bukannya Najd yang ada di Jazirah Arab. Cara pendalilan mereka ini telah kami bahas dan merupakan fallacy [sesat pikir] yang sangat nyata [bagi yang belum membacanya maka silakan membaca beberapa tulisan kami tentang Najd].</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li><a href="http://secondprince.wordpress.com/2010/09/21/hadis-tanduk-setan-kontroversi-najd-dan-iraq/" target="_blank">Hadis Tanduk Setan Kontroversi Najd dan Irak</a></li>
<li><a href="http://secondprince.wordpress.com/2010/10/05/analisis-hadis-tanduk-setan-najd-bukan-iraq/" target="_blank">Analisis Hadis Tanduk Setan Najd Bukan Irak</a></li>
<li><a href="http://secondprince.wordpress.com/2010/10/19/najd-bukan-iraq-bantahan-bagi-salafy/" target="_blank">Najd Bukan Irak Bantahan Bagi Salafy</a></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Hadis Fitnah Timur</strong> : <strong>Najd</strong></p>
<h2 style="text-align:justify;">حدثنا أبو بكر بن أبي شيبة حدثنا وكيع عن عكرمة بن عمار عن سالم عن ابن عمر قال خرج رسول الله صلى الله عليه و سلم من بيت عائشة فقال رأس الكفر من ههنا من حيث يطلع قرن الشيطان يعني المشرق</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami Abu Bakar bin Abi Syaibah yang berkata telah menceritakan kepada kami Waki’ dari Ikrimah bin ‘Ammar dari Salim dari Ibnu Umar yang berkata “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar dari pintu rumah Aisyah dan berkata “sumber kekafiran datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan yaitu timur <strong>[Shahih Muslim 4/2228 no 2905]</strong></em></p>
<h2 style="text-align:justify;">وحدثني حرملة بن يحيى أخبرنا ابن وهب أخبرني يونس عن ابن شهاب عن سالم بن عبدالله عن أبيه أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال وهو مستقبل المشرق ها إن الفتنة ههنا ها إن الفتنة ههنا ها إن الفتنة ههنا من حيث يطلع قرن الشيطان</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepadaku Harmalah bin Yahya yang berkata telah mengabarkan kepada kami Ibnu Wahb yang berkata telah mengabarkan kepadaku Yunus dari Ibnu Syihab dari Salim bin ‘Abdullah dari ayahnya bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berkata dan Beliau menghadap kearah timur “fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini, dari arah munculnya tanduk setan” <strong>[Shahih Muslim 4/2228 no 2905]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Kedua hadis di atas dengan jelas menyebutkan tentang masyriq [timur] sebagai arah tempat datangnya fitnah atau arah munculnya tanduk setan. Pertanyaannya adalah timur yang dimana?. Salafy mengatakan bahwa di masa arab dahulu <em>istilah timur barat sama halnya dengan istilah kanan kiri</em>. Artinya di sebelah kanan adalah timur dan disebelah kiri adalah barat. Salafy menginginkan dengan pengertian tersebut maka arah timur yang dimaksud tidak mesti tepat di timur arah mata angin sekarang. Syubhat salafy ini terbantahkan dengan adanya berbagai hadis shahih yang menunjukkan kalau arah timur yang dimaksud adalah arah matahari terbit. Yaitu hadis berikut</p>
<h2 style="text-align:justify;">حدثنا عبد الله ثنا أبي ثنا أبو سعيد مولى بنى هاشم ثنا عقبة بن أبي الصهباء ثنا سالم عن عبد الله بن عمر قال صلى رسول الله صلى الله عليه و سلم الفجر ثم سلم فاستقبل مطلع الشمس فقال ألا ان الفتنة ههنا ألا ان الفتنة ههنا حيث يطلع قرن الشيطان</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah yang menceritakan kepada kami ayahku yang berkata telah menceritakan kepada kami Abu Sa’id mawla bani hasyim yang berkata telah menceritakan kepada kami Uqbah bin Abi Shahba’ yang berkata telah menceritakan kepada kami Salim dari ‘Abdullah bin Umar yang berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengerjakan shalat fajar kemudian mengucapkan salam dan menghadap kearah matahari terbit seraya bersabda “fitnah datang dari sini, fitnah datang dari sini dari arah munculnya tanduk setan” <strong>[Musnad Ahmad 2/72 no 5410 dengan sanad shahih]</strong></em></p>
<h2 style="text-align:justify;">حدثنا موسى بن هارون ثنا عبد الله بن محمد بوران نا الأسود بن عامر نا حماد بن سلمة عن يحيى بن سعيد عن سالم عن بن عمر أن النبي صلى الله عليه و سلم استقبل مطلع الشمس فقال من ها هنا يطلع قرن الشيطان وها هنا الفتن والزلازل والفدادون وغلظ القلوب</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami Musa bin Harun yang berkata telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Muhammad Fuuraan yang berkata telah menceritakan kepada kami Aswad bin ‘Aamir yang berkata telah menceritakan kepada kami Hammad bin Salamah dari Yahya bin Sa’id dari Salim dari Ibnu Umar bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menghadap kearah matahari terbitseraya berkata “dari sini muncul tanduk setan, dari sini muncul fitnah dan kegoncangan dan orang-orang yang bersuara keras dan berhati kasar <strong>[Mu’jam Al Awsath Thabrani 8/74 no 8003 dengan sanad shahih]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Tidak hanya soal arah yang dimaksud timur matahari terbit. Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] juga menyebutkan nama tempat yang dimaksud yang sesuai dengan arah timur matahari terbit dari Madinah. Tempat tersebut adalah Najd</p>
<h2 style="text-align:justify;">حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna yang berkata telah menceritakan kepada kami Husain bin Hasan yang berkata telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun dari Nafi’ dari Ibnu Umar yang berkata [Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam] bersabda “Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami”. Para sahabat berkata “dan juga Najd kami?”. Beliau bersabda “disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah muncul tanduk setan” <strong>[Shahih Bukhari 2/33 no 1037]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Najd disini bukanlah Iraq karena antara Najd dan Iraq hanya Najd yang merupakan tempat dengan arah timur matahari terbit dari Madinah. Salafy bisa saja berdalih kalau Iraq juga terletak di timur madinah dengan alasan kanan Madinah adalah timur dan kiri Madinah adalah barat tetapi dalih tersebut tertolak dengan penjelasan arah  yang dimaksud adalah timur matahari terbit. Irak tidak terletak pada arah timur matahari terbit. Siapapun yang berada di Madinah dan menyaksikan arah terbitnya matahari kemudian ia menelusuri jalan dengan arah tersebut maka ia akan sampai di Najd bukan di Iraq.</p>
<p style="text-align:justify;">Selain menunjukkan nama tempat tersebut, Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] juga menyebutkan ciri-ciri orang atau penduduk di tempat tersebut. Diantaranya Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] menyebutkan kalau orang-orang disana [tempat munculnya fitnah] adalah orang yang berhati sombong dan angkuh termasuk pengembala unta atau dikenal dengan sebutan Ahlul wabar.</p>
<h2 style="text-align:justify;">حدثنا يحيى بن يحيى قال قرأت على مالك عن أبي الزناد عن الأعرج عن أبي هريرة أن رسول الله صلى الله عليه و سلم قال رأس الكفر نحو الشرق والفخر والخيلاء في أهل الخيل والإبل الفدادين أهل الوبر والسكينة في أهل الغنم</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami Yahya bin Yahya yang berkata qara’tu ala [aku membacakan kepada] Malik dari Abi Zanad dari Al A’raj dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “sumber kekafiran datang dari timur, kesombongan dan keangkuhan adalah milik orang-orang pengembala kuda dan unta Al Faddaadin Ahlul Wabar [arab badui] dan kelembutan ada pada pengembala kambing <strong>[Shahih Muslim 1/71 no 52]</strong></em></p>
<h2 style="text-align:justify;">حدثنا عبدالله بن عبدالرحمن أخبرنا أبو اليمان عن شعيب عن الزهري حدثني سعيد بن المسيب أن أبا هريرة قال سمعت النبي صلى الله عليه و سلم يقول جاء أهل اليمن هم أرق أفئدة وأضعف قلوبا الإيمان يمان والحكمة يمانية السكينة في أهل الغنم والفخر والخيلاء في الفدادين أهل الوبر قبل مطلع الشمس</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin ‘Abdurrahman yang berkata telah mengabarkan kepada kami Abul Yaman dari Syu’aib dari Az Zuhri yang berkata telah mengabarkan kepadaku Sa’id bin Al Musayyab bahwa Abu Hurairah berkata aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda “Penduduk Yaman datang, mereka bertingkah laku halus dan berhati lembut iman di Yaman, hikmah di Yaman, kelembutan ada pada penggembala kambing sedangkan kesombongan dan keangkuhan ada pada orang-orang Faddadin Ahlul Wabar [arab badui] di arah terbitnya matahari<strong> [Shahih Muslim 1/71 no 52]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Kedua hadis di atas menyebutkan tempat munculnya fitnah adalah tempat pada arah timur matahari terbit dimana orang-orang disana dikenal sebagai pengembala unta, orang yang berhati kasar sombong dan angkuh yang merupakan tabiat kebanyakan dari ahlul wabar atau arab badui. Ahlul wabar bisa diartikan sebagai orang arab badui karena tempat tinggal mereka terbuat dari al wabr atau bulu. Di masa Nabi [shallallahu 'alaihi wasallam] Ahlul wabar tinggal di Najd.</p>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p style="text-align:justify;">.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Rabi’ah dan Mudhar Ahlul Masyriq</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Selain menyebutkan ciri-ciri mereka, Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] juga menyebutkan kabilah mereka yang dikenal sebagai Rabiah dan Mudhar. Rabi’ah dan Mudhar dikenal sebagai Ahlul Masyriq [penduduk timur] di masa Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam]</p>
<h2 style="text-align:justify;">حدثنا مسدد حدثنا يحيى عن إسماعيل قال حدثني قيس عن عقبة بن عمرو أبي مسعود قال أشار رسول الله صلى الله عليه وسلم بيده نحو اليمن، فقال الإيمان يمان هنا هنا، ألا إن القسوة وغلظ القلوب في الفدادين، عند أصول أذناب الإبل، حيث يطلع قرنا الشيطان، في ربيعة ومضر</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami Musaddad yang berkata telah menceritakan kepada kami Yahya dari Isma’il yang berkata telah menceritakan kepadaku Qais bin Uqbah bin Amru Abi Mas’ud yang berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengisyaratkan tangannya kearah Yaman dan berkata “Iman di Yaman disini dan kekerasan hati adalah milik orang-orang Faddadin [arab badui atau pedalaman] yang sibuk dengan unta-unta mereka dari arah munculnya tanduk setan [dari]Rabi’ah dan Mudhar <strong>[Shahih Bukhari no 3126]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Dalil-dalil di atas hanya pengulangan dari tulisan kami sebelumnya tetapi disini akan kami tambahkan sedikit dalil shahih kalau Rabiah dan Mudhar adalah penduduk Masyriq [timur] di masa Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam]. Berikut hadis yang memuat keterangan tentang Rabi’ah dan Mudhar</p>
<h2 style="text-align:justify;">حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي جَمْرَةَ قَالَ كُنْتُ أُتَرْجِمُ بَيْنَ ابْنِ عَبَّاسٍ وَبَيْنَ النَّاسِ فَقَالَ إِنَّ وَفْدَ عَبْدِ الْقَيْسِ أَتَوْا النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ مَنْ الْوَفْدُ أَوْ مَنْ الْقَوْمُ قَالُوا رَبِيعَةُ فَقَالَ مَرْحَبًا بِالْقَوْمِ أَوْ بِالْوَفْدِ غَيْرَ خَزَايَا وَلَا نَدَامَى قَالُوا إِنَّا نَأْتِيكَ مِنْ شُقَّةٍ بَعِيدَةٍ وَبَيْنَنَا وَبَيْنَكَ هَذَا الْحَيُّ مِنْ كُفَّارِ مُضَرَ وَلَا نَسْتَطِيعُ أَنْ نَأْتِيَكَ إِلَّا فِي شَهْرٍ حَرَامٍ فَمُرْنَا بِأَمْرٍ نُخْبِرُ بِهِ مَنْ وَرَاءَنَا نَدْخُلُ بِهِ الْجَنَّةَ فَأَمَرَهُمْ بِأَرْبَعٍ وَنَهَاهُمْ عَنْ أَرْبَعٍ أَمَرَهُمْ بِالْإِيمَانِ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَحْدَهُ قَالَ هَلْ تَدْرُونَ مَا الْإِيمَانُ بِاللَّهِ وَحْدَهُ قَالُوا اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ قَالَ شَهَادَةُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ وَإِقَامُ الصَّلَاةِ وَإِيتَاءُ الزَّكَاةِ وَصَوْمُ رَمَضَانَ وَتُعْطُوا الْخُمُسَ مِنْ الْمَغْنَمِ وَنَهَاهُمْ عَنْ الدُّبَّاءِ وَالْحَنْتَمِ وَالْمُزَفَّتِ قَالَ شُعْبَةُ رُبَّمَا قَالَ النَّقِيرِ وَرُبَّمَا قَالَ الْمُقَيَّرِ قَالَ احْفَظُوهُ وَأَخْبِرُوهُ مَنْ وَرَاءَكُمْ</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Basyaar yang berkata telah menceritakan kepada kami Ghundar yang berkata telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari Abi Jamrah yang berkata saya pernah menjadi penterjemah antara Ibnu Abbas dan orang-orang. [Ibnu Abbas] berkata “sesungguhnya delegasi [utusan] Abdul Qais pernah mendatangi Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam]. Beliau [shallallahu ‘alaihi wasallam] berkata “siapakah utusan itu atau kaum itu?”. [para sahabat] berkata “Rabi’ah”. Beliau [shallallahu ‘alaihi wasallam] berkata “selamat datang kaum atau utusan semoga tidak ada kesedihan dan penyesalan. Mereka berkata “kami datang dari perjalanan jauh dan diantara tempat tinggal kami dan tempat tinggal-Mu terdapat perkampungan kaum kafir Mudhar sehingga kami tidak bisa datang kepadaMu kecuali pada bulan haram maka perintahkanlah kepada kami perintah yang dapat kami ajarkan kepada orang-orang di tempat kami dan karenanya kami dapat masuk surga. Maka Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam] memerintahkan kepada mereka empat hal dan melarang mereka empat hal, memerintahkan mereka untuk beriman kepada Allah ‘azza wajalla satu-satunya. Beliau [shallallahu ‘alaihi wasallam] berkata “tahukah kalian arti beriman kepada Allah satu-satunya?”. Mereka berkata “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui”. Beliau [shallallahu ‘alaihi wasallam] berkata “bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah dan mendirikan Shalat dan menunaikan zakat dan berpuasa di bulan ramadhan dan memberikan seperlima [khumus] dari harta rampasan perang [ghanimah] . Dan Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam] melarang mereka dari meminum Ad Dubaa’ Al Hantam dan Al Muzaffat. Syu’bah berkata “terkadang Beliau [shallallahu ‘alaihi wasallam] menyebutkan An Naqiir dan terkadang berkata Muqayyir. Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] berkata “hafalkanlah itu dan kabarkanlah kepada orang-orang di tempat kalian” <strong>[Shahih Bukhari 1/29 no 87]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Hadis di atas menjelaskan bahwa kabilah Abdul Qais adalah salah satu dari Kabilah Rabi’ah dan diantara tempat tinggal mereka dan tempat tinggal Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam] di madinah terdapat tempat tinggal kabilah Mudhar [yang masih kafir]. Pertanyaannya siapakah kabilah Abdul Qais ini dan dimana mereka tinggal. Terdapat dalil shahih yang menyebutkan kalau Abdul Qais termasuk penduduk Masyriq [timur]</p>
<h2 style="text-align:justify;">حدثنا أحمد قال حدثنا شباب قال حدثنا عون بن كهمس قال حدثنا هشام بن حسان عن محمد بن سيرين عن أبي هريرة عن النبي قال خير أهل المشرق عبد القيس</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami Ahmad yang berkata telah menceritakan kepada kami Syabaab yang berkata telah menceritakan kepada kami ‘Aun bin Kahmas yang berkata telah menceritakan kepada kami Hisyaam bin Hassaan dari Muhammad bin Sirin dari Abu Hurairah dari Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam] yang bersabda “penduduk Masyriq [timur] yang paling baik adalah Abdul Qais” <strong>[Mu’jam Al Awsath Thabrani 2/171 no 1615]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Hadis ini sanadnya shahih diriwayatkan oleh para perawi yang terpercaya. Berikut adalah keterangan mengenai para perawinya</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Ahmad syaikh [guru] Thabrani dalam sanad di atas adalah Ahmad bin Husein bin Nashr Abu Ja’far Al ‘Askariy . Daruquthni menyatakan kalau ia seorang yang tsiqat [Su’alat Hamzah 1/146 no 144]</li>
<li>Syabab adalah Khalifah bin Khayaath termasuk salah satu syaikh [guru] Bukhari. Ibnu Adiy menyatakan ia hadisnya lurus shaduq. Ibnu Hibban memasukkannya dalam Ats Tsiqat dan menyatakan ia mutqin. Maslamah berkata “tidak ada masalah padanya” [At Tahdzib juz 3 no 304]. Adz Dzahabi menyatakan ia shaduq [Al Kasyf no 1409]</li>
<li>‘Aun bin Kahmas adalah salah satu perawi Abu Dawud. Telah meriwayatkan darinya jamaah tsiqat. Ahmad bin Hanbal berkata “tidak dikenal”. Ibnu Hibban memasukkannya dalam Ats Tsiqat. Abu Dawud berkata “tidak disampaikan kepadaku kecuali yang baik” [At Tahdzib juz 8 no 313]. Ibnu Hajar menyatakan ia maqbul tetapi dikoreksi dalam Tahrir At Taqrib kalau ia seorang yang shaduq hasanul hadis [Tahrir Taqrib At Thadzib no 5225]. Adz Dzahabi menyatakan “tsiqat” [Al Kasyf no 4319]</li>
<li>Hisyam bin Hassaan adalah perawi kutubus sittah yang dikenal tsiqat. Ibnu Ma’in, Al Ijli, Ibnu Saad Ibnu Syahin, Utsman bin Abi Syaibah dan Ibnu Hibban menyatakan tsiqat. Abu Hatim dan Ibnu Adiy berkata “shaduq”. [At Tahdzib juz 11 no 75]. Ibnu Hajar menyatakan tsiqat dan termasuk orang yang tsabit riwayatnya dari Ibnu Sirin [At Taqrib 2/266]</li>
<li>Muhammad bin Sirin adalah perawi kutubus sittah tabiin yang dikenal tsiqat. Ibnu Hajar menyatakan ia tsiqat tsabit dan ahli ibadah [At Taqrib 2/85]. Adz Dzahabi menyatakan ia tsiqat hujjah [Al Kasyf no 4898]</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Hadis di atas menyebutkan kalau Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] menyebut Abdul Qais sebagai ahlul masyriq [penduduk timur] yang paling baik. Apakah masyriq [timur] yang dimaksud?. Arah timur manakah yang dimaksud?. Dimana sebenarnya tempat tinggal kabilah Abdul Qais?. Perhatikan hadis berikut</p>
<h2 style="text-align:justify;">حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ الْعَقَدِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ طَهْمَانَ عَنْ أَبِي جَمْرَةَ الضُّبَعِيِّ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ قَالَ إِنَّ أَوَّلَ جُمُعَةٍ جُمِّعَتْ بَعْدَ جُمُعَةٍ فِي مَسْجِدِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي مَسْجِدِ عَبْدِ الْقَيْسِ بِجُوَاثَى مِنْ الْبَحْرَيْنِ</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Mutsanna yang berkata telah menceritakan kepada kami Abu ‘Aamir Al ‘Aqdiy yang berkata telah menceritakan kepada kami Ibrahim bin Thahman dari Abi Jamrah Adh Dhuba’iy dari Ibnu Abbas yang berkata “sesungguhnya shalat jum’at yang pertama dilakukan setelah shalat jum’at di masjid Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] adalah di masjid kabilah Abdul Qais di Juwatsa daerah Bahrain <strong>[Shahih Bukhari 2/5 no 892]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Jadi kabilah Abdul Qais yang termasuk salah satu kabilah Rabi’ah tinggal di Bahrain. Dimanakah Bahrain?. Bahrain adalah kawasan yang terletak di sebelah timur arah matahari terbit dari madinah. Kalau Bahrain adalah tempat tinggal kabilah Abdul Qais maka dimanakah tempat tinggal kafir Mudhar yang disebutkan dalam hadis  Bukhari sebelumnya terletak di antara madinah [tempat tinggal Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam] dan Bahrain [tempat tinggal Abdul Qais]. Jawabannya gampang, ambil peta dan lihat tempat itu adalah Najd.</p>
<h2 style="text-align:justify;">أخبرنا عمر بن سعيد بن سنان قال أخبرنا أحمد بن أبي بكر عن مالك عن عبد الله بن دينار عن ابن عمر أنه قال رأيت رسول الله صلى الله عليه و سلم يشير نحو المشرق ويقول ( ها إن الفتنة ها هنا إن الفتنة ها هنا من حيث يطلع قرن الشيطان ) قال أبو حاتم رضي الله عنه مشرق المدينة هو البحرين و مسيلمة منها وخروجه كان أول حادث حدث في الإسلام</h2>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah mengabarkan kepada kami Umar bin Sa’id bin Sinaan yang berkata telah mengabarkan kepada kami Ahmad bin Abu Bakar dari Malik dari Abdullah bin Dinar dari Ibnu Umar yang berkata sesungguhnya aku melihat Rasulullah [shallallahu ‘alaihi wasallam] mengarahkan tangannya kea rah timur dan berkata “dari sini fitnah dari sini fitnah dari sini dari arah munculnya tanduk setan”. Abu Hatim berkata “timur madinah adalah Bahrain, Musailamah berasal darinya dan keluar darinya dialah yang pertama membuat bid’ah dalam islam” <strong>[Shahih Ibnu Hibban 15/24 no 6648 Syaikh Al Arnauth berkata “shahih dengan syarat Bukhari Muslim]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Kawasan Bahrain dan sekitarnya termasuk Najd adalah kawasan yang di masa Nabi [shallallahu ‘alaihi wasallam] dikenal sebagai masyriq [timur] sehingga penduduknya Rabi’ah dan Mudhar disebut sebagai ahlul masyriq.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://bicarasalafy.files.wordpress.com/2011/03/najd-bahrain.jpg"><img title="najd-bahrain" src="http://bicarasalafy.files.wordpress.com/2011/03/najd-bahrain.jpg?w=468&#038;h=458" alt="" width="468" height="458" /></a>.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi hadis fitnah yang katanya muncul dari arah timur matahari terbit dari arah munculnya tanduk setan dari Rabiah dan Mudhar maka sangat jelas tempat yang dimaksud adalah Najd sebagaimana yang tertera jelas dalam hadis shahih.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Catatan </strong>: sedikit tentang Bahrain, dahulu Bahrain meliputi daerah kawasan timur yaitu Ahsa, Qatif dan Awal. Sekarang Ahsa dan Qatif menjadi bagian dari propinsi timur Arab Saudi dan Awal menjadi yang sekarang dikenal sebagai kepulauan Bahrain. Jadi dahulu Bahrain itu bersebelahan dengan Najd. Selengkapnya tentang Bahrain dapat dibaca <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahrain" target="_blank">disini.</a> Gambar dicomot dari Mbah Gugel blog-nya salafytobat</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://jalansunnah.wordpress.com/2011/08/13/menuntaskan-fitnah-najd-sebagai-negeri-dua-tanduk-setan/">http://jalansunnah.wordpress.com/2011/08/13/menuntaskan-fitnah-najd-sebagai-negeri-dua-tanduk-setan/</a></p>
<h1 style="text-align:justify;">Menuntaskan Fitnah NAJD Sebagai Negeri Dua Tanduk Setan</h1>
<div style="text-align:justify;">Posted on <a title="5:28 pm" href="http://jalansunnah.wordpress.com/2011/08/13/menuntaskan-fitnah-najd-sebagai-negeri-dua-tanduk-setan/" rel="bookmark">Agustus 13, 2011</a> | <a title="Komentar pada Menuntaskan Fitnah NAJD Sebagai Negeri Dua Tanduk Setan" href="http://jalansunnah.wordpress.com/2011/08/13/menuntaskan-fitnah-najd-sebagai-negeri-dua-tanduk-setan/#comments">1 Komentar</a></div>
<div>
<p style="text-align:justify;"><em>“….katakanlah <strong>Najd</strong> yang dimaksud adalah <strong>Najd Hijaz</strong> dan diantara <strong>dua tanduk Syaitan</strong> tersebut adalah <a href="http://kaahil.wordpress.com/2010/04/23/menelusuri-sejarah-penamaan-wahhabisme-wahabi-wahhabiyah-apakah-wahabi-itu-muhammadiyyah/" target="_blank"><strong>Syaikh Muhammad ibn Abdul Wahhab</strong> -rahimahullah-</a> dengan ‘Wahhabi’nya… maka konsekuensi logisnya adalah ‘Wahhabi’ merupakan ‘Ajaran Syaitan’ dan pengikutnya adalah ‘Syaitan Manusia’,</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>dan konsekuensi logisnya lagi adalah<strong> <a href="http://kaahil.wordpress.com/2010/04/25/potret-wahabi-di-mata-mereka-para-penulis-wartawan-tokoh-akademisi-dan-sejarawan-dunia/" target="_blank">‘Anti-Wahhabi’</a> meyakini bahwa Haramain (Makkah &amp; Madinah) telah dikuasai oleh ‘Syaitan’.</strong>Apakah ini tidak bertentangan dengan sekian banyak dalil yang menyatakan<strong>bahwa Syaitan tidak mampu memasuki Makkah dan Madinah</strong>yang merupakan benteng terakhir Ummat Islam ?…..”</em></p>
<h2 style="text-align:justify;">* * *</h2>
<h2 style="text-align:justify;">Fitnah Dari Timur</h2>
<p style="text-align:justify;">Suatu hari Rasulullah pernah mendoakan negeri Yaman dan Syam, cerita ini terekam dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam sohihnya</p>
<p style="text-align:justify;">حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna yang berkata telah menceritakan kepada kami Husain bin Hasan yang berkata telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun dari Nafi’ dari Ibnu Umar yang berkata [Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam] bersabda “Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami”. Para sahabat berkata “dan juga Najd kami?”. Beliau bersabda “disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah akan muncul tanduk setan” </em></strong><em><strong>[1]</strong></em><em>[Shahih Bukhari 2/33 no 1037]</em></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>-Selanjutnya hadits ini kita sebut hadits pertama-</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Yaman dan Syam adalah negeri yang jelas, lalu dimanakah letak <strong>Najd</strong> yang dimaksud dalam hadit diatas? Sebenarnya dalam menafsirkan lafadz Najd, kebanyakan ulama ulama condong  memvonis bahwa yang dimaksud adalah<strong>negeri Iraq,</strong> sekalipun begitu Realitas yang terjadi sekarang membuat beberapa orang bingung karena yang familiar di telinga dan lisan bahwa daerah<strong>Najd berada di Arab Saudi</strong> tepatnya<strong> dekat Diríyah</strong> dan sekitarnya yang merupakan tempat kelahiran <strong>Muhammad bin Abdul Wahab</strong> yang belakangan diperkenalkan oleh <strong>Penjajah Inggris</strong> sebagai perndiri sebuah Aliran yang ditakuti dunia dan mereka mereka menamakannya <strong>“Wahabi.”</strong>. ditambah lagi orang-orang yang tinggal disekitar daerah tersebut dinisbahkan dengan nama al-Najdi.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa itu Najd?</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Secara bahasa Najd adalah tanah yang tinggi. Pemilik Kamus terkenal Asli Indonesia- KH Ahmad Warson Munawwir- menyebutkan dalam kamusnya</p>
<p style="text-align:justify;"><em>أنجد البناء: إرتفع</em><em> artinya tinggi</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>النجد : مصدر نجد</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>(ج نُجُدٌ ونِجَادٌ ونُجُودٌ واَنجَادٌ) </em><em>artinya tanah yang tinggi.</em>[2]<em></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Jika anda ingin menambah Pengetahuan tentang Makna Najd, silahkan membuka kamus-kamus unggulan seperti </em>seperti Lisan Al-’Arab, Mu’jam Maqayis Al-Lughah, dan Al-Qamus Al-Muhit niscaya anda akan mendapati bahwa mereka akan bersepakat bahwa Najd itu adalah tanah yang tinggi.<em></em></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam mensyarahkan hadits ini<strong> Al hafidz Ibnu Hajar Al Atsqalani</strong> menukil pendapat al Khattabi tentang najd yang merupakan negeri Iraq:</p>
<p style="text-align:justify;">نجد من جهة المشرق، ومن كان بالمدينة كان نجده بادية العراق ونواحيها وهي مشرق أهل المدينة، وأصل نجد ما ارتفع من الأرض وهو خلاف الغور فإنه ما انخفض منها، وتهامة كلها من الغور ومكة من تهامةِ</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Najd</em><em> Itu berada disebelah timur. Siapapun yang berada diMadinah, maka najdnya adalah pedalaman Iraq dan sekitarnya. Itulah sebelah timur Madinah. Asal kata Najd adalah tanah yang meninggi, berbeda dengar ghaur yang berarti tanah yang rendah. Seluruh Tihamah merupakah Ghaur dan Mekkah termasuk bagian Tihamah</em>.</strong>[3]</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah itu Ibnu Hajar menambahkan pernyataan al Khattabi bahwa Najd adalah setiap tanah yang tinggi dengan mengatakan</p>
<p style="text-align:justify;">كل شيء ارتفع بالنسبة إلى ما يليه يسمى المرتفع نجدا والمنخفض غورا</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Setiap yang lebih tinggi  dibandingkan dengan sekitarnya dinamakan Najd dan setiap yang lebih rendah dinamakan Ghaur</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari pemahaman Ini tentu kandidat tafsiran Najd terkait hadits nabi diatas menjadi banyak. Bahkan pemilik kitab <em>Mu’jamul buldan</em> Menyebutkan ada 12<em>Najd</em> yang pernah dikenal oleh orang Arab dan tentu dataran Najd di Saudi Arabia[4] dan Juga Negeri iraq termasuk diantara yang bernama Najd[5]</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Menelisik Hadits-Hadits terkait</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Kita tidak akan mendapatkan informasi jelas dan tepat jika hanya mengandalkan bahasa untuk mencari tahu  tentang Najd yang dimaksud oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam. Dalam hal ini tentu kita harus membandingkan hadits-hadits yang memiliki kaitan dengan hadits diatas.</p>
<p style="text-align:justify;">Perselisihan tentang dimanakan tanduk setan itu akan muncul  mengerucut kepada dua tempat Najd Yamamah yang merupakan daerah sekitar Riyadh dan atau Dir’iyah atau negeri Iraq</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut beberapa hadits terkait</p>
<p style="text-align:justify;">حدثنا عبدالله بن عمر بن أبان وواصل بن عبدالأعلى وأحمد بن عمر الوكيعي (واللفظ لابن أبان). قالوا: حدثنا ابن فضيل عن أبيه. قال: سمعت سالم بن عبدالله بن عمر يقول: يا أهل العراق! ما أسألكم عن الصغيرة وأركبكم للكبيرة! سمعت أبي، عبدالله بن عمر يقول : سمعت رسول الله صلى الله عليه وسلم يقول “إن الفتنة تجئ من ههنا” وأومأ بيده نحو المشرق “من حيث يطلع قرنا الشيطان” وأنتم يضرب بعضكم رقاب بعض. وإنما قتل موسى الذي قتل، من آل فرعون، خطأ فقال الله عز وجل له: {وقتلت نفسا فنجيناك من الغم وفتناك فتونا} [[20/طه/40</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami ‘Abdullah bin ‘Umar bin Abaan, Waashil bin ‘Abdil-A’laa, dan Ahmad bin ‘Umar Al-Wakii’iy (dan lafadhnya adalah lafadh Ibnu Abaan); mereka semua berkata : Telah menceritakan kepada kami Ibnu Fudlail, dari ayahnya, ia berkata : Aku mendengar Saalim bin ‘Abdillah bin ‘Umar berkata : “<strong>Wahai penduduk ‘Iraq</strong>, aku tidak bertanya tentang masalah kecil dan aku tidak mendorong kalian untuk masalah besar. Aku pernah mendengar ayahku, Abdullah bin ‘Umar berkata : Aku pernah mendengar Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa salam bersabda : ‘<strong>Sesungguhnya fitnah itu datang dari sini – ia menunjukkan tangannya ke arah timur – dari arah munculya dua tanduk setan’.</strong> Kalian saling menebas leher satu sama lain. Musa hanya membunuh orang yang berasal dari keluarga Fir’aun karena tidak sengaja. Lalu Allah ‘azza wa jalla berfirman padanya : ‘Dan kamu pernah membunuh seorang manusia, lalu kami selamatkan kamu dari kesusahan dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan</em>.” (Thaahaa: 40)” [Diriwayatkan oleh Muslim no. 2905 (50)]</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>-Selanjutnya hadits diatas kita sebut hadits kedua-</strong></p>
<p style="text-align:justify;">حدثنا مسدد حدثنا يحيى عن إسماعيل قال حدثني قيس عن عقبة بن عمرو أبي مسعود قال أشار رسول الله صلى الله عليه وسلم بيده نحو اليمن، فقال الإيمان يمان هنا هنا، ألا إن القسوة وغلظ القلوب في الفدادين، عند أصول أذناب الإبل، حيث يطلع قرنا الشيطان، في ربيعة ومضر</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepada kami Musaddad yang berkata telah menceritakan kepada kami Yahya dari Isma’il yang berkata telah menceritakan kepadaku Qais bin Uqbah bin Amru Abi Mas’ud yang berkata Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengisyaratkan tangannya kearah Yaman dan berkata<strong>“Iman di Yaman disini dan kekerasan hati adalah milik orang-orang Faddadin [arab badui atau pedalaman] yang sibuk dengan unta-unta mereka dari arah munculnya tanduk setan [dari] Rabi’ah dan Mudhar </strong></em>[Shahih Bukhari no 3126]</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>-Selanjutnya hadits diatas kita sebut hadits ketiga-</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Telah dinukil beberapa pendapat terkait tafsir dari najd dalam hadits pertama, diantaranya:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Najd adalah Negeri Iraq</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Inilah Pendapat yang paling banyak dinukil. Pendapat ini merupakan pendapat Imam khattabi, Ibnu Abdil Bar[6], al Kirmani[7], dan Allamatul Iraq al Alusi[8]. Pendapat ini tentunya dikuatkan Oleh para pendukung dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab seperti Syaikh Albani dan murid-muridnya dan sekumpulan Ulama Hijaz. Mereka berdalil dengan hadits kedua dan sejenisnya yang secara jelas mengatakan bahwa fitnah tersebut akan datang dari Iraq. Selain itu kajian hadits-hadits dan Realitas tentang kemunculan Dajjal dan Khawarij juga menguatkan bahwa iraqlah yang dimaksud negeri sumber Fitnah tersebut. Ditambah lagi dengan perang jamal, pembunuhan cucu Rasulullah, dan perang saudara hingga sekarang mengambil lokasi di Iraq.</p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://syaikhulislam.files.wordpress.com/2011/02/majmu-ibnu-taimiyah-20_3161.png?w=104&#038;h=148&#038;h=148" alt="" width="104" height="148" /></p>
<p style="text-align:justify;">Ibnu Taimiyah pernah meunjukkan bahwa hadits-hadits tersebut merujuk kepada Kufah- Iraq-, beliau berkata:</p>
<p style="text-align:justify;">ومعلوم أنه كان بالكوفة من الفتنة والتفرق ما دل عليه النص والإجماع، لقول النبي صلى الله عليه وسلم : الفتنة من ههنا، الفتنةمن ههنا، الفتنة من ههنا،من حيث يطلع قرن الشيطان</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Diketahui bahwa di Kufah terjadi fitnah dan perpecahan yang telah ditunjukkan oleh Nash dan Ijma karena ada Sabda Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam: fitnah dari arah sini, fitnah dari arah sini, fitnah dari Arah sini, yaitu dari tempat munculnya tanduk setan</em>[9]</p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://syaikhulislam.files.wordpress.com/2011/02/najd.png?w=240&#038;h=152&#038;h=152" alt="" width="240" height="152" /></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Najd Adalah Tanah Kelahiran Syaikh Muhammad Bin Abdul Wahab</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Pendapat ini banyak Muncul di jaman ini dari kalangan Syiah, Alawiyah, dan Pendukung tokoh Asyáriyah dari libanon yang bernama al Harary.</strong> Mereka terkenal dengan nama gerakan Ahbas atau AICP. Kalangan-kalangan ini adalah musuh dakwah Syaikh Muhammad bin abdul Wahab. Mereka berhujjah dengan Hadits ketiga karena Kabilah <em>Rabiah</em> dan <em>Mudhar</em> menurut mereka hidup di Hijaz dan sekitarnya bukan Iraq. Mereka juga berhujjah dengan hadits ramalan Rasulullah terhadap Dzulkhuwaisirah at Tamimi dan realitas munculnya Musailamah yang merupakan keturunan bani hanifah dari Kabilah Rabiah.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Najd adalah seluruh daerah Masyriq al Arabiy</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita perhatikan, hadits-hadits yang memberitakan tentang fitanah dan tanduk setan banyak merujuk kepada kata masyriq secara umum maupun masyriq dalam hal arah dan matahari terbit. Dari sini lahirlah pendapat ini</p>
<p style="text-align:justify;">Pendapat ini lebih Moderat dan mengambil jalan tengah dari perselisihan diatas. Dalam kitab Naqdu al Taqdis[10] ibnu  Taimiyah berkata:</p>
<p style="text-align:justify;">قد تواتر عن النبي إخباره بأن الفتنة ورأس الكفر من المشرق الذي هو مشرق مدينته كنجد وما يشرق عنها</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah Mutawatir khobar dari Nabi Shallallahu alaihi Wasallam bahwa fitnah dan pangkal kekufuran berasal dari timur  –timur Madinah-  seperti Najd dan semua daerah sebelah timurnya (Madinah)</em></p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian beliau memberikan contoh yang terjadi di Najd Hijaz</p>
<p style="text-align:justify;">ولا ريب أن من هؤلاء ظهرت الردة وغيرها من الكفر، من جهة مسيلمة الكذاب وأتباعه وطليحة الأسدي وأتباعه، وسجاح وأتباعها، حتى قاتلهم أبو بكر الصديق ومن معه من المؤمنين، حتى قتل من قتل، وعاد إلى الإسلام من عاد مؤمنا أو منافقا</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Tidak diragukan lagi bahwa disana muncul kemurtadan dan hal-hal lain yang termasuk kekufuran, diantaranya Musailamah al Kadzab dan para pengikutnya, Thalihah al Asadiy dan para pengikutnya, Sujah dan para pengikutnya hingga mereka diperangi oleh abu Bakar as Shiddiq dan orang-orang mukmin yang bersama beliau. Ada yang terbunuh dan ada yang kembali sebagai mukmin maupun Munafiq</em>.[11]</p>
<p style="text-align:justify;">Pendapat ibnu Taimiyah ini tidak bertentangan dengan apa yang telah ia katakan di Majmu Fatawâ diatas, karena negeri Iraq berada di Masyriq</p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://syaikhulislam.files.wordpress.com/2011/02/lajnah_931.png?w=139&#038;h=149&#038;h=149" alt="" width="139" height="149" /></p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://syaikhulislam.files.wordpress.com/2011/02/lajnah_94.png?w=73&#038;h=149&#038;h=149" alt="" width="73" height="149" /></p>
<p style="text-align:justify;">Senada dengan hal ini, Ulama-ulama yang merupakan anggota lembaga Fatwa tertinggi diarab Saudi yang diketuai Oleh Syaikh Abdul Aziz bin bazz memfatwakan bahwa hadits-hadits semacam ini berlaku umum untuk tempat yang disebut Masyriq. Setelah memaparkan pendapat para ulama tentang Tafsir hadits-hadits ini, mereka menyimpulkan</p>
<p style="text-align:justify;">والظاهر أن الحديث يعم جميع المشرق الأدنى والأقصى والأوسط، ومن ذلك فتنة مسيلمة وفتنة المرتدين من ربيعة ومضر وغيرهما</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Y<strong>ang nampak, hadits itu berlaku umum untuk seluruh Masyriq baik yang dekat, jauh maupun tengah. Termasuk fitnah tersebut adalah Fitnah Musailamah dan fitnah orang-orang Murtad dari Kabilah Rabiah dan Mudhar dan selain keduanya</strong></em><strong>.</strong><strong>[</strong>12]</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Apa itu Masyriq?</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://syaikhulislam.files.wordpress.com/2011/02/mashriq.png?w=200&#038;h=160&#038;h=160" alt="" width="200" height="160" /></p>
<p style="text-align:justify;">Kita sebagai Ajam mungkin terjebak dengan kata ini dan menerjemahkan secara letterlijk dengan istilah ‘timur’ , tapi kita tidak sepenuhnya benar, masyriq menurut orang arab dan yang sering disebut dalam banyak istilah sejarah merupakan suatu bagian <strong>wilayah timur tengah yang membentang dari laut tengah disebelah barat hingga dataran tinggi Iran disebelah timur</strong>. Daerah tersebut adalah daerah disebelah timur Jazirah arab, sebaliknya mereka menyebut wilayah sebelah barat seperti Tunisia dan maroko dengan istilah <strong>Maghrib</strong> yang secara Bahasa berarti ‘barat’. Dari sini kita bisa tahu bahwa wilayah masyriq adalah <strong>Iraq, Palestina, Yordania, Libanon, Arab Saudi, Uni emirat Arab, Kuwait, Qatar, Oman, Bahrain.</strong>Adapun mesir dan sudan merupakan daerah percampuran antara masyriq dan maghrib.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jembatan antar pendapat</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Sohih Bukhari disebutkan</p>
<p style="text-align:justify;">حدثنا علي بن عبد الله حدثنا سفيان عن اسماعيل عن قيس عن أبي مسعود يبلغ به النبي صلى الله عليه وسلم قال : من ههنا جاءت الفتن نحوالمشرق والجفاء وغلظ القلوب في الفدادين أهل الوبر عند أصول اذناب الابل والبقر في ربيعة ومضر</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Telah menceritakan kepadaku Ali bin Abdullah, telah menceritakan kepadaku Sufyan dari Ismail dari Qais dari Abi Mas’ud, telah sampai  kepadanya bahwa Nabi Shallallahu alaihi Wasallam berkata: dari sini datang fitnah yaitu sekitar masyriq, kasar dan keras hati ada pada Fadadin yaitu Arab pedalaman yang bermata pencaharian dari unta dan sapi pada kabilah Rabiah dan Mudhar<strong>[13]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Kita tahu bahwa orang-orang iraq tidak dikenal sebagai pengembala atau peternak Unta, namun itu adalah mata pencaharian orang-orang Hijaz kala itu, sebaliknya Orang Hijaz tidak bermata pencaharian sebagai peternak Sapi, namun itu adalah mata pencaharian orang-orang iraq yang mengkhususkan diri beternak sapi dan bercocok tanam.</p>
<p style="text-align:justify;">Benar, Penduduk Hijaz adalah keturunan kabilah Mudhar dan Rabiah, tapi jangan salah!. kebanyakan bangsa arab adalah keturunan dua kabilah besar ini. Rasulullah merupakan keturunan dari kabilah Mudhar. Beliau adalah Mudhar bin Nazzar bin Maad bin Adnan. Kabilah ini bercabang menjadi dua kabilah yaitu kabilah Qays Ailan bin Mudhar dan Qabilah Ilyas bin Mudhar yang dari sinilah asal Bani Tamim Moyang Syaikh Muhammad bin abdul Wahab dan juga suku Quraisy yang merupakan moyang Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam</p>
<p style="text-align:justify;">Kabilah Rabiah merupakan salah satu kabilah pokok terbesar bangsa arab selain Mudhar dari keturunan Adnan. Beliau adalah Rabiah bin Nazzar bin Maad bin Adnan. Kabilah ini hidup di Hijaz kemudian pindah ke timur, utara, dan tengah Jazirah Arab. Salah satu keturunan Rabiah yaitu Abdul Qais pindah ke daerah timur dari jazirah arab. Bani Hanifah yang juga masih keturunan Rabiah menetap di Yamamah. Dari Bani Hanifah inilah Musailamah al kadzab berasal.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika kita telah mengetahui asal usul Qabilah Rabiah dan Mudhar serta besar dan banyaknya cabang-cabang dari mereka, maka dipastikan bahwa penyebaran mereka tidak hanya disatu tempat (Hijaz,red), namun mereka tersebar diseantaro jazirah arab, karena mereka adalah pangkal kabilah arab utama dan terbesar. Dalam Kitab Ansharul Husain karangan Muhammad Mahdi syamsuddin halaman 218 disebutkan  “ kami mengetahui bahwa kebanyakan penduduk Bashrah  berasal dari Kabilah Rabiah dan Mudhar”.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari pembahasan ini maka jelaslah bahwasanya hadits-hadits diatas menunjukkan bahwa fitnah tersebut bisa saja terdapat terjadi secara umum diseluruh Masyriq, hanya saja telah datang beberapa isyarat dan realitas bahwa tafsirannya mengerucut kepada Najd Hijaz dan negeri Iraq.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kaidah Penting</strong></p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>keutamaan yang tetap dalam bentuk umum tidak menjadi ketetapan bagi individu begitu juga kecaman yang tetap dengan keumuman tidak menjadi ketetapan bagi Individu.<br />
<strong>Jika benar bahwa yang dimaksud Najd adalah Iraq atau Yamamah (Hijaz), maka kita tidak boleh menetapkan celaan dan kecaman kepada pribadi-pribadinya karena tidak otomatis penduduk negeri tersebut menjadi tercela.</strong> Berapa banyak orang fasik dan tercela  berada di Madinah, Mekkah dan Syam sedangkan banyak sekali orang alim lagi terpuji tinggal dan lahir di Iraq dan Hijaz. Dalam sebuah hadits yang ditujukan kepada penduduk Madinah disebutkan</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">إِنِّي لَأَرَى مَوَاقِعَ الْفِتَنِ خِلَالَ بُيُوتِكُمْ كَمَوَاقِعِ الْقَطْرِ</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Sesungguhnya aku benar-benar melihat tempat-tempat fitnah ditengah-tengah rumah kalian seperti tetesan-tetesan Hujan</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah boleh kita mencela penduduk Madinah atau Ulama madinah? Hasya Wa kalla</p>
<ul style="text-align:justify;">
<li>Bumi tidak mensucikan individu<br />
Begitu indah apa yang dikatakan oleh dua orang yang telah dipersaudarakan oleh Rasulullah shallallahu Alaihi Wasallam. karena cintanya Salman kepada abu Darda, beliau menginginkan Saudaranya tersebut Pindah bersamanya ke Syam sebagai daerah yang kerap dipuji oleh Rasulullah. lalu Abu Darda menjawab dengan jawaban yang perlu ditulis dengan tinta emas, Abu Darda menjawab:أما بعد, فأن الأرض المقدسة لا تقدس أحداً, وإنما يقدس الإنسان بعمله<em>Amma ba’du, Sesungguhnya tanah yang disucikan tidak dapat mensucikan seorangpun, Yang bisa mensucikan seseorang adalah amalnya</em>.</li>
<li>Celaan dan kecaman terhadap suatu daerah tertentu terkait fitnah yang akan terjadi didaerah tersebut tidak terjadi sepanjang kurun dan waktu tapi terkadang daerah tersebut adalah mercusuar dari pengetahuan dan keilmuan serta kejayaan.<br />
Syaikh Abdul Latif Alu Syaikh yang merupakan keturunan Syaikh Muhammad bin abdul Wahab mengatakan :ولا يقول مسلم بذم علماء العراق لما ورد فيها، وأكابر أهل الحديث وفقهاء الأمة أهل الجرح والتعديل أكثرهم من أهل العراق<em>Seorang muslim tidak layak mencela Ulama Iraq karena hadits-hadits tersebut, para pembesar ahli hadits dan para fuqaha Ummat serta ahli Jarh dan ta’dhil kebanyakan berasal dari Iraq</em>[14]</li>
</ul>
<p style="text-align:justify;"><strong>Kepada para Pencela Dakwah Syaikh Muhammad bin Abdul Wahab</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Saya amat mengkhawatirkan kalau mereka termasuk dalam khitob  firman Allah Subhanahu Wataala:</p>
<p style="text-align:justify;">إِنَّ الَّذِينَ فَتَنُوا الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ لَمْ يَتُوبُوا فَلَهُمْ عَذَابُ جَهَنَّمَ وَلَهُمْ عَذَابُ الْحَرِيقِ</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang yang mu’min laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab Jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar</em>.</p>
<p style="text-align:justify;">Qurán surat Al Buruj :10</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga bermanfaat</p>
<p style="text-align:justify;">Saudaramu: dobdob</p>
<div>
<hr size="1" />
<div style="text-align:justify;">
<p>[1] HR Bukhari <em>2/33 no 1037</em></p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[2] Al Munawwir hal 1388</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[3] Al-’Asqalani, Ahmad Ibn ‘Ali Ibn Hajar, Fath Al-Bari Bi Sharh Sahih Al-Bukhari, Dar Al-Ma’rifah, Beirut, 1379H, 13: 47</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[4] Disebut Najd Hijaz, yaitu daerah sekitar Riyadh sekarang dan Dir’iyah</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[5] Mu’jam al Buldân 5:265</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[6] Tamhid 1/279</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[7] Al Fath 13/47</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[8] Ghayatul Amani Fi Raddi Ala al Nabhani 2/148</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[9] Majmu Fatawâ jilid 20/316</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[10] Kitab ini memiliki Nama lain yaitu Bayan Talbis Jahmiyah dan merupakan bantahan terhadap salah satu kitab milik Imam al Razi</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[11] Bayan Talbis Jahmiyah 1/17-24</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[12] Fatawâ Lajnah Daimah lil buhuts wal Ifta, Abdurrazak al duwais jilid 3 pertanyaan nomor 6667. ditandatangani oleh Syaikh abdul Aziz bin Baz, syaikh Abdullah Ghudayyan, Syaikh Abdullah bin Quud, Syaikh Abdul Razaq al Afifi</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">
<p>[13] HR Bukhari</p>
</div>
<div>
<p style="text-align:justify;">[14] Mishbahu al Dzulam hal 236</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber :  http://syaikhulislaam.wordpress.com/2011/02/21/fitnah-dari-timur/</p>
<p style="text-align:justify;">http://kaahil.wordpress.com/2011/08/08/kupas-tuntas-wahaby-nejd-saudi-arabia-hadits-fitnah-negeri-dua-tanduk-setan-%E2%80%9C-disana-muncul-kegoncangan-dan-fitnah-dan-disanalah-akan-muncul-tanduk-setan%E2%80%9D/</p>
</div>
</div>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabarislam.wordpress.com/908/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabarislam.wordpress.com/908/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabarislam.wordpress.com/908/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabarislam.wordpress.com/908/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabarislam.wordpress.com/908/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabarislam.wordpress.com/908/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabarislam.wordpress.com/908/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabarislam.wordpress.com/908/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabarislam.wordpress.com/908/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabarislam.wordpress.com/908/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabarislam.wordpress.com/908/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabarislam.wordpress.com/908/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabarislam.wordpress.com/908/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabarislam.wordpress.com/908/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=908&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/16/najd-tempat-khawarijfitnah-di-najd-atau-di-iraq/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://kabarislam.files.wordpress.com/2012/01/najd.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">najd</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://bicarasalafy.files.wordpress.com/2011/03/najd-bahrain.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">najd-bahrain</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://syaikhulislam.files.wordpress.com/2011/02/majmu-ibnu-taimiyah-20_3161.png?w=104&#38;h=150&#38;h=148" medium="image" />

		<media:content url="http://syaikhulislam.files.wordpress.com/2011/02/najd.png?w=240&#38;h=151&#38;h=152" medium="image" />

		<media:content url="http://syaikhulislam.files.wordpress.com/2011/02/lajnah_931.png?w=139&#38;h=150&#38;h=149" medium="image" />

		<media:content url="http://syaikhulislam.files.wordpress.com/2011/02/lajnah_94.png?w=73&#38;h=150&#38;h=149" medium="image" />

		<media:content url="http://syaikhulislam.files.wordpress.com/2011/02/mashriq.png?w=200&#38;h=160&#38;h=160" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Salafi Wahabi: Yahudi dan Nasrani Lebih Baik dari Syi&#8217;ah?</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/14/salafi-wahabi-yahudi-dan-nasrani-lebih-baik-dari-syiah/</link>
		<comments>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/14/salafi-wahabi-yahudi-dan-nasrani-lebih-baik-dari-syiah/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2012 22:53:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A Nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aliran Sesat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarislam.wordpress.com/?p=902</guid>
		<description><![CDATA[Dalil Salafi Wahabi mengkafirkan Syi&#8217;ah: ‎1. Al-Imam Malik ketika ditanya tentang mereka (Syiah Rafidhah) beliau berkata: “Jangan kamu berbincang dengan mereka dan jangan pula meriwayatkan dari mereka, karena sungguh mereka itu selalu berdusta.” (Mizanul I’tidal, 2/27- 28, karya Al-Imam Adz-Dzahabi) 2. Al-Imam Asy-Syafi’i berkata: “Aku belum pernah tahu ada yang melebihi Rafidhah dalam persaksian palsu.” [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=902&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Dalil Salafi Wahabi mengkafirkan Syi&#8217;ah:</p>
<p style="text-align:justify;">‎1. Al-Imam Malik ketika ditanya tentang mereka (Syiah Rafidhah) beliau berkata: “Jangan kamu berbincang dengan mereka dan jangan pula meriwayatkan dari mereka, karena sungguh mereka itu selalu berdusta.” (Mizanul I’tidal, 2/27- 28, karya Al-Imam Adz-Dzahabi)</p>
<p style="text-align:justify;">2. Al-Imam Asy-Syafi’i berkata: “Aku belum pernah tahu ada yang melebihi Rafidhah dalam persaksian palsu.” (Mizanul I’tidal, 2/27- 28, karya Al-Imam Adz-Dzahabi)</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-902"></span>3. Al-Buwaitiy (murid Imam Syafi&#8217;i) bertanya kepada Imam Syafi&#8217;i, “Bolehkah aku shalat di belakang orang Syiah?” Imam Syafi&#8217;i berkata, “Jangan shalat di belakang orang Syi&#8217;ah , orang Qadariyyah, dan orang Murji&#8217;ah ” Lalu Al-Buwaitiy bertanya tentang sifat-sifat mereka, Lalu Imam Syafi&#8217;i menyifatkan, “Siapasaja yang mengatakan Abu Bakr dan Umar bukan imam, maka dia Syi&#8217;ah ”. (Siyar A’lam Al-Nubala 10/31)</p>
<p style="text-align:justify;">4. Al-Imam Ahmad bin Hanbal berkata: “Aku tidak melihat dia (orang yang mencela Abu Bakr, ‘Umar, dan ‘Aisyah) itu orang Islam.” (As- Sunnah, 1/493, karya Al-Khallal)</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Salafi Wahabi, Yahudi dan Nasrani lebih mulia daripada Syi&#8217;ah karena Syi&#8217;ah itu menghina sahabat.</p>
<p style="text-align:justify;">Syi&#8217;ah memang ada yg sesat tapi ada pula yg lurus. Terus terang saya ragu literatur yg diajukan Salafi Wahabi. Imam Malik dan Imam Syafi&#8217;i adalah Imam besar yg menulis buku2 dgn jumlah puluhan ribu halaman. Kok pernyataan tentang Kafirnya Syi&#8217;ah tidak dimasukkan dalam buku tersendiri meski hanya 100 halaman? Kok cuma kutipan dari buku lain yg tak jelas derajad sanadnya sahih/dhoif? Apalagi Imam Malik dan Imam Hanafi belajar kepada Imam Syi&#8217;ah Imam Ja&#8217;far Ash Shadiq:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ja'far_ash-Shadiq" rel="nofollow nofollow" target="_blank">http://id.wikipedia.org/wiki/Ja&#8217;far_ash-Shadiq</a></p>
<p style="text-align:justify;">sementara Imam Syafi&#8217;ie murid dari Imam Malik</p>
<p style="text-align:justify;">Apalagi di sini Imam Syafi&#8217;ie justru mendukung Syi&#8217;ah: Pendapat yang agak berbeda diutarakan oleh Imam Syafi&#8217;i. Meskipun mazhabnya berbeda secara teologis dengan Syi&#8217;ah, tetapi ia pernah mengutarakan kecintaannya pada Ahlul Bait dalam diwan asy-Syafi&#8217;i melalui penggalan syairnya: &#8220;Kalau memang cinta pada Ahlul Bait adalah Rafidhah, maka ketahuilah aku ini adalah Rafidhah&#8221;<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Syi'ah" rel="nofollow nofollow" target="_blank">http://id.wikipedia.org/wiki/Syi&#8217;ah</a></p>
<p style="text-align:justify;">Jadi harus hati2 dalam menerima literatur yg diajukan Salafi Wahabi. Jika Imam Malik dan Imam Syafi&#8217;ie berpendapat Syi&#8217;ah sesat, tentu mereka tuangkan dalam 1 buku tersendiri. Itu amat mudah bagi mereka jika benar begitu. Bukan sekedar bicara kemudian dikutip orang lain yg tidak jelas sanadnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Jika manusia ecek-ecek saja bisa bikin banyak buku tentang kekafiran Syi&#8217;ah, masak Imam Malik dan Imam Syafi&#8217;e yang merupakan ulama besar tidak menulis satu buku pun tentang itu jika menurut mereka Syi&#8217;ah memang sesat atau kafir?</p>
<p style="text-align:justify;">Yahudi dan Nasrani lebih baik dari Syi&#8217;ah? Salafi Wahabi yg membenci Syi&#8217;ah itu zholim. Mereka lebih memuliakan Yahudi dan Nasrani yg menghina Allah, Al Qur&#8217;an, dan Nabi ketimbang Syi&#8217;ah yg memuliakan Allah, Al Qur&#8217;an, dan Nabi hanya karena menganggap Syi&#8217;ah menghina Sahabat. Meski menghina sahabat itu dosa, tapi Syirik menyembah Yesus dosa terbesar yg tak diampuni Allah. Sejak kapan Iman kepada sahabat jadi Rukun Iman yg ke 7 mengalahkan Allah, Al Qur&#8217;an, dan Nabi sehingga orang yg menghina Allah, Al Qur&#8217;an, dan Nabi lebih mulia daripada Syi&#8217;ah? Mungin kini jawaban keanehan Salafi Wahabi: <a href="http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/04/salafi-wahabi-memecah-belah-islam-dari-dalam/" rel="nofollow nofollow" target="_blank">http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/04/salafi-wahabi-memecah-belah-islam-dari-dalam/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Nasrani itu syirik menyembah Yesus. Syirik itu dosa terbesar dan tidak diampuni Allah. Sementara Syi&#8217;ah masih menyembah Allah semata. Mustahil Imam Syafi&#8217;ie memilih sholat di depan orang Musyrik. “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” [An Nisaa’:48]</p>
<p style="text-align:justify;">“Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan Dia mengampuni dosa yang selain dari syirik itu bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.” [An Nisaa’:116] “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: “Sesungguhnya Allah adalah Al Masih putera Maryam”, padahal Al Masih (sendiri) berkata: “Hai Bani Israil, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” [Al Maa-idah:72] <a href="http://media-islam.or.id/2011/05/31/syirik-dosa-terbesar-dan-tidak-diampuni-allah/" rel="nofollow nofollow" target="_blank">http://media-islam.or.id/2011/05/31/syirik-dosa-terbesar-dan-tidak-diampuni-allah/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Sejak kapan dosa &#8220;Menghina Sahabat&#8221; lebih besar daripada Dosa Syirik mempersekutukan Allah?</p>
<p style="text-align:justify;">Adakah Salafi Wahabi menempatkan Sahabat Nabi di atas Allah yang Maha Agung?</p>
<p style="text-align:justify;">Itulah kesalahan2 argumen Salafi Wahabi dalam mengkafirkan satu kaum. Menyimpang dari Al Qur&#8217;an. Meski menghina sahabat itu dosa besar, tapi Syirik itu DOSA TERBESAR DAN TIDAK TERAMPUNI.</p>
<p style="text-align:justify;">Meski ada penyimpangan-penyimpangan di Syi&#8217;ah, namun Jumhur ulama Ahlus Sunnah Wal Jama&#8217;ah (Bukan Salafi Wahabi) berpendapat Syi&#8217;ah masih dalam kelompok Muslim. Bukan kafir seperti Khawarij yang mudah menuduh pihak lain sesat atau kafir. Kita bisa mendakwahi mereka dengan dakwah yang benar dan kesabaran (Al &#8216;Ashr). Dakwah yang bijak. Bukan &#8220;Dakwah&#8221; yang penuh darah.</p>
<p style="text-align:justify;">Silahkan baca:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://media-islam.or.id/2012/01/11/rekomendasi-mui-tentang-syiah/">http://media-islam.or.id/2012/01/11/rekomendasi-mui-tentang-syiah/</a></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;">Pandangan FPI terhadap SYI’AH sebagai berikut : FPI membagi Syi’ah dengan semua sektenya menjadi TIGA GOLONGAN ; Pertama, SYI’AH GHULAT yaitu Syi’ah yang menuhankan/menabikan Ali ibn Abi Thalib RA atau meyakini Al-Qur’an sudah di-TAHRIF (dirubah/ditambah/dikurangi), dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang sudah menyimpang dari USHULUDDIN yang disepakati semua MADZHAB ISLAM. Syi’ah golongan ini adalah KAFIR dan wajib diperangi.</p>
<p align="\&quot;justify\&quot;">Kedua, SYI’AH RAFIDHOH yaitu Syi’ah yang tidak berkeyakinan seperti Ghulat, tapi melakukan penghinaan/penistaan/pelecehan secara terbuka baik lisan atau pun tulisan terhadap para Sahabat Nabi SAW seperti Abu Bakar RA dan Umar RA atau terhadap para isteri Nabi SAW seperti ‘Aisyah RA dan Hafshah RA. Syi’ah golongan ini SESAT, wajib dilawan dan diluruskan.</p>
<p align="\&quot;justify\&quot;">Ketiga, SYI’AH MU’TADILAH yaitu Syi’ah yang tidak berkeyakinan Ghulat dan tidak bersikap Rafidhah, mereka hanya mengutamakan Ali RA di atas sahabat yang lain, dan lebih mengedapankan riwayat Ahlul Bait daripada riwayat yang lain, secara ZHOHIR mereka tetap menghormati para sahabat Nabi SAW, sedang BATHIN nya hanya Allah SWT Yang Maha Tahu, hanya saja mereka tidak segan-segan mengajukan kritik terhadap sejumlah sahabat secara ilmiah dan elegan. Syi’ah golongan inilah yang disebut oleh Prof. DR. Muhammad Sa’id Al-Buthi, Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Prof. DR. Wahbah Az-Zuhaili, Mufti Mesir Syeikh Ali Jum’ah dan lainnya, sebagai salah satu Madzhab Islam yang diakui dan mesti dihormati. Syi’ah golongan ketiga ini mesti dihadapi dengan DA’WAH dan DIALOG bukan dimusuhi.</p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><a href="http://fpi.or.id/?p=detail&amp;nid=98">http://fpi.or.id/?p=detail&amp;nid=98</a></p>
<p>Pada Konferensi Persatuan Islam Sedunia yang berlangsung 4-6 Mei 2008 di Teheran, Iran, Din Syamsuddin pernah mengatakan, bahwa Sunni dan Syi’ah ada perbedaan, tapi hanya pada wilayah cabang (furu’yat), tidak pada wilayah dasar agama (akidah). Menurut Din, Sunni dan Syi’ah berpegang pada akidah Islamiyah yang sama, walau ada perbedaan derajat penghormatan terhadap sahabat sekaligus menantu Nabi Muhammad, yakni Ali bin Abi Thalib.</p>
<p>Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini juga mengatakan, sewajarnya jika dua kekuatan besar Islam ini (Sunni dan Syi’ah) bersatu melawan dua musuh utama umat saat ini yaitu kemiskinan dan keterbelakangan. (Detikcom 5 Mei 2008)</p>
<p><a href="http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/01/04/17291/inilah-tokoh-para-pembela-paham-sesat-syiah/">http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/01/04/17291/inilah-tokoh-para-pembela-paham-sesat-syiah/</a></p>
<p><a href="http://www.ustsarwat.com/web/ust.php?id=1185957245">http://www.ustsarwat.com/web/ust.php?id=1185957245</a></p>
<h2>Perbedaan Islam Suni dan Islam Syi’ah</h2>
<p>kita harus tegas tapi tidak boleh asal tebas. Ada kalangan syiah yang memang sesat dan tidak berhak lagi menyandang status muslim. Tetapi kita juga harus dewasa, bahwa ada kalangan yang dianggap berbau syiah atau kesyiah-syiahan, tetapi sesungguhnya masih bisa ditolelir kekeliruannya.</p>
<p>Mengapa kita perlu bijak dalam masalah ini?</p>
<p>Karena kita tahu bahwa musuh-musuh Islam bergembira ria melihat umat Islam di Irak berbunuh-bunuhan, hanya karena urusan syiah dan sunnah. Jangan sampai isu negatif perbedaan syiah sunnah terbawa-bawa ke negeri kita juga. Sudah terlalu banyak pe-er umat Islam, maka sebaiknya kita jangan memancing di air keruh. Jangan sampai kita memancing yang tidak dapat ikannya tapi airnya jadi keruh. Sudah tidak dapat ikan, kotor pula.</p>
<p>Karena itu dialog antara sesama tokoh dari kalangan syiah dan sunnah ada baiknya untuk dirintis. Tentu untuk sama-sama menuju kepada kerukunan, bukan untuk cari gara-gara. Rasanya masih banyak ruang persamaan di antara keduanya, ketimbang kisi-kisi perbedaannya.</p>
<p>Semoga Allah SWT memberikan kelapangan di dalam hati kita untuk menata hati ini menjadi hamba-hamba-Nya yang shalih dan melakukan ishlah. Amien</p>
<p><strong>Ahmad Sarwat, Lc</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabarislam.wordpress.com/902/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabarislam.wordpress.com/902/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabarislam.wordpress.com/902/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabarislam.wordpress.com/902/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabarislam.wordpress.com/902/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabarislam.wordpress.com/902/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabarislam.wordpress.com/902/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabarislam.wordpress.com/902/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabarislam.wordpress.com/902/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabarislam.wordpress.com/902/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabarislam.wordpress.com/902/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabarislam.wordpress.com/902/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabarislam.wordpress.com/902/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabarislam.wordpress.com/902/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=902&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/14/salafi-wahabi-yahudi-dan-nasrani-lebih-baik-dari-syiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sikap FPI Terhadap Syi&#8217;ah dan Wahabi</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/10/sikap-fpi-terhadap-syiah-dan-wahabi/</link>
		<comments>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/10/sikap-fpi-terhadap-syiah-dan-wahabi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 09:44:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A Nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aliran Sesat]]></category>
		<category><![CDATA[Salafi Wahabi]]></category>
		<category><![CDATA[Syi'ah]]></category>
		<category><![CDATA[Wahabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarislam.wordpress.com/?p=877</guid>
		<description><![CDATA[Sikap FPI Terhadap SYI\&#8217;AH Dan WAHABI SENIN, 15 FEBRUARI 2010 &#124; 16:43 WIB Sehubungan dengan bermunculan beragam macam pertanyaan bahkan fitnah dan tuduhan dalam berbagai blog mau pun facebook di dunia maya tentang aqidah FPI, ditambah lagi banyaknya desakan dari berbagai pihak agar FPI menyampaikan sikapnya secara terbuka tentang SYI&#8217;AH dan WAHABI. Maka kami redaksi fpi.or.id berinisiatif untuk menukilkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=877&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Sikap FPI Terhadap SYI\&#8217;AH Dan WAHABI</strong></p>
<div>SENIN, 15 FEBRUARI 2010 | 16:43 WIB</div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div></div>
<div id="article_body" align="justify">
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;">Sehubungan dengan bermunculan beragam macam pertanyaan bahkan fitnah dan tuduhan dalam berbagai <em>blog </em>mau pun <em>facebook </em>di dunia maya tentang aqidah FPI, ditambah lagi banyaknya desakan dari berbagai pihak agar FPI menyampaikan sikapnya secara terbuka tentang SYI&#8217;AH dan WAHABI. Maka kami redaksi fpi.or.id berinisiatif untuk menukilkan pernyataan Ketua Umum FPI Habib Muhammad Rizieq Syihab, MA, saat DIKLAT Sehari FPI di akhir tahun 2009 yang lalu berkaitan dengan ASASI PEJUANGAN FPI yang terkait asas, aqidah, dan madzhab Organisasi.</span></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;"><span id="more-877"></span>FPI adalah organisasi AMAR MA&#8217;RUF NAHI MUNKAR yang berasaskan ISLAM dan ber-aqidahkan AHLUS SUNNAH WAL JAMA&#8217;AH serta bermadzhab fiqih SYAFI&#8217;I. Jadi, FPI bukan SYI&#8217;AH atau pun WAHABI.</span></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;"><strong>SYI&#8217;AH</strong></span></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;">Pandangan FPI terhadap SYI&#8217;AH sebagai berikut : FPI membagi Syi&#8217;ah dengan semua sektenya menjadi TIGA GOLONGAN ; Pertama, SYI&#8217;AH GHULAT yaitu Syi&#8217;ah yang menuhankan/menabikan Ali ibn Abi Thalib RA atau meyakini Al-Qur&#8217;an sudah di-TAHRIF (dirubah/ditambah/dikurangi), dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang sudah menyimpang dari USHULUDDIN yang disepakati semua MADZHAB ISLAM. Syi&#8217;ah golongan ini adalah KAFIR dan wajib diperangi.</span></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;">Kedua, SYI&#8217;AH RAFIDHOH yaitu Syi&#8217;ah yang tidak berkeyakinan seperti Ghulat, tapi melakukan penghinaan/penistaan/pelecehan secara terbuka baik lisan atau pun tulisan terhadap para Sahabat Nabi SAW seperti Abu Bakar RA dan Umar RA atau terhadap para isteri Nabi SAW seperti &#8216;Aisyah RA dan Hafshah RA. Syi&#8217;ah golongan ini SESAT, wajib dilawan dan diluruskan.</span></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;">Ketiga, SYI&#8217;AH MU&#8217;TADILAH yaitu Syi&#8217;ah yang tidak berkeyakinan Ghulat dan tidak bersikap Rafidhah, mereka hanya mengutamakan Ali RA di atas sahabat yang lain, dan lebih mengedapankan riwayat Ahlul Bait daripada riwayat yang lain, secara ZHOHIR mereka tetap menghormati para sahabat Nabi SAW, sedang BATHIN nya hanya Allah SWT Yang Maha Tahu, hanya saja mereka tidak segan-segan mengajukan kritik terhadap sejumlah sahabat secara ilmiah dan elegan. Syi&#8217;ah golongan inilah yang disebut oleh Prof. DR. Muhammad Sa&#8217;id Al-Buthi, Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Prof. DR. Wahbah Az-Zuhaili, Mufti Mesir Syeikh Ali Jum&#8217;ah dan lainnya, sebagai salah satu Madzhab Islam yang diakui dan mesti dihormati. Syi&#8217;ah golongan ketiga ini mesti dihadapi dengan DA&#8217;WAH dan DIALOG bukan dimusuhi.</span></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;"><strong>WAHABI</strong></span></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;">Ada pun Pandangan FPI terhadap WAHABI sebagai berikut : FPI membagi WAHABI dengan semua sektenya juga menjadi TIGA GOLONGAN ; Pertama, WAHABI TAKFIRI yaitu Wahabi yang mengkafirkan semua muslim yang tidak sepaham dengan mereka, juga menghalalkan darah sesama muslim, lalu bersikap MUJASSIM yaitu mensifatkan Allah SWT dengan sifat-sifat makhluq, dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang sudah menyimpang dari USHULUDDIN yang disepakati semua MADZHAB ISLAM. Wahabi golongan ini KAFIR dan wajib diperangi.</span></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;">Kedua, WAHABI KHAWARIJ yaitu yang tidak berkeyakinan seperti Takfiri, tapi melakukan penghinaan/penistaan/pelecehan secara terbuka baik lisan mau pun tulisan terhadap para Ahlul Bait Nabi SAW seperti Ali RA, Fathimah RA, Al-Hasan RA dan Al-Husein RA mau pun &#8216;Itrah/Dzuriyahnya. Wahabi golongan ini SESAT sehingga mesti dilawan dan diluruskan.</span></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;">Ketiga, WAHABI MU&#8217;TADIL yaitu mereka yang tidak berkeyakinan Takfiri dan tidak bersikap Khawarij, maka mereka termasuk MADZHAB ISLAM yang wajib dihormati dan dihargai serta disikapi dengan DA&#8217;WAH dan DIALOG dalam suasana persaudaraan Islam.</span></p>
<p align="\&quot;justify\&quot;"><span style="font-family:&quot;">Dengan demikian, FPI sangat MENGHARGAI PERBEDAAN, tapi FPI sangat MENENTANG PENYIMPANGAN. Oleh karena itu semua, FPI menyerukan kepada segenap Umat Islam agar menghentikan/membubarkan semua majelis/mimbar mana saja yang secara terbuka melecehkan/menghina/menistakan Ahlul Bait dan Shahabat Nabi SAW atau menyebarluaskan berbagai KESESATAN atau melakukan PENODAAN terhadap agama, lalu menyeret para pelakunya ke dalam proses hukum dengan tuntutan PENISTAAN AGAMA. (redaksi fi.or.id/adie)</span></p>
</div>
<p style="text-align:justify;"><strong><a href="http://fpi.or.id/?p=detail&amp;nid=98">http://fpi.or.id/?p=detail&amp;nid=98</a><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabarislam.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabarislam.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabarislam.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabarislam.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabarislam.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabarislam.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabarislam.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabarislam.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabarislam.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabarislam.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabarislam.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabarislam.wordpress.com/877/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabarislam.wordpress.com/877/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabarislam.wordpress.com/877/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=877&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/10/sikap-fpi-terhadap-syiah-dan-wahabi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ulama yang Menolak Syi&#8217;ah Dinyatakan Sesat</title>
		<link>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/10/ulama-yang-menolak-syiah-dinyatakan-sesat/</link>
		<comments>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/10/ulama-yang-menolak-syiah-dinyatakan-sesat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 10 Jan 2012 04:18:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>A Nizami</dc:creator>
				<category><![CDATA[Aliran Sesat]]></category>
		<category><![CDATA[Salafi]]></category>
		<category><![CDATA[Salafi Wahabi]]></category>
		<category><![CDATA[Syi'ah]]></category>
		<category><![CDATA[Wahabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://kabarislam.wordpress.com/?p=867</guid>
		<description><![CDATA[Saya sendiri lebih suka menyebut diri Muslim sebagaimana Allah menamakan kita (lihat di Al Qur&#8217;an). Kalau mau dicari2, maka untuk aqidah saya mengikuti Imam Abu Hasan Al Asy&#8217;ari. Kalau Fiqih Imam Syafi&#8217;ie. Silahkan baca: http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui Terus terang saat Quraisy Syihab dan Said Agil Siradj dituding kaum Salafi Wahabi Syi&#8217;ah atau dekat dgn Syi&#8217;ah karena membela [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=867&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352" style="text-align:justify;">Saya sendiri lebih suka menyebut diri Muslim sebagaimana Allah menamakan kita (lihat di Al Qur&#8217;an).</div>
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352" style="text-align:justify;">Kalau mau dicari2, maka untuk aqidah saya mengikuti Imam Abu Hasan Al Asy&#8217;ari.</div>
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352" style="text-align:justify;">Kalau Fiqih Imam Syafi&#8217;ie. Silahkan baca:</div>
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352" style="text-align:justify;"><a href="http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui">http://media-islam.or.id/2009/11/08/sifat-20-allah-yang-penting-dan-wajib-kita-ketahui</a></div>
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352" style="text-align:justify;"></div>
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352" style="text-align:justify;">Terus terang saat Quraisy Syihab dan Said Agil Siradj dituding kaum Salafi Wahabi Syi&#8217;ah atau dekat dgn Syi&#8217;ah karena membela Syi&#8217;ah saya sempat percaya. Tapi saat ada Salafi Wahabi yg menyebut saya Syi&#8217;ah Rafidhoh, saya baru tahu ternyata itu fitnah Salafi Wahabi. Saya tidak tahu soal pak Syihab dan pak Agil. Tapi saya tahu pasti saya bukan Syi&#8217;ah.</div>
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352" style="text-align:justify;"></div>
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352" style="text-align:justify;"><span id="more-867"></span>Banyak ulama yg menolak kalau Syi&#8217;ah dikatakan sesat. Memang ada syi&#8217;ah yang sesat. Tapi ada pula yang lurus. Ulama yang tidak menyatakan semua Syi&#8217;ah sesat adalah Ketua MUI Umar Shihab, Prof Dr Quraisy Shihab, Ketua FPI Habib Rizieq Syihab, Ketua Muhammadiyah Din Syamsuddin, Ketua NU Said Agil Siradj, Mantan Ketua Muhammadiyah Ahmad Syafi&#8217;ie Ma&#8217;arif, Prof. DR. Muhammad Sa’id Al-Buthi, Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Prof. DR. Wahbah Az-Zuhaili, Mufti Mesir Syeikh Ali Jum’ah dan lainnya.</div>
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352" style="text-align:justify;">Jika kaum Salafi Wahabi mau menyebut ulama tsb sbg Syi&#8217;ah atau PEMBELA ALIRAN SESAT SYI&#8217;AH silahkan. Niscaya Salafi Wahabi sendiri akan tersungkur sebagai Khawarij yg merupakan boneka Yahudi dan Nasrani.</div>
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352" style="text-align:justify;"><a href="http://syiarislam.wordpress.com/2012/01/04/salafi-wahabi-memecah-belah-islam-dari-dalam/">http://syiarislam.wordpress.com/2012/01/04/salafi-wahabi-memecah-belah-islam-dari-dalam/</a></div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352">Tidak semua Syi&#8217;ah sesat.</div>
<div id="yui_3_2_0_13_132616129359352">Tidak semua dalil yg dipakai Salafi Wahabi untuk memvonis seluruh Syi&#8217;ah sesat itu benar. Sebagai contoh Salafi Wahabi menganggap Al Kaafi sahih sebagaimana Sahih Bukhari dan Muslim. Ternyata menurut kaum Syi&#8217;ah, 58% adalah dhoif. Penyusunnya Al Kulaini berkata: Jika haditsnya sesuai Al Qur&#8217;an, terimalah. Jika bertentangan dgn Al Qur&#8217;an, tolaklah. Jadi harusnya jika dalil yg dipakai Salafi Wahabi untuk memvonis Syi&#8217;ah sesat itu bertentangan dgn Al Qur&#8217;an, harusnya ditolak. Harusnya Salafi Wahabi menyebut derajad hadits yg mereka pakai itu apakah Sahih atau Dhoif.</div>
<div>
<p>Dalil yg dipakai Salafi Wahabi untuk mengkafirkan Syi’ah tidak semua benar. Contohnya mereka memakai Al Kaafi yg dikatakan posisinya seperti Sahih Bukhari dan Muslim yg 100% Sahih. Padahal menurut kaum Syi’ah sendiri yg Sahih hanya 42%. Jadi bisa jadi dhoif/palsu. Tak bisa dijadikan hujjah.</p>
<p>Dari 1,3 milyar Muslim, 130 juta adalah Syi’ah. Jadi kalau dgn 1-2 juta Syi&#8217;ah sesat anda ingin menganggap 130 juta Syi’ah itu sesat, itu keliru. Sama saja dgn kaum Syi’ah mengambil video Ghulam Mirza Ahmad, Lia Eden, Islam Jama’ah, dsb kemudian menuding 1,2 milyar Sunni sesat.</p>
<p>Kaum Salafi Wahabi yg mengkafirkan kaum Syi’ah saat Iran berseteru dengan AS dan Israel sebetulnya cuma boneka Yahudi dan Nasrani. Mereka mencoba membantu AS dan Israel untuk menghantam Iran dgn mengkafirkan semua Syi’ah. Bahkan mereka juga membom masjid Syi’ah dan membantai kaum Syi’ah. Benar-benar bukan manusia.<br />
Silahkan baca:</p>
<p><a href="http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2012/01/05/bom-bunuh-diri-di-irak" rel="nofollow">http://www.poskota.co.id/berita-terkini/2012/01/05/bom-bunuh-diri-di-irak</a><br />
<a href="http://www.sabili.co.id/internasional/bom-serang-syiah-irak-72-tewas" rel="nofollow">http://www.sabili.co.id/internasional/bom-serang-syiah-irak-72-tewas</a><br />
<a href="http://internasional.kompas.com/read/2011/12/06/00395717/22.Tewas.Akibat.Serangan.Bom.di.Tengah.Peziarah.Syiah" rel="nofollow">http://internasional.kompas.com/read/2011/12/06/00395717/22.Tewas.Akibat.Serangan.Bom.di.Tengah.Peziarah.Syiah</a></p>
<p>Seandainya kaum Syi’ah membalas dengan membom masjid dan membantai kaum Sunni, kan kacau? Ummat Islam jadi lemah.<br />
Perang Iran-Iraq selama 8 tahun di tahun 1980-1988 menunjukkan bahwa Sunni tidak bisa menghancurkan Syi’ah demikian pula sebaliknya. Menewaskan 1 juta orang (Sunni dan Syi’ah) dan menghabiskan US$ 1 Trilyun!</p>
<p>Mudah2an ummat Islam tidak tertipu oleh kaum ekstrim Salafi Wahabi yang cuma boneka Yahudi dan Nasrani untuk menghancurkan Islam dari dalam.</p>
</div>
</div>
<div style="text-align:justify;"></div>
<div>
<h1 style="text-align:justify;">Kalau Ketua MUI, Ketua NU, Ketua Muhammadiyyah disebut pembela aliran sesat Syi’ah, lalu yang benar siapa? Ulama Salafi Wahabi?</h1>
<p style="text-align:justify;">Menurut Habib Rizieq, Syi’ah itu terbagi 3: Ghulat yg menTuhankan Ali (Sesat), Rafidhoh yg mencaci Khalifah/para Sahabat (Sesat), dan Mu’tazilah (tidak sesat).<br />
Syi’ah golongan inilah yang disebut oleh Prof. DR. Muhammad Sa’id Al-Buthi, Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Prof. DR. Wahbah Az-Zuhaili, Mufti Mesir Syeikh Ali Jum’ah dan lainnya, sebagai salah satu Madzhab Islam yang diakui dan mesti dihormati. Syi’ah golongan ketiga ini mesti dihadapi dengan Da’wah dan Dialog bukan dimusuhi.<br />
Mereka semua ulama. Kalau mereka semua dianggap sesat, lalu yang benar siapa?</p>
<h1 style="text-align:justify;">Inilah Tokoh Para Pembela Paham Sesat Syiah</h1>
<p style="text-align:justify;">Jakarta (Voa-Islam) – Rupanya, ada banyak tokoh yang mengklaim dirinya sebagai tokoh Islam yang membela paham sesat Syiah. Mulai dari Ketua MUI Umar Syihab, Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsudin, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj, dan sebagainya. Berikut Voa-Islam tampilkan pendapat mereka mengenai ajaran Syiah:</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Umar Syihab (Ketua MUI)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Umar Syihab, ia tak sependapat dengan MUI Jawa Timur yang menyebut aliran Syiah sesat. Umar menegaskan bahwa MUI tidak pernah mengeluarkan fatwa bahwa ajaran Syiah sebagai aliran sesat.</p>
<p style="text-align:justify;">Mengenai insiden pembakaran pesantren Syiah di Sampang, Madura beberapa waktu lalu, Umar berpendapat insiden hanyalah ditumpangi pihak-pihak yang ingin mengadu domba umat Islam dengan kedok ajaran Syiah yang dituding sesat.<br />
Kata Umar, MUI tidak pernah menyatakan, bahwa Syiah itu sesat. Syiah dianggap salah satu mazhab yang benar, sama halnya dengan ahli sunnah wal jama’ah. Kendati pun ada perbedaan pandangan, kata dia, Islam tidak pernah menghalalkan kekerasan, apalagi perusakan tempat ibadah dan majelis taklim seperti terjadi di Sampang.</p>
<p style="text-align:justify;">Ajaran Syiah, kata Umar, sudah diakui di dunia islam sebagai mazhab yang benar sampai saat ini. “Karena itu jangan kita membuat peryataan yang bisa mengeluapkan gejolak di tengah-tengah masyarakat kita dan bisa menyebabkan korban.”</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Said Aqil Siraj (Ketua NU)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Ketua Umum PBNU Said Aqil Siraj, ada desain besar di balik aksi pembakaran pesantren penganut Syiah di Sampang, Madura. Tak mungkin peristiwa tersebut terjadi tanpa ada yang membuatnya. Padahal kerukunan hidup beragama di sana sebelumnya baik-baik saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Said meminta pemerintah dan aparat keamanan bekerja lebih keras, mencegah aksi serupa terulang di kemudian hari. “Ini pasti ada big design-nya. Ada pihak-pihak yang ingin merusak suasana damai di Indonesia,” kata Said.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Said Aqil, Sunni dan Syiah hanya dijadikan alat seolah-olah memang ada permusuhan. Padahal tidak, mereka dari dulu sampai sekarang hidup damai berdampingan. Ketua Umum PBNU itu meminta semua pihak bisa menahan diri dengan tidak melakukan tindakan-tindakan anarkis. “Pihak ketiga itu selalu melancarkan provokasi supaya konflik terus terjadi. Dan bukan tidak mungkin kasus serupa akan terjadi di kemudian hari,” katanya.</p>
<p style="text-align:justify;">Prof Dr Said Agil Siraj mengungkapkan, di sejumlah negara Islam maupun Timur Tengah yang hidup faham Suni dan Syiah, dapat hidup rukun dan berdampingan. ”Bahkan Mufti Syria Badruddin Hassun yang berasal dari Suni, fatwa-fatwanya sangat didengar oleh kelompok Syiah,” jelas Kiai Siraj seraya menambahkan kondisi serupa terjadi di Saudi Arabia, Pakistan, maupun Libanon.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan di Libanon Selatan, lanjut Said, Hizbullah dari kelompok Syiah didukung juga oleh kelompok Suni. Dikatakan Said, sepanjang sejarah, perbedaan yang terjadi antara Suni dan Syiah sebenarnya, terkait soal kekuasaan atau lazim disebut imamah. Karena itu, kelompok Syiah memasukkan masalah imamah ke dalam rukun agama dan sejak dini anak-anak mereka diajarkan pengetahuan tentang imamah. “Dalam perkembangan Islam, kedua kelompok Suni dan Syiah sama-sama memberikan andil dan peran yang sangat besar dalam peradaban Islam,” tegas kyai Siraj.</p>
<p style="text-align:justify;">Said menyebut sejumlah tokoh Syiah yang memberikan andil besar bagi kemajuan Islam. Sebut saja misalnya Ibnu Sina, seorang filsuf yang juga dikenal sebagai seorang dokter, Jabir bin Hayyan yang dikenal sebagai penemu ilmu hitung atau aljabbar, dan seorang sufi Abu Yazid al Busthami. Mereka yang beraliran Syiah ini telah menyumbangkan ilmunya bagi kemajuan Islam. “Jadi, kedua kelompok ini adalah aset yang sangat berharga bagi umat Islam.”</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Syafii Maarif (Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengutuk keras aksi pembakaran terhadap pondok pesantren Syiah di Kecamatan Karang Penang, Sampang. Terlebih jika aksi pembakaran tersebut dilatarbelakangi oleh perbedaan pandangan keagamaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurutnya, kebenaran bukanlah milik individu apalagi kelompok. Syafii mengatakan, Syiah telah diakui sebagai mazhab kelima dalam Islam. Dia pun menyatakan bahwa setiap orang, sekalipun atheis berhak hidup. Terpenting, katanya, bisa hidup rukun dan toleran.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Din Syamsudin (Ketua Muhammadiyah)</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Pada Konferensi Persatuan Islam Sedunia yang berlangsung 4-6 Mei 2008 di Teheran, Iran, Din Syamsuddin pernah mengatakan, bahwa Sunni dan Syi’ah ada perbedaan, tapi hanya pada wilayah cabang (furu’yat), tidak pada wilayah dasar agama (akidah). Menurut Din, Sunni dan Syi’ah berpegang pada akidah Islamiyah yang sama, walau ada perbedaan derajat penghormatan terhadap sahabat sekaligus menantu Nabi Muhammad, yakni Ali bin Abi Thalib.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah ini juga mengatakan, sewajarnya jika dua kekuatan besar Islam ini (Sunni dan Syi’ah) bersatu melawan dua musuh utama umat saat ini yaitu kemiskinan dan keterbelakangan. (Detikcom 5 Mei 2008)</p>
<p style="text-align:justify;">Dikatakan Din, seandainya tidak dicapai titik temu, maka perlu dikembangkan tasamuh atau toleransi. Seluruh elemen umat Islam dalam kemajemukannya perlu menemukan “kalimat sama” (kalimatun sawa) dalam merealisasikan misi kekhalifahan di muka bumi.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Din Syamsuddin menegaskan bahwa persatuan umat Islam khususnya antara kaum Sunni dan kaum Syiah, adalah mutlak perlu sebagai prasyarat kejayaan Islam. Kejayaan umat Islam pada abad-abad pertengahan juga didukung persatuan dan peran serta kedua kelompok umat Islam tersebut. (Desastian/dbs)<br />
<a href="http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/01/04/17291/inilah-tokoh-para-pembela-paham-sesat-syiah/">http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/01/04/17291/inilah-tokoh-para-pembela-paham-sesat-syiah/</a></p>
<h1 style="text-align:justify;"><strong>Pandangan FPI terhadap Syi’ah </strong></h1>
<p style="text-align:justify;">Mengenai status aliran Syi’ah, FPI membagi Syi’ah dengan semua sektenya menjadi tiga Golongan:</p>
<p style="text-align:justify;">Pertama, SYI’AH GHULAT yaitu Syi’ah yang menuhankan maupun menabikan Ali ibn Abi Thalib RA dan meyakini Al-Qur’an sudah ditahrif (dirubah, ditambah dan dikurangi), dan sebagainya dari berbagai keyakinan yang sudah menyimpang dari Ushuluddin yang disepakati semua Madzhab Islam. Syi’ah golongan ini adalah Kafir dan wajib diperangi.</p>
<p style="text-align:justify;">Kedua, SYI’AH RAFIDHOH yaitu Syi’ah yang tidak berkeyakinan seperti Ghulat, tapi melakukan penghinaan/penistaan/pelecehan secara terbuka baik lisan atau pun tulisan terhadap para Sahabat Nabi Saw seperti Abu Bakar ra dan Umar ra atau terhadap para isteri Nabi Saw seperti ‘Aisyah ra dan Hafshah ra. Syi’ah golongan ini Sesat, wajib dilawan dan diluruskan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ketiga, SYI’AH MU’TADILAH yaitu Syi’ah yang tidak berkeyakinan Ghulat dan tidak bersikap Rafidhah, mereka hanya mengutamakan Ali ra di atas sahabat yang lain, dan lebih mengedapankan riwayat Ahlul Bait daripada riwayat yang lain, secara zhohir mereka tetap menghormati para sahabat Nabi Saw, sedang Bathinnya hanya Allah Swt Yang Maha Tahu, hanya saja mereka tidak segan-segan mengajukan kritik terhadap sejumlah sahabat secara ilmiah dan elegan.</p>
<p style="text-align:justify;">Syi’ah golongan inilah yang disebut oleh Prof. DR. Muhammad Sa’id Al-Buthi, Prof. DR. Yusuf Qardhawi, Prof. DR. Wahbah Az-Zuhaili, Mufti Mesir Syeikh Ali Jum’ah dan lainnya, sebagai salah satu Madzhab Islam yang diakui dan mesti dihormati. Syi’ah golongan ketiga ini mesti dihadapi dengan Da’wah dan Dialog bukan dimusuhi.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/01/03/17280/fpi-syiah-yang-sesat-menuhankan-ali-meyakini-quran-palsu-dan-mengafirkan-shahabat/">http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/01/03/17280/fpi-syiah-yang-sesat-menuhankan-ali-meyakini-quran-palsu-dan-mengafirkan-shahabat/</a></p>
<h1 style="text-align:justify;"><strong>Beda Syi’ah dengan Alawiy</strong></h1>
<p style="text-align:justify;">Hidayatullah.com. Adanya sebagian dari kalangan alawiyin (Arab keturunan sayyid yang menisbatkan diri sebagai keturuan Rasulullah SAW dari jalur Fatimah Ra) yang menganut Syi’ah, menimbulkan persepsi sebagian masyarakat, bahwa kaum alawiyin atau habaib identik dengan Syi’ah.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, anggapan ini dibantah oleh Rabithah Alawiyah, satu-satunya organisasi resmi kalangan alawiyyin di Indonesia yang berdiri sejak tahun 1928 di Jakarta. Salah seorang ketua Rabithah yang juga Ketua Umum Front Pembela Islam, Habib Muhammad Rizieq Shihab menjelaskannya secara singkat saat Suara Hidayatullah mengunjunginya di rumah tahanan Polda Metro Jaya, awal Maret lalu.<br />
“Jangan samakan alawiyyin dengan Syi’ah. Itu menyinggung semua habaib, karena tidak semua habaib itu Syi’ah. Ana (saya) bukan Syi’ah,” jawab Rizieq.</p>
<p style="text-align:justify;">Memang, ada sebagian habaib yang menganut Syi’ah, tapi prosentasenya sangat kecil, tidak sampai sepuluh persen. Pengurus Rabithah sendiri, kata Rizieq, bebas dari Syi’ah. Semuanya Sunni.<br />
Rizieq menjelaskan, alawiyyin terbagi menjadi dua, yakni alawiyyin nasaban dan alawiyyin madzhaban. Alawiyyin madzhaban itu yang Syiah. Mereka bermadzhab Alawiy. Sedang alawiyyin nasaban, yakni nasabnya atau silsilahnya dari Ali bin Abi Thalib Ra. yang bermadzhab Syafi’i. Yang berasal dari Hadramaut, Yaman, termasuk alawiyyin nasaban.</p>
<p style="text-align:justify;">Meski demikian, kata Rizieq, secara nasab sebagian pengikut Syi’ah tadi memang alawiy. Mereka memang berasal dari Hadramaut tapi tidak secara langsung hijrah ke Indonesia. Sebagian mereka hijrah dahulu ke Irak ataupun Iran sebelum berlabuh di Indonesia.</p>
<p style="text-align:justify;">Rizieq melanjutkan, pada awalnya alawiyyin Syi’ah yang minoritas ini punya pergaulan yang bagus dengan kalangan Sunni. Namun, setelah revolusi Iran mereka mulai berani pasang aksi. Hal tersebut akhirnya menyulut pertentangan umat Islam di beberapa daerah di Jawa Timur seperti di Bondowoso, Situbondo, Bangil, Malang , hingga Madura.</p>
<p style="text-align:justify;">Begitu peliknya masalah yang timbul hingga membuat Direktorat Intelkam Polda Jawa Timur merasa perlu menulis buku khusus tentang Syi’ah. Buku tersebut berjudul Paham Syiah: Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (IJABI) dan Permasalahannya di Jawa Timur, terbitan Dit Intelkam Polda Jatim bersama Lembaga Penelitian dan Penerbitan Provinsi Jawa Timur, yang dicetak oleh PT Bina Ilmu Surabaya.</p>
<p style="text-align:justify;">Menurut Rizieq, Rabithah mengambil sikap dialogis menanggapi para alawiyyin Syi’ah tersebut. Tidak konfrontif. Hal ini dikarenakan para alawiyyin Syi’ah tersebut termasuk keluarga besar alawyyin di bawah naungan Rabithah. Sehingga mereka punya hak untuk untuk diperhatikan, diajak dialog, dibina, dan diayomi. Laporam mereka yang merasa diancam oleh kalangan Sunni juga ditampung Rabithah.</p>
<p style="text-align:justify;">Meski demikian, kata Rizieq, Rabithah juga meminta kalangan Syi’ah untuk introspeksi diri. “Adanya aksi anarkis disebabkan aksi dari kalangan Syi’ah yang membuat selebaran, buku, yang menyinggung hal yang sangat sensitif bagi Ahlus Sunnah. Seperti soal Abu Bakar, Umar bin Khatab, Ustman bin Affan, juga tentang istri-istri nabi, Aisyah dan Hafsah.”</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagai ketua FPI, meski masih bersedia dialog dengan kalangan Syi’ah, Rizieq punya garis tegas mengenai masalah Syi’ah. Suatu hal yang katanya sering ia sampaikan kepada anggota FPI dan di hadapan habaib Syi’ah sendiri. “Kalau ada dai-dai di atas mimbar mencaci maki ahlul bait atau sahabat Nabi, turunkan! Bakar mimbarnya! Ana nggak mau tahu, mau Syi’ah kek, wahabi kek. Caci maki sahabat, caci maki ahlul bait, berarti musuh ana”. *Surya Fachrizal/Suara Hidayatullah</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://majalah.hidayatullah.com/?p=262">http://majalah.hidayatullah.com/?p=262</a></p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/kabarislam.wordpress.com/867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/kabarislam.wordpress.com/867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/kabarislam.wordpress.com/867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/kabarislam.wordpress.com/867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/kabarislam.wordpress.com/867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/kabarislam.wordpress.com/867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/kabarislam.wordpress.com/867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/kabarislam.wordpress.com/867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/kabarislam.wordpress.com/867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/kabarislam.wordpress.com/867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/kabarislam.wordpress.com/867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/kabarislam.wordpress.com/867/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/kabarislam.wordpress.com/867/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/kabarislam.wordpress.com/867/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=kabarislam.wordpress.com&amp;blog=4817886&amp;post=867&amp;subd=kabarislam&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://kabarislam.wordpress.com/2012/01/10/ulama-yang-menolak-syiah-dinyatakan-sesat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/d30534abed665d78f9da9c8d10f0d341?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">nizaminz</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
